Dunia Persilatan Rusuh oleh Rilisnya New Yamaha R25 2018… Ini Penyebab yang sebenarnya…!!

Motorisblog.com – Om Bro…!! Rilis Yamaha R25 2018 pada Kamis, 11 Oktober lalu telah memancing banyak kontroversi. Dan sayangnya, jauh lebih banyak pihak kontranya ketimbang pihak pro-nya… Mtb sih nonton aja selama dua hari ini, sambil mengamati, dari mana asal semua protes itu?? Apakah dari calon konsumen, ataukah dari golongan hatters..??

Apakah celaannya itu obyektif atau subyektif??

Ternyata dua-duanya. Obyektif dan subyektif… So… Mtb jadi ikutan terpancing untuk mengatakan semakin “beerraaattttt…” bagi R25 untuk bertarung di dunia persilatan motor tanah air ini. Secara, kedua lawannya jelas-jelas lebih mumpuni.

Kawasaki Ninja punya power yang jauh lebih kuat, sementara Honda CBR250RR punya segudang fitur & teknologi yang tidak dimiliki oleh Yamaha YZF-R25.

Bahkan saking panasnya bully-an, sampai muncul anggapan bahwa harga Yamaha R25 bekas yang versi lama bakalan bisa tinggi seperti fenomena Nouvo dan RX King.

Hujatan terhadap desain dan poin-poin ubahan Yamaha R25 terbaru itu terus mengalir secara masif di akun-akun IG, FB hingga di kolom-kolom komentar blog-blog besar sekelas Iwanbanaran, Tmcblog dan lain-lain…

Kedua blogger yang telah bangkotan itu sempat memberikan pembelaan pada R25 dengan caranya masing-masing…

Lek Iwb dan Wak Haji menyodorkan video dan artikel yang secara gamblang menjelaskan detail & sudut angle yang menjadi fokus bully ketika disuguhkan dalam wujud foto. Terutama pada bagian headlamp yang paling banyak diserang oleh komentar para netizen.

new yamaha r25 2018 model 2019

Tapi, apapun cara bicara Lek Iwb dan Wak Haji, Mtb anggap tetap aboootttt… tetap beraaattt… Racun bullynya sudah terlanjur menjalar luas… Bahkan salah satu pemberitaan di media Viva menyebutkan bahwa beberapa anggota komunitas R25 pun turut menyampaikan komentar kekecewaannya.

Mereka adalah Dwi Cahya, Bendahara Yamaha R25 Owner Indonesia, dan Taufik, Humas Yamaha R25 Riders Club Indonesia Chapter Bandung. Katanya, gegara area buritan luput dari rombakan, maka pemilik old R25 pun bisa ganti fairing depannya saja (untuk jadi seperti New R25).

Nah, artinya, semua pemberitaan yang semakin menjatuhkan itu tentu membawa efek negatif bagi psikologi calon konsumen Yamaha R25. Orang yang tadinya sudah niat beli, kemudian membaca beberapa pandangan miring tersebut, pasti, sedikit banyaknya bakal ngerasa minder…

Tanggapan Mtb

Emangnya penting ya?? Wkwkwkwk…!!

Sebenarnya tanggapan Mtb sama sekali ngga penting sih ya… Namun setidaknya Mtb bisa ikut urun rembung sumbang pemikiran dalam kontroversi ini…

Pertama yang Mtb soroti adalah soal pandangan obyektifnya…

Memang sih, kalau bicara soal teknologi dan performa di atas kertas, New Yamaha YZF R25 memang dianggap paling bontot dibanding New Kawasaki Ninja 250 FI dan Honda CBR250RR. Tapi dalam hal gonjang-ganjing di dunia maya, hal yang paling menjadi bahan bully netizen ialah justru lebih fokus pada desainnya… terutama bentuk headlamp sipit yang dianggap mirip skutik Yamaha Mio J…

headlamp new yamaha r25 2018 model 2019

Nah, disitu lah beratnya… Kalau bicara perkara mesin, oke lah Mtb setuju… Tapi ketika bicara perkara desain, mustinya jelas bahwa kaitannya dengan selera.

Dan kalau sudah bicara selera, sebenarnya mungkin saja jika sebenarnya banyak calon konsumen R25 yang suka dengan New R25. Tapi… lantaran kebetulan yang banyak berkomentar di dunia maya adalah orang-orang yang tidak suka, maka tentu hal itu jadi mempengaruhi psikologi -dalam hal ini minat beli- dari calon kensumen R25.

Jadi disini koreksi utamanya, selain harus melakukan riset yang matang, Yamaha juga harus pandai-pandai mengambil hati para awak media supaya pemberitaannya benar-benar netral. Nah, masalahnya, seringkali Mtb membaca informasi yang menyebutkan bahwa Yamaha kurang bersahabat dengan media…

Itu sih baru katanya, ya… Mtb sendiri hingga saat ini belum bisa seperti para blogger kawakan yang punya banyak koneksi dengan para petinggi pabrikan otomotif. Mtb hanya membaca, betapa pabrikan sayap begitu eratnya merangkul banyak kalangan (termasuk blogger & vlogger), misalnya via event tahunan Honda Bikers Day (HBD), juga yang baru-baru ini dilakukan oleh DAM Bandung, yakni touring bareng komunitas Honda Verza dan para blogger/vlogger ke Ciwidey…

Itu yang seharusnya masuk dalam salah satu strategi marketing Yamaha untuk saat ini…

Sementara itu, jika membahas perkara desain R25 New model 2019 ini, sebetulnya ada hal yang memang tidak bisa di sama ratakan antara Yamaha dan Honda.

Om Bro… Beberapa waktu yang lalu, Mtb pernah menuliskan perkara komposisi saham AHM yang 50:50 antara Astra Group dengan Honda Jepang. Artinya, dalam hal riset untuk pasar Indonesia, jelas Honda lebih bisa spesifik lantaran Astra Group punya power untuk menolak atau pun menerima desain yang di ajukan sebagai bahan produksi massal.

Berbeda dengan Yamaha yang keputusan tertingginya ada pada Yamaha Jepang. Termasuk dalam hal riset pun, mereka lebih mempertimbangkan minat dari pasar global, meskipun si unit motor di produksi di Indonesia… Jadi memang secara riset, Yamaha lebih rentan terhadap penolakan masyarakat Indonesia lantaran fokus risetnya bukan hanya untuk pasar lokal saja.

Setidaknya seperti itu yang bisa Mtb tangkap hingga saat ini… Selebihnya, berhubung sudah banyaknya serangan-serangan di banyak media, maka Yamaha memang harus melakukan koreksi besar-besaran pada New R25 jika dia ingin bertarung di pasar Indonesia. Kecuali jika dia lebih suka jualan Xmax dan mengabaikan segmen sport 250cc.

Itu pun sekarang sudah mulai ada gerakan gerilya dari Honda Forza, yang jika potensinya besar, akan sangat mungkin Forza pun di lokalkan seperti PCX 150…

Dan jika itu terjadi… maka bukan hal yang mustahil jika nantinya market share Honda di Indonesia bisa menembus lebih dari 90%…

Sadis kan??

Harga New Yamaha R25 2018

Terlepas dari semua hal di atas, Yamaha R25 harganya dipatok Rp58,6 juta untuk area DKI Jakarta dan sekitarnya. Dan seperti yang sudah sedikit Mtb singgung di atas, spek mesinnya masih sama. Kisaran power berada di angka 36PS.

Ini juga tantangan yang sangat berat bagi Yamaha. Harga Rp58,6 jutaan tentu sangat berat untuk menandingi Honda CBR250RR Black Freedom yang dibanderol Rp59 jutaan. Sementara CBR250RR (dan Ninja 250 FI) punya power di kisaran 39PS dan fitur-fitur yang lebih bikin ngilerrr….

speedometer new yamaha r25 2018 model 2019

So… meskipun Yamaha mengklaim bahwa desain baru R25 telah sedikit mengangkat top speednya menjadi lebih tinggi 8 km/jam, Mtb rasa klaim tersebut tidak akan memberikan efek apa-apa terhadap minat pasar domestik.

sasis new yamaha r25 2018 model 2019

Perkara harga, kenaikan yang berkisar Rp1,6 jutaan juga di anggap terlalu mahal oleh beberapa kalangan (ketika dibandingkan dengan CBR250RR yang punya teknologi lebih mumpuni). Tapi Mtb pikir sih keliru jika harga New R25 dianggap terlalu tinggi.

Yang benar adalah, sudah kemahalan sejak Old R25.

Kenapa?

Lah ya kan karena ketertinggalan R25 sudah terjadi sejak generasi lamanya…

Jika di lihatnya dari generasi sekarang sih ya mustinya kenaikan harga Rp1,6 jutaan itu terbilang wajar, secara sekarang Yamaha R25 sudah dijejali suspensi USD 37mm KYB. Setara dengan Honda CBR250RR meski beda vendor suspensinya (CBR pakai Showa).

suspensi usd new yamaha r25 2018 model 2019

Kemudian di sektor dapur pacu…

Mesin R25 mulai dikembangkan pada awal 2012 dan rilis menjadi unit motor pada Mei 2014 di Danau Toba, Sumatera Utara.

mesin new yamaha r25 2018 model 2019

Saat itu R25 dibanderol Rp53 jutaan.

So… selama 4 tahun hingga saat ini, R25 telah mengalami beberapa kenaikan harga tanpa adanya pengembangan yang signifikan. Jadi sangat wajar jika market R25 di Indonesia semakin lama semakin mengkerut hingga hanya 100-an unit/bulan.

Kadang Mtb suka ngga paham dengan pola Yamaha… Entah apa gitu yang membuatnya semakin lama semakin ancur dalam hal desain… Padahal, sudah sejak era 1990-an Yamaha (menurut Mtb) selalu lebih bagus dalam hal desain. Lihat saja jaman Force One, Vega R, Jupiter Burhan… mereka jauh lebih bagus ketimbang desain Honda Astrea series…

Juga jaman Honda Megapro lama, Yamaha merilis Vixion yang kala itu benar-benar stylish sporty…

Jaman Jupiter MX 135 juga jelas-jelas lebih runcing dibanding Supra X… Apalagi kubukasi mesin lebih besar dengan selisih harga hanya seupil…

Dan lain sebagainya…

Ko kenapa belakangan ini Yamaha ngedrop pisan dalam hal desain…??

Dari Mio Karbu yang ramping & sporty, beranak pinak dan bercabang-cabang menjadi Mio J, Soul GT, dan lain-lain yang benar-benar ngga sedap di mata Mtb…

Juga dengan old X-Ride 115 yang gagah banget, kemudian malah jadi culun ketika di upgrade menjadi 125cc. Juga sebelumnya ada Scorpio-Z dan Byson FI yang justru versi terbarunya mengalami kemunduran artistik dalam hal desain…

Benar memang… berulangkali Mtb sebutkan bahwa perkara desain itu urusannya dengan selera, tapi untuk ukuran motor-motor yang Mtb sebutkan di atas, itu tampilannya memang mutlak buruk… Mtb rasa, hanya Fansboy Yamaha yang fanatik buta yang akan mengatakan bahwa perubahan desain Mio, Byson, Scorpio dan XRide adalah sebuah kemajuan… Orang yang netral PASTI akan mengatakan bahwa perubahan-perubahan tersebur adalah sebuah kemunduran…

Pamungkasnya ya… kita serahkan saja pada kehendak pasar… Mau dibeli berapa biji ini New Yamaha R25 2018 setiap bulannya?? (Mtb).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: