Tips Sederhana Cara Memilih Oli Motor Matic yang Bagus

Motorisblog.com – Om Bro…!! Kadang Mtb masih saja mendengar pertanyaan perkara cara memilih oli motor matic yang bagus… Padahal patokan sederhananya kan gampang Om… Intinya pilih SAE, API dan JASO yang sesuai dengan anjuran pabrikan, lantas belinya dari brand terkenal. Beress…

Kalau mau yang lebih bagus lagi, beli yang harganya mahal dan terjamin keasliannya… Selama standar SAE, API, dan JASO-nya sesuai atau bahkan lebih tinggi dari anjuran pabrikan, maka sudah jelas itu oli bagus. Begitu sederhananya Om… Ngapain pusing-pusing??

Tapi memang sih Om… Kadang ada orang yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut dan lebih detail. Kadang mereka ingin tahu penjelasannya, kenapa begini dan kenapa begitu?? Nah, disini Mtb bakal coba sharing beberapa hal sederhana tentang cara memilih oli motor matic yang bagus. Tentu dengan bahasa Mtb sendiri yang sederhana, bukan dengan bahasa akademis yang tidak semua orang bisa pahami maksudnya.

oli ahm mpx2 jaso mb

Cara Memilih Oli Motor Matic yang Bagus

1. Sesuaikan Oli dengan Aktifitas Rutin Motor

Maksudnya begini Om… Misale jika Om Bro tinggal diperkotaan yang jalanannya padat dan macet, maka jelas mesin motor sering berada pada suhu tinggi. Soale di kemacetan, motor sering berhenti dengan kondisi mesin menyala.

Dalam kondisi mesin menyala dan motor berhenti, jelas proses pendinginan mesin tidak berjalan maksimal. Apalagi kebanyakan mesin motor masih mengandalkan terpaan angin di sistem pendinginannya.

Nah, untuk kondisi seperti itu, pilihlah oli mesin yang mengandung additive tahan panas. Dengan begitu mesin akan tetap terlindungi meskipun mesin motor sering berada dalam suhu panas berlebih.

Beda cerita dengan kondisi Mtb yang tinggal di kota kecil, dimana disini tidak ada kemacetan. Jadi tidak wajib menggunakan oli mesin yang tahan panas.

federal matic

2. Sesuaikan Kekentalan Oli dengan Anjuran Pabrikan

Untuk lebih jelasnya, silahkan Om Bro buka buku panduan manual motor Om Bro masing-masing. Cari tahu berapa standar SAE / viskositas (kekentalan oli) yang dianjurkan oleh pabrikan motor Om Bro masing-masing.

Sebagai contoh kecil pada skutik entry level Honda, anjuran kekentalan oli-nya ialah SAE 10W-30. Sedangkan skutik entry level Yamaha, ada dua pilihan viskositasnya, yaitu SAE 20W-40 untuk pemakaian standar atau SAE 10W-40 jika Om Bro ingin performa oli dan performa mesin yang lebih mumpuni.

oli enduro matic

3. Pastikan Oli Memiliki Standar Mutu (API) yang Baik

American Petroleum Institute (API) telah menjadi standar sertifikasi mutu oli selama ini…

Nilai mutu suatu oli dilihat dari huruf yang terkandung di belakang kata API, misalnya API SG, API SJ, API SL, API SN dan lain-lain. Intinya semakin huruf akhir mendekati Z, maka mutu oli tersebut semakin baik. Contohnya, API SL lebih baik dibanding API SJ. Begitu seterusnya…

Di jaman old, jaman Mtb punya Honda Fit X dan Yamaha Vega R, petunjuk dalam buku panduan kedua motor itu mensyaratkan penggunaan oli mesin dengan standar mutu minimal API SG. Setelah itu Mtb tidak mengikuti perkembangan syarat minimal mutu oli motor entry level. Namun jika melihat peredaran oli mesin di pasaran jaman now, tampaknya standar terendah sudah ada pada level API SJ. Artinya jika Om Bro menggunakan oli mesin bersertifikat API SL saja sudah lebih dari cukup. Karena API SL saja pun sudah lebih baik dari API SJ.

Jika pun Om Bro mau menggunakan oli yang lebih bagus lagi (misale API SM atau API SN) ya monggo saja. Ngga ada salahnya… Malah lebih baik… Hanya saja, ono rupo ono rego. Judulnya ya mahal… Kalau digunakan pada motor skutik entry level dengan pemakaian harian normal, kesannya malah hanya jadi pemborosan saja Om… Efeknya tidak akan terasa signifikan secara feel.

Lain cerita jika Om Bro menggunakan motor premium atau bahkan moge… Oli motor yang paling mahal pun setimpal dengan kelas motornya.

sni oli pertamina

4. Pastikan Standar JASO-nya Sesuai dengan Jenis Motornya

Sejauh ini motor-motor matic yang beredar di Indonesia (semua) menggunakan tipe kopling kering, sedangkan motor-motor bertransmisi manual menggunakan kopling basah.

Dalam hal standarisasi oli mesin, keduanya di beda-kan dengan sertifikat JASO. Yaitu JASO MB untuk motor matic (kopling kering) dan JASO MA / JASO MA2 untuk motor manual (kopling basah).

Penggunaan oli yang tidak sesuai dengan jenis transmisinya dalam jangka panjang akan memberikan dampak buruk pada keawetan mesin.

Misale,

Penggunaan oli bersertifikat JASO MA / JASO MA2 pada mesin motor matic akan menyebabkan keausan berlebih pada komponen mesin.

Kenapa??

Karena oli mesin manual (JASO MA) pada umumnya dilengkapi dengan additive anti-slip kopling. Karenanya oli JASO MA kurang licin dibanding oli JASO MB, sementara putaran mesin motor matic cenderung lebih tinggi dibanding mesin motor manual. So… Oli mesin motor matic harus super licin sehingga komponen dalam mesin lebih terlindungi dari keausan akibat gesekan antar komponen.

Sebaliknya, oli bersertifikat JASO MB (oli mesin motor matic) tidak dianjurkan untuk penggunaan pada motor manual. Soale oli matic sangatlah licin sehingga berpotensi menimbulkan slip kopling pada motor bertransmisi manual.

Begitu teorinya Om…

barcode oli enduro matic

Terus bagaimana dengan sebagian orang yang menggunakan oli motor manual ke mesin motor matic dan sebaliknya?? Atau bahkan ada yang menggunakan oli mobil untuk mesin motor??

Itu hak pribadinya masing-masing Om… Mereka berhak untuk bereskperimen dengan oli apa pun. Hanya saja untuk Mtb sendiri sih ngga mau ambil resiko. Cari aman aja… Toh motornya juga hanya untuk kebutuhan transportasi sehari-hari. Bukan untuk keperluan khusus… Jadi ya Mtb tidak merasa perlu untuk bereksperimen diluar standar pabrikan.

Om Bro… Peran dan fungsi oli amatlah penting bagi perawatan mesin. Tanpa oli yang baik, dijamin mesin motor bakal cepat ambrol. Bahkan meski olinya bagus pun tapi jika tidak diganti secara teratur, maka mesin bakal tetap ambrol. Mtb sudah membuktikannya sendiri ketika motor Mtb sudah harus turun mesin meski usianya belum genap 5 tahun.

servis besar motor honda spacy
Servis besar Honda Spacy FI

Oli bekerja melumasi dan melapisi komponen dalam mesin. Dengan begitu tiap-tiap komponen terlindungi dari gesekan berlebih sehingga mesin jadi awet.

Selain melumasi, oli juga membantu sistem pendinginan untuk menjaga suhu mesin agar tetap stabil. Maka jika volume oli kurang dari standar yang di anjurkan, mesin motor akan mengalami over heat yang diakhiri dengan mogok.

Dalam hal pemilihan oli motor, di atas sudah Mtb jelaskan secara standarisasi / sertifikasi SAE, API dan JASO. Jadi… pastikan motor Om Bro selalu menggunakan oli yang sesuai dengan spesifikasi mesinnya. (Mtb).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: