Top Speed Pulsar 200NS, dari Kolaborasi Bajaj KTM hingga Kawasaki

Motorisblog.com – Top speed Pulsar 200NS reviewnya Mtb dapatkan dari 3 sumber, yakni iwanbanaran.com, pertamax7.com dan macantua.com . Review lama yang masih menarik bagi sebagian biker yang (mungkin) merasa jenuh dengan merk-merk Dai Nipon.

Mtb sudah pernah membuat artikel review motor ini beberapa bulan yang lalu, tapi disana belum termasuk bahasan top speed Pulsar 200NS.

Dari 3 sumber yang Mtb sebutkan diatas, masing-masing mendapatkan hasil yang berbeda untuk top speed Pulsar 200NS. Wajar… pasalnya, banyak faktor yang dapat mempengaruhi hasil test, misalnya perkara skill pengendara, arah angin, berat badan pengendara, kondisi dan usia motor, kondisi trek tempat melakukan test dan lain sebagainya.

Kemudian, test tersebut pun dilakukan pada tahun 2013 dan 2016. Dan pastinya, jika dilakukan test pada waktu sekarang ini, hasilnya pun akan berbeda. Namun begitu, review-review tersebut setidaknya bisa memberikan sedikit gambaran bahwa sesekali produk India pun bisa punya kelebihan dibanding produk Jepang.

top speed pulsar 200ns

Wokeh, mari kita masuk ke TKP yang pertama…

Iwanbanaran.com, top speed Pulsar 200NS 151 km/jam

Menurut salah satu artikelnya Lek Iwb pada 28 Mei 2013, top speed Pulsar 200NS dalam kondisi standar mampu menembus angka 151km/jam. Luar biasa, Om Bro…!! Angka tersebut memiliki kesamaan dengan klaim Honda akan top speed Tiger 2000 yang (katanya) tembus 150 km/jam. Namun… sebagian dari Om Bro pasti tahu bahwa (biasanya) produk India memiliki kalibrasi tinggi yang sangat mendekati kecepatan aslinya on GPS. So… Mtb yakin, top speed Pulsar 200NS yang sebenarnya masih lebih baik dari pada Honda Tiger.

Kemudian, kelebihan Pulsar 200NS pun (mungkin) merupakan imbas hasil dari kolaborasi antara KTM dan Bajaj (saat belum dialihkan ke Kawasaki). Nyatanya, pabrikan berani mengklaim bahwa power Pulsar 200NS mampu mendarat diangka 23,2BHP/9500 rpm. Dan itu merupakan angka yang cukup bagus untuk ukuran mesin dengan kubikasi 200cc, 4 tak, SOHC dan 4 klep. Hal ini semakin memperkuat beberapa review yang mengatakan bahwa isi dari mesin Pulsar 200NS adalah identik dengan KTM Duke 200.

Tidak hanya itu… karakteristik mesin, performa, handling dan finishing pun berbeda jauh dibanding seri lain yang notabene murni garapan Bajaj. Ini juga bukti bahwa aplikasi 3 busi ternyata mampu memberikan efek signifikan meski mesin masih berjenis SOHC.

Bagian lain, Pulsar memiliki kelebihan pada torsi yang mencapai 18,3/8000 rpm. Efeknya, Om Bro jadi tidak harus sering-sering ganti gigi meski berkendara di kepadatan lalu lintas kota. Pulsar 200NS mampu melaju dengan baik dengan gigi besar dikecepatan rendah. Yang penting asal jangan kebangetan pakai gigi 6. Pakai saja motor matic kalau mau begitu. Wkwkwkwk…!!

Top speed per-gigi transmisi

Gigi 1: 52 km/jam
Gigi 2: 70 km/jam
Gigi 3: 92 km/jam
Gigi 4: 117 km/jam
Gigi 5: 138 km/jam
Gigi 6: 151 km/jam

Dari data diatas, nyata bahwa Pulsar 200NS memang lebih powerfull bahkan dibanding Pulsar 220 yang top speednya hanya tembus 138km/jam (menurut hasil test Lek Iwb di Sentul)

Pertamax7.com, top speed Pulsar 200NS adalah 133 km/jam

Sementara itu, hasil test tabloid Otomotif yang dibahas oleh Pertamax7 pada 27 Juni 2013 membukukan top speed 133 km/jam. Angka tersebut beda tipis dengan catatan race logic yang menghasilkan angka 129 km/jam. Ini pun menjadi bukti bahwa produk Bajaj memang memiliki akurasi tinggi dalam hal speedometer.

Catatan akselerasi

Menurut hasil test dyno oleh tabloid Otomotif, hasilnya adalah,

0-60 km/jam: 3,7 detik
0-80 km/jam: 6,3 detik

0-201 meter: 10.8 detik
0-402 meter: 17.3 detik

Macantua.com, top speed Pulsar 200NS tembus 148 km/jam

Untuk review yang ini berbeda. Artikelnya dipublish pada 28 Desember 2016 dimana Pulsar 200NS sudah diserahkan pada Kawasaki Indonesia dalam pemasarannya.

Review tersebut merupakan hasil test oleh salah seorang pembaca macantua.com yang berasal dari Cikampek.

Saat pengujian, motor sudah tidak baru lagi. Dia sudah ditunggangi untuk transportasi Cikampek – Cikarang setiap hari sejak bulan February 2016.

Bobot rider penguji sekira 73kg.

Mesin dalam kondisi standar hanya ada sedikit perubahan pada gear depan yang menjadi 15 mata dari asal aslinya 14 mata.

Track untuk pengujian adalah di salah satu kawasan Industri di Purwakarta. Jarak tempuh sekira 1 km, dan hasilnya adalah 148 km/jam on speedometer. Angka tersebut hanya selisih sedikit dari catatan GPS, yakni 144 km/jam. Uwow kan? Bandingkan dengan motor bebek merk Jepang yang on speedometer 100 km/jam bisa menyusut sampai 85 km/jam on GPS.

Jiahahaha…!! Ya jangan dibandingkan dengan motor bebek juga, Om Bro…!! Beda kelas dan beda segmentasi. Betul?! (Mtb – top speed Pulsar 200NS)

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: