Tips Berkendara Motor Saat Hujan, Ada 3 Hal Utama yang Harus Diperhatikan

Motorisblog.com – Om Bro…!! Dimusim penghujan, cara bermotor pun berbeda dengan disaat tidak hujan. Yang pada intinya, berkendara kala hujan membutuhkan kewaspadaan yang lebih tinggi dibanding pada saat cuaca normal. Nah, berikut ini Mtb rangkum 3 hal penting tips berkendara motor saat hujan…

Amankan Busibusi

Tips berkendara saat musim hujan yang pertama adalah busi.

Yup… busi adalah komponen kelistrikan yang paling rawan bermasalah pada motor disaat hujan atau ketika melibas genangan banjir. Utamanya bagi motor-motor lama dimana cop businya sudah tidak bagus lagi (tidak kedap air).

Iya… bagi motor baru, untuk sekedar berkendara di bawah derasnya hujan atau melibas genangan air sekira 10-20 cm bukanlah masalah besar selama si biker paham tehniknya. Tapi bagi motor-motor yang sudah relatif tua, hal ini beresiko membuat motor mogok.

Apalagi jika si busi sudah tidak menggunakan cop lagi.

Ada lho di kampung-kampung banyak motor yang ujung businya cuma di lilit kabel tanpa cop.

Nah, untuk mencegah motor mogok, Om Bro musti jaga-jaga di bagian ini.

Jika busi Om Bro tidak menggunakan cop, maka sebaiknya segera pakai. Adapun yang menggunakan cop, sebaiknya di periksa lagi apakah copnya masih bagus atau tidak.

Wabil khusus bagi motor-motor skutik & bebek yang notabene posisi businya sangat rendah… yakni di bagian depan head silinder, dimana silindernya itu sendiri memiliki sudut yang datar.

Bagi motor lawas, ada saran untuk menggunakan cop busi kepunyaan Yamaha Mio. Sedangkan jika cop busi Om Bro masih tampak cukup bagus maka tidak ada salahnya Om Bro mencegah terjadinya rembesan air dengan menggunakan lem karet di cop busi.

Caranya ialah dengan mengoleskan lem pada celah cop busi dan kabel koil…

Ada banyak pilihan lem karet, salah satunya adalah dari brand Dextone. (Baihaqi – Eki Speed, Motorplus.gridoto – 28/10/2018).

Lindungi Panel-panel Saklarsaklar stang kiri aerox

Tips aman berkendara saat hujan yang kedua adalah dengan cara mencegah masalah kelistrikan pada bagian saklar.

Yup… bukan hanya busi yang harus diperhatikan, tap juga saklar-saklar panel di bagian stang.

Kenapa…??

penyebab lampu sein mati
Saklar lampu sein Honda Spacy FI

Karena cuaca hujan dapat menimbulkan karat pada saklar, yang pada akhirnya dapat merusak kinerja kelistrikan. Maka dari itu, di anjurkan untuk menyemprotkan cairan penetran sebelum musim hujan supaya saklar-saklar dapat terhindar dari endapan air.

Perhatikan Tehnik Pengeremanhandle rem kiri yamaha mio s

Tips aman berkendara motor selanjutnya adalah tehnik pengereman, terutama pada saat cuaca gerimis.

Pada saat gerimis, bermotor justru musti lebih waspada karena lebih berbahaya dibanding hujan deras (kecuali hujan sangat deras yang disertai angin kencang & petir).

Ketika gerimis, debu-debu jalan justru bertumpuk dan membuat jalan menjadi licin. Apalagi jika ada tanah di permukaan aspal, tentu jadi semakin licin lagi. (Joel D. Mastana, instruktur safety riding Jakarta).

Berbeda dengan kondisi hujan deras dimana debu-debu jalanan tersapu bersih oleh guyuran air…

Pada kondisi jalanan normal (kering), pada dasarnya pengereman memang harus berbarengan antara rem depan dan rem belakang. Apalagi ketika jalanan dirundung gerimis, maka pengereman depan-belakang harus lebih di perhatikan lagi.

Penggunaan rem depan saja sangat berpotensi motor tergelincir, sementara jika menggunakan rem belakang saja, resikonya akan terjadi sliding pada ban belakang. (Anggono Iriawan, Senior Manager Safety Riding & Motorsport PT Astra Honda Motor (AHM)).

Selain teknik yang baik dan benar, jarak pengereman juga harus diperhatikan. Soale, pada kondisi jalan seperti itu, Om Bro tidak bisa melakukan hard breaking sehingga jarak pengereman menjadi lebih panjang. Maka pastikan Om Bro menjaga jarak yang cukup dengan kendaraan di depan Om Bro sekalian. (Mtb – Tips Berkendara Motor Saat Hujan).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: