yamaha vixion vietnam

Yamaha Vixion Vietnam, FZ150i Discontinue Lantaran Sepi Peminat

Motorisblog.com – Yamaha Vixion Vietnam discontinue. Om Bro…!! Di Vietnam, Yamaha juga punya Vixion. Hanya saja di sana motor naked sport itu labelnya beda, yakni FZ150i. Namun di negara Indocina tersebut, Vixion kurang bersinar, bahkan akhirnya di suntik mati oleh si empunya. Sama sekali berbeda dengan di Indonesia dimana Vixion justru menjadi tulang punggung penjualan Yamaha di kelas sport 150 cc.

Menurut berita dari iwanbanaran.com yang dilansir dari Zing.vn, FZ150i alias Yamaha Vixion Vietnam diluncurkan pada tahun 2014. Saat itu respon pasar cukup positif. Penjualannya lumayan moncer. Tapi seiring waktu, kondisi berubah bahkan berbalik sepi peminat.

Pada awal rilisnya di tahun 2014, Yamaha Vixion Vietnam, yakni FZ150i berhasil mengantongi angka penjualam sebanyak 500 unit hanya dalam kurun waktu 1 bulan. Angka tersebut cukuplah bagus untuk ukuran Vietnam. Tentunya jangan dibandingkan dengan Indonesia dimana wilayah negara, jumlah penduduk dan daya beli masyarakatnya lebih tinggi. Nilai tukar mata uangnya saja Rupiah masih lebih tinggo dari mata uang Vietnam. Jadi wajar saja kalau pasar otomotif Indonesia lebih luas dibanding Vietnam. Jadi, jumlah penjualan 500 unit dalam sebulan saja sudah cukup besar untuk ukuran motor sport 150 cc disana.

Hokeh… kembali ke penjualan…

Tidak cukup informasi penjualan pada tahun 2015, namun ditahun berikutnya, 2016, Yamaha FZ150i hanya dapat terjual rata-rata 250 unit/bulan. Sudah tinggal setengahnya dibanding bulan awal peluncuran di tahun 2014.

Detik-detik berganti dengan detik, menit pun silih berganti. Hari-hari pun terus berganti, bulan-bulan juga terus berganti…

Wkwkwkwk… itu lagu Pangeran Cinta punya Dewa 19…

Lantas apa hubungannya?

Tidak ada hubungan. Mtb hanya mau bikin narasi yang puitis, tapi bukan ahli puisi, jadi nyontek lagu aja… wkwkwkwk…!!

Balik ke penjualan Yamaha Vixion Vietnam…

Tahun 2016 berlalu berganti menjadi 2017… Teagisnya, selama 6 bulan pertama di tahun itu ternyata FZ150i semakin merosot dan hanya terjual sebanyak 700 unit. Nah, 700 unit dibagi 6 bulan kan artinya hanya serarusan unit perbulannya. Yang artinya juga, penjualan di periode tersebut anjlok hingga 62% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

So… jika dihitung total, sejak rilis tahun 2014 hingga sekarang, Yamaha FZ150i hanya terjual sebanyak 11.027 unit di Vietnam. Sangat mengherankan mengingat Vixion sangatlah populer di tanah air kita tercinta, Indonesia.

Tapi ya itulah… Lain padang lain ilalang. Beda negara, beda pula kebutuhan konsumennya akan sepeda motor. Bisa jadi merk dan tipe yang di Indonesia laku keras tapi di negara lain kurang diminati. Atau pun sebaliknya… yang di negara lain laris manis, bisa jadi di Indonesia tidak laku. Maka wajarlah kalau Yamaha Vixion Vietnam discontinue. Tidak bisa disama kan dengan pasar Indonesia karena selera dan kebutuhannya pun berbeda.

Contoh saja perbedaan selera konsumen Indonesia dan Brazil, khusnya untuk merk Honda.

Di Brazil, motor jenis bebek paling laku belakanhan ini, padahal di Indonesia yang paling laris jenis skuter matic.

Intinya, jika mau laku keras, maka ikuti permintaan pasar di wilayah setempat.

Pabrikan yang sukses adalah pabrikan yang mengikuti pasar, begitu kata Lek Iwb dalam artikel blognya di www.iwanbanaran.com.

Alhasil… Yamaha Vietnam hanya sempat berjualan sampai setara New Vixion Lightning saja. Tidak mencapai New Vixion Advance, apa lagi New Vixion R generasi 2018.

Namun, meski discontinue, Yamaha FZ150i masih dipasarkan di Vietnam secara CBU oleh importir umum. (Mtb).

Tinggalkan Komentar