uji konsumsi yamaha mio s blue core yamaha motor show byms 2019 binjai sumatera utara

Tips Safety Riding: Periksa 10 Bagian Sepeda Motor ini Agar Aman Berkendara

Motorisblog.com – Om Bro…!! Kali ini nggak pakai muqoddimah deh… Langsung bae ke pokok bahasan perkara tips safety riding.

10 Tips Safety Riding: Persiapan Sebelum Berkendara

1. Periksa BBM… Jika Tinggal 1/4 Tangki, Segera Isi

Banyak orang yang beranggapan bahwa jika motor injeksi kehabisan bensin, maka injektornya akan cepat rusak… Karena pompa vacum (injektor) akan masuk angin. Maka dari itu kita harus mengisi bahan bakar ketika sisa bahan bakar dalam tangki hanya tinggal 1/4 dari kapasitas tangki… utamanya untuk motor bebek dan skutik yang kapasitas tangkinya kurang dari 5 liter.

Speedometer yamaha mio s

Pertama yang perlu digaris bawahi adalah bahwa injektor akan segera memompa ulang bahan bakar pada saat kunci kontak di On-kan. Jadi jika pun sebelumnya motor Om Bro kehabisan bensin, maka injektor tidak akan masuk angin… selama kondisi injektornya masih normal.

Tapi untuk keawetan injektor dalam jangka panjang, tetap sebaiknya Om Bro jangan sampai kehabisan bensin.

Kemudian yang kedua… Anjuran untuk mengisi bahan bakar pada saat sisa bahan bakar tinggal 1/4 tangki sebenarnya sudah ada sejak jaman motor masih umum menggunakan karburator… Malahan sudah ada sejak generasi Honda Astrea Star.

Jadi kalau sampai Om Bro tidak tahu anjuran tersebut, maka itu berarti Om Bro tidak membaca buku panduan motor Om Bro masing-masing.

Kenapa Om Bro sampai tidak sempat membaca buku panduan motor Om Bro sendiri??

Kemungkinan karena Om Bro terlalu sibuk membaca status Facebook dan status Whatsapp mantan pacar.

Wkwkwkwkwk… Move on dong Om… masih banyak cewek lain di luaran sana…

Intinya… Om Bro tidak perlu paranoid dan terlalu takut injektor rusak jika sesekali kehabisan bensin.

Tapi juga jangan dijadikan kebiasaan… Om Bro harus tetap menjaga agar tangki motor jangan sampai kering. Karena jika sering-sering kehabisan bensin, lama-kelamaan injektor akan rusak juga lantaran pompa bensin akan bekerja lebih berat sesaat setelah kehabisan bensin.

Pompa bensin akan bekerja lebih berat untuk pertama kali setelah saluran bahan bakar kosong.

Selain itu… tangki yang sering kosong pun akan membuat tangkinya itu sendiri menjadi cepat keropos.

Lagi pula sulit bagi Mtb untuk membayangkan… andai melihat Om Bro yang gagah menunggang Ninja 250 atau CBR250 sambil membonceng pacar dijok belakang yang nungging… tapi kemudian Om Bro harus bersimbah keringat lantaran mendorong motor gegara kehabisan bensin…

Wkwkwkwk… Kan ngga lucu Om… Kasihan make up pacar Om Bro luntur kena keringat gegara harus berjalan kaki dari lokasi mogok ke SPBU terdekat.

Pertamax Turbo Untuk Motor Apa? Berikut ini Hasil Testingnya…

2. Periksa dan Stel Rem

Poin kedua dalam rangkaian tips safety riding adalah pemeriksaan fungsi rem.

Pada umumnya rem jenis cakram (disc brake) tidaklah memerlukan penyetelan apapun… selama kanvas dan minyak rem ada dalam kondisi layak.

yamaha freego

Namun bagi Om Bro yang (masih) menunggang motor dengan rem tromol diroda belakang, Om Bro akan menemukan tanda “∆” (segitiga) diarea drum rem tromol dan pada lengan rem.

Perhatikan… Jika kedua tanda “∆” itu sudah bertemu, itu artinya kanvas rem belakang motor Om Bro sudah habis dan harus segera diganti.

Jika tidak segera diganti… maka Mtb rasa kita semua sudah tahu bahaya dari rem blong.

Penyebab Rem Blong Motor Matic dan Tips Motor Matic di Turunan Jalan

3. Periksa Oli Mesin… Ganti Bila Berubah Warna atau Berbusa

Dalam kondisi normal, oli tidak akan sampai berbusa jika penggantian oli dilakukan secara teratur sesuai dengan jadwal perawatan berkala yang di anjurkan.

Namun dalam kondisi tidak normal (misalnya ada kebocoran pada box filter udara dan sebagainya) maka ada air yang bisa masuk ke dalam mesin… saat Om Bro kehujanan atau saat Om Bro mencuci motor.

Oli gear yang terkontaminasi air

Apa lagi jika motor Om Bro digunakan untuk melalui genangan banjir… maka sangat besar memungkinan ada air yang masuk ke dalam bak mesin.

Pada kondisi seperti itu, sebaiknya oli segera diganti.

Jika volume oli dalam mesin surut banyak, sebaiknya tambahkan oli baru… atau sekalian ganti jika sudah mendekati masa penggantian berkala.

Periksa volume oli melalui deepstick atau pen tutup oli. Pastikan volumenya ada diantara batas atas dan batas bawah.

stick tutup oli

Intinya sih rajin-rajin saja Om Bro periksa volume dan kondisi oli. Jika oli terlihat tidak normal, segera ganti. Jika oli terlihat normal, maka gantilah sesuai dengan jadwal perawatan berkala.

Jadilah Lebih Cerdas dari Mekanik Bengkel dengan 5 Tips Memilih Oli Mesin Motor 4 Tak

Begitu pun dengan oli gear pada motor matic… harus diganti secara berkala sesuai dengan jadwal yang dianjurkan.

Kapan Waktu Ganti Oli Gardan Motor Matic??

4. Periksa dan Stel Tekanan Angin Ban Sesuai Standar Pabrik dan Periksa Tapak Ban

Tekanan angin dan pemeriksaan tapak ban juga menjadi bagian dari 10 tips safety riding versi Mtb.

Cara paling tepat adalah dengan menggunakan alat pengukur tekanan angin. Tapi kebanyakan orang tidak memiliki alat seperti itu dirumah.

Untuk menyiasati keterbatasan itu, Mtb biasa menggunakan cara yang paling sederhana.

Pertama… dulu-dulunya Mtb bawa motor Mtb ke bengkel… saat jadwal servis rutin. (Tapi itu dulu… Sekarang Mtb tidak pernah servis rutin lagi…)

Cara Merawat Motor: 24 Bukti Honda Injeksi Tidak Perlu Service Berkala (Rutin)

Kemudian disana tekanan angin ban akan disesuaikan oleh mekanik… sesaat setelah servis selesai.

Setelah tekanannya tepat, Om Bro tekan itu ban menggunakan tangan… dan rasakan serta rekam perkiraan tekanannya dimemori otak Om Bro.

Selanjutnya rekaman memori itulah yang akan menjadi patokan pengukuran tekanan angin ban tersebut jika sewaktu-waktu ban rada kempes.

Walaupun cara ini sebenarnya tidak benar, tapi paling tidak itu lebih baik daripada tidak ada pemeriksaan sama sekali.

Hal yang kadang Mtb temui dijalan (terutama dikota besar) adalah… seseorang mengisi tekanan angin ban motornya di bawah angka yang dianjurkan (rada kempes dikit).

Hal itu didasari pada teori bahwa ban dapat pecah pada kondisi panas… jika tekanan angin terlalu kencang.

Memang benar… pemuaian dari suhu panas bisa meningkatkan tekanan angin. Tapi dalam kondisi ban layak pakai, maka hal itu tidak akan terjadi. Malahan justru dengan tekanan angin ban yang terlalu rendah maka mesin motor jadi lebih berat dalam menarik perputaran roda.

Akibat dari beban yang lebih berat itu maka konsumsi bahan bakar bakal menjadi lebih boros.

Selain boros bahan bakar, kurangnya tekanan angin ban juga akan membuat tapak ban menjadi lebih cepat rusak… menjadi retak dan sebagainya… serta berpotensi merusak velg roda jika secara tidak sengaja Om Bro menghantam lubang dijalanan.

Cara Mengatasi Ban Tubeless Kempes Terus Padahal Tidak Bocor

Memeriksa Tapak Ban

Selain dari soal tekanan angin ban, Om Bro juga perlu memeriksa telapak ban… apakah ban masih layak pakai atau tidak.

Tanda Ban Motor Aus, TWI Sudah Tidak Ada Lagi

Periksa terhadap benjolan dan retakan serta benda-benda asing seperti alien atau UFO…

Wkwkwkwk… Maksudnya benda-benda asing seperti paku atau logam tajam lainnya.

Juga periksa ketebalan profil ban… pastikan profil ban masih diatas batas keausan.

5. Periksa Lampu dan Sein

Sebagai penunggang motor, Mtb suka kesal jika ada seorang yang bermotor di depan Mtb… yang kemudian berbelok tanpa memberikan tanda lampu sign. Apa lagi kalau ada yang berkendara dimalam hari dengan lampu padam.

Hadeuuuhhh… Pengennya itu Mtb kejar dia, terus Mtb tabokin dia, terus Mtb kasih dia duit buat beli lampu motor.

Tapi sayang duitnya sih… Wkwkwkwk…

Mengatasi Lampu Motor Tiba-Tiba Mati dan Tips Sederhana Agar Lampu Awet

Satu hal yang harus Om Bro sadari adalah… bahwa berkendara tanpa menggunakan lampu dan sign itu bukan hanya membahayakan diri sendiri… tapi juga membahayakan orang lain.

Penyebab Lampu Sein Mati, Flasher dan Saklar yang Paling Dominan

6. Periksa Fungsi Stang Kemudi

Nah… ini paling bahaya. Om Bro harus pastikan stang kemudi bekerja dengan baik. Soale jadi lucu kalau stang kemudi lurus kedepan tapi roda belok ke kanan.

Wkwkwkwk… ya ngga separah itu juga sih Om… Yang paling penting pastikan setang lurus dengan roda dan bantalan stang (komstir) tepat setelannya.

Terlalu kencang setelan komstir akan mengakibatkan stang berat (seret). Susah lurus dan susah berbelok dengan cepat dan tepat. Sedangkan jika setelan komstir terlalu longgar, akibatnya motor akan limbung, nggak stabil… oleng dan sebagainya…

Ya… kira-kira kayak orang mabok AO lah gitu.

7. Periksa Kekencangan Rantai Roda

Rantai roda (bagi motor manual) juga tidak boleh luput dari perhatian. Pastikan kekencangan rantai sesuai dengan yang seharusnya.

Umumnya jarak main bebas rantai roda adalah 1,5-2,5 cm (tergantung tipe motor dan anjuran dari pabrikan).

jarak main bebas rantai motor

Jika setelan rantai terlalu kencang, akibatnya roda sulit berputar dan rantai beresiko putus dijalan. Sedangkan jika setelan rantai terlalu kendor, resikonya ialah rantai bisa lepas dari gir-nya.

Resiko terburuk saat rantai lepas adalah… rantai bisa terjepit diantara tromol dan arm… yang akibatnya putaran roda akan terkunci sekaligus.

Pada kondisi seperti itu motor bisa sliding atau bahkan terpelanting.

Dan jika motor terpelanting, praktis Om Bro juga bakal jatuh. Soale ngga mungkin motor jatuh sendirian sedangkan Om Bro tetap melaju. Wkwkwkwk…

Cara Mengencangkan Rantai Motor yang Baik dan Benar

Cara Merawat Rantai Motor Agar Tidak Cepat Kendor

8. Periksa fungsi kaca spion

Poin pentingnya adalah… periksa arah kaca spion agar tepat untuk melihat kebelakang.

Cara Melihat Spion Motor dan Mobil yang Benar

Sering Mtb lihat dijalanan… ada motor yang suka pakai kaca spion kecil banget… hanya segede upil.

Wkwkwkwk… Upilnya siapa yang segede spion??

Begini Om… Kaca spion itu kan fungsinya untuk melihat kebelakang… supaya kita aman saat hendak berbelok, hendak menyalip dan sebagainya…

Lah terus kalau kacanya kecil begitu gimana bisa buat liat ke belakang?? Lah buat nyari jerawat aja susah Om…

Yang lucunya lagi… Mtb pernah tanya 3 orang yang pakai kaca spion tidak standar begitu… Begini jawaban mereka:

“Ah… Yang penting nggak kena tilang polisi”

Ini kurang kesadaran nih orang… Dia pakai spion hanya asal nggak ditilang polisi.

Bahayanya tanpa spion saat berbelok dan sebagainya itu bahaya buat pengendara lain dan buat si pengendara sendiri… Bukan bahaya buat polisi…

“Spion standar pabrikan jelek… kegedean, malu-maluin kayak tangan orang lagi berdo’a, Amin… Amin… Amin…”

Wkwkwkwk…… Sumpah ini asli keponakan Mtb sendiri yang jawab kayak gitu…

Padahal alasan jelek, malu… Lah memangnya siapa yang mempermalukannya?? Ngga ada kecuali orang-orang yang sama “miringnya” dengan dia sendiri.

Katanya itu spion kayak tangan orang lagi berdo’a…

Lah bagus… berdo’a supaya selalu diselamatkan dalam perjalanan…

Wkwkwkwk… Hadeuh… dasar anak muda.

Jawaban yang ketiga malah lebih gila lagi nih… kata dia:

“Nggak bisa lah pakai spion standar. Kalau spionnya pakai standar, trus standarnya pakai apa??”

Wakakakakak… kehet itu orang. Lagi serius malah dia becanda…

9. Periksa Kelancaran Handle Gas

Teman kerja Mtb dulu… namanya Didin (sudah almarhum) punya motor Supra X 2005. Itu motornya tuh putaran gasnya suka macet. Jadi kalau lagi bermotor, dia bisa lepas tangan dan motornya bisa melaju terus… karena gasnya nggak balik nutup sendiri.

Kelihatannya sih seru… Tapi sebenarnya itu bahaya… Kalau putaran gas tidak normal, sebaiknya bawa motor Om Bro bengkel terpercaya untuk diperbaiki… atau perbaiki sendiri kalau Om Bro punya ilmunya. Jika tidak, dikhawatirkan gas akan macet saat putaran tinggi sehingga Om Bro kesulitan untuk menghentikan laju motor.

Mtb sendiri pernah mengalami hal seperti itu saat Mtb melintas di fly over Roxy, Jakarta pada penghujung tahun 2008 silam… Saat itu gas motor Honda Legenda punya Mtb macet saat mesin berada pada putaran rada tinggi.

Wah itu… Setengah mati Mtb ngerem motor sambil buru-buru matiin mesin.

Panik Om… Untung saja saat itu lalu-lintas terbilang lancar…

Cara Memegang Gas Motor yang Benar, Ada Dua Pendapat Berlawanan

10. Periksa dan Kekencangan Poros Roda

Kalau dulu, poros roda motor suka ada pin pengaman diluar mur. Tapi pada motor jaman sekarang sudah nggak pakai lagi… jadi sebaiknya Om Bro rajin memeriksa kekencangannya.

Sebenarnya kejadian as roda kendor di jalanan sih hampir tidak pernah ada yang Mtb dengar… tapi untuk memastikan kita selalu berkendara dalam kondisi aman, sebaiknya biasakan diri untuk memeriksa as roda.

Nggak harus sering-sering amat sih… Om Bro bisa melakukannya… misalnya sambil mencuci motor…

Nah Om… Demikian itu 10 tips safety riding dalam hal persiapan sebelum berkendara.

Dengan selalu memperhatikan 10 bagian tersebut, Insya Alloh aktifitas riding akan selalu aman tanpa mogok dijalan. Aamiin… (Mtb – Tips Safety Riding).

Makasih udah singgah... Jika bermanfaat, monggo di share ke sosmed Om Bro masing-masing...

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *