Top Speed Hayabusa 1300 Tumbangkan Kawasaki H2R

Motorisblog.com – Top speed Hayabusa 1300 – Om Bro..!! Meski dua brand besar yang sering jadi bahan cakar-cakaran para fansboy adalah Honda dan Yamaha, tapi rupanya dalam urusan rekor top speed di alam semesta persilatan motor, brand Suzuki justru yang terkencang. Ialah Suzuki Hayabusa yang rekor tercepatnya mencapai 416 km/jam.

Ediyan!!

Lantas, kenapa di ajang MotoGP, brand Suzuki seolah tak bertaji??

Itu lain cerita Om. Ada banyak faktor yang cukup rumit disana. Termasuk faktor pembalapnya, juga bahwa MotoGP adalah ajang balapan motor prototipe. Jadi bukan untuk balapan motor produksi massal.

Dan yang jelas, Mtb bukan ahlinya dalam bahasan MotoGP. So, tidak usah dibahas disini. Takut salah ngobrol. Wkwkwkwk…

Top Speed Hayabusa 1300 Suzuki

Om Bro… Setelah sebelumnya rekor motor tercepat dipegang oleh Kawasaki Ninja H2R dengan angka 400 km/jam, kini predikatnya ditumbangkan oleh catatan top speed Hayabusa 1300 yang mencapai 416 km/jam.

Memang sih secara kubikasi mesin, pada dasarnya Hayabusa sudah jauh lebih besar dibanding Kawasaki H2. Tapi volume silinder saja tidak cukup untuk menjadi penentu kecepatan puncak.

Tentu hasil itu tidak murni dari spesifikasi standar pabrikan. Ada banyak ubahan yang dilakukan untuk mampu mencapai rekor tersebut.

Top speed Suzuki Hayabusa 1300

Namun begitu, oprekan yang dilakukan masih menggunakan konsep spek ‘Street legal bike’. Artinya tetap layak dikendarai di jalan raya umum.

Seluruh fungsi-fungsi standar motor terpenuhi, seperti:

  • Klakson
  • Lampu utama
  • Lampu sein
  • Lampu rem
  • Speedometer

Dan lain-lain, tetap terpasang pada unit motor.

Jadi bukan modifikasi motor yang hanya untuk keperluan pemecahan rekor saja. Bukan hanya untuk menciptakan kecepatan dengan mengabaikan fungsi-fungsi standar pabrikan.

Detail Modifikasi

Oprekan Suzuki Hayabusa hingga menembus 416 km/jam itu ditangani oleh Phil Wood (asal Inggris) bersama Steelheart Engineering.

Sebelumnya Phil Wood sudah pernah mencapai kecepatan hingga 245 mil/jam (394 km/jam) pada bulan Mei 2018, tapi sepertinya dia belum puas sebelum mematahkan rekor 400 km/jam yang yang dipegang oleh Kawasaki H2R.

Hal menarik lainnya adalah bahwa Suzuki Hayabusa 1300 yang menyandang predikat motor tercepat sejagad, secara banderol termasuk paling rendah dibanding kompetitor yang sekelas.

Tapi ya itu, ini kan bukan murni standar pabrikan. Jadi dalam hal ini, peran si modifikator jelas sangat vital pada pencapaian rekor dunia tersebut.

Detail Ubahan Suzuki Hayabusa oleh Steelheart Engineering

Suzuki Hayabusa yang ditunggangi Phil Wood tersebut powernya telah melonjak hingga hampir 4 kali lipat, yakni mencapai 900 hp. Pun dengan torsinya yang telah berada di angka 677 Nm.

Nilai-nilai tersebut didapat dari beberapa ubahan yang telah dilakukan oleh Steelheart Engineering pada motor yang secara basis mesin memang sudah kencang itu. Misalnya saja dengan penambahan GTX4202R Turbo sehingga power dan torsi pun meningkat tajam.

Ubahan lain juga dilakukan pada filter udara. Ini jelas. Performa tinggi pasti juga membutuhkan asupan udara yang mumpuni, yang tidak akan bisa terpenuhi oleh filter udara standar pabrikan.

Di sektor body, ada penambahan beberapa plat baja pada sasis agar lebih rigid untuk mengimbangi powernya. Juga dengan swing arm, butuh lengan ayun yang kuat untuk menahan pressure sproket saat power meledak.

Knalpot custom Suzuki Hayabusa 1300

Selanjutnya ke bagian roda…

Power yang luar biasa pun akan percuma jika tidak di imbangi dengan ban yang mumpuni.

Dengan grip ban yang lebih baik, maka transfer power dari mesin ke roda pun menjadi lebih baik pula. Maka roda belakang-pun berubah. Velg melebar menjadi 8 inch berbalut ban Michelin Power RS 240/45-17. Spek ban Motogp untuk minimize spin aka selip. (Mtb – Sumber: iwanbanaran.com).

Satu pemikiran pada “Top Speed Hayabusa 1300 Tumbangkan Kawasaki H2R”

  1. H2R = Track Legal/illegal street
    Hayabusa = Street Legal

    H2R = Supercharge
    Hayabusa = Turbocharge

    H2R = 998cc
    Hayabusa = 1340cc

    Balas

Tinggalkan komentar