Tips Aman Berkendara Motor untuk Driver Ojek Online

Motorisblog.com – Om Bro…!! Bagi driver ojek online, ada beberapa tips aman berkendara motor yang berbeda dibanding pemotor biasa (yang bukan driver ojol). Iya Om… Sebagai driver ojol, kita juga harus memperhatikan keamanan dan kenyamanan penumpang selain keamanan dan kenyamanan diri kita sendiri.

So… Berikut ini beberapa hal dasar yang penting bagi kita sekalian driver ojek online:

1. Selalu Membawa Dua Helm

Emangnya ada ya driver ojol yang cuma bawa satu helm??

Beberapa kawan Mtb kadang ada yang gitu Om… Iya memang sih kampung Mtb ini hanya kota kecil… Tanpa dua helm pun tidak selalu di tilang polisi kalau tidak pas kebetulan terjaring razia.

Tapi bukan itu masalahnya Om… Mestinya kita sadar bahwa pentingnya helm ialah untuk melindungi kepala dari benturan. Jadi bukan semata-mata melindungi diri dari sanksi tilang.

Jika pun kadang ada penumpang yang tidak mau memakai helm, biasanya Mtb mengembalikan resikonya pada si penumpang. Artinya, penumpang tidak boleh menuntut jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat ia tidak mau mengenakan helm. Selain itu juga si penumpang harus bertanggung jawab membayar denda jika terkena sanksi tilang dari polisi.

Dengan penjelasan itu biasanya sih penumpang jadi mau memakai helm yang kita sodorkan.

Terus jangan lupa juga bahwa helm yang kita bawa kedua-duanya harus berstandar SNI. Baik helm yang kita pakai sendiri atau pun helm untuk penumpang.

2. Cek Kondisi Kendaraan Sebelum Berangkat Bekerja

Sebelum mulai onbid, pastikan motor Om Bro ada dalam kondisi baik. Minimal periksa bagian-bagian:

. Kinerja rem
. Kinerja putaran gas tangan
. Klakson
. Lampu utama, lampu belakang (lampu rem), sein
. Tekanan angin ban
. Jumlah bahan bakar
. Volume dan kualitas oli mesin

Jika setelan rem terlalu jauh, setting ulang lagi supaya pas. Pastikan pula kampas rem masih memadai.

Pastikan putaran gas tangan lancar tanpa hambatan. Pastikan klakson berfungsi dengan normal dan pastikan lampu-lampu berfungsi sebagaimana mestinya.

Pastikan tekanan angin ban sudah pas. Jangan terlalu keras dan jangan pula kurang angin.

Tekanan ban terlalu keras membuat pengendalian motor jadi tidak nyaman. Sementara ban yang kurang angin membuat laju motor limbung dan beban mesin menjadi lebih berat.

Tekanan ban yang terlalu keras beresiko terjadinya pecah ban. Demikian juga dengan ban yang kurang angin, resikonya ban cepat rusak, retak-retak dan sobek hingga pecah ban juga.

Pastikan juga sisa bensin dalam tangki motor masih memadai. Jangan sampai Om Bro kehabisan bahan bakar saat menerima pesanan. Walah, bisa anjlok dikasih bintang satu sama konsumen…

Lantas oli mesin… Pastikan volume oli berada di antara batas atas dan batas bawah pada petunjuk yang ada pada dipstick. Pastikan juga bahwa kualitas olinya masih layak pakai.

Selalu ganti oli sesuai dengan anjuran pabrikan. Jangan sampai terlambat ganti oli. Resikonya besar Om… Mtb sudah pernah mengalaminya sendiri. Parah… Remuk motor gegara sering ganti oli.

Perhatikan juga pada blok mesin. Pastikan tidak ada kebocoran / rembesan oli. Karena jika oli bocor dan volumenya sering kurang, maka akibatnya pun parah pisan. Mesin cepat rontok Om…

3. Selalu Bawa Tools (Kunci-kunci) Standar

Minimal bawa obeng, kunci pas 8,10,12,14 mm dan kunci busi. Jika mungkin bawa tang juga.

Yup… Sepengalaman Mtb, kunci-kunci tersebut yang paling dibutuhkan untuk perbaikan-perbaikan ringan. Misale mengencangkan spion yang kendor, menyetel rem belakang, menyetel langsam motor dan perbaikan-perbaikan kecil lainnya. Intinya berjaga-jaga agar perjalanan tidak terganggu, utamanya saat kita menjalankan pesanan konsumen.

Bahayanya jika konsumen kecewa, ia bisa memberikan rating buruk pada kita Om…

4. Gunakan Perlengkapan Berkendara Secara Lengkap

Selain helm, pastikan Om Bro selalu mengenakan jaket, celana panjang tebal, sepatu dan sarung tangan. Semua perlengkapan itu penting untuk melindungi diri dari terik panas matahari, dari terpaan angin dan dari benturan jika terjadi kecelakaan.

5. Pastikan SIM dan STNK Selalu Dibawa

Secara normal sih semua driver ojol mesti selalu bawa SIM dan STNK. Tapi selayaknya manusia biasa, driver ojol juga bisa lupa. Maka pastikan… Cek setiap kali sebelum berangkat bekerja bahwa SIM dan STNK sudah terbawa.

6. Selalu Bawa Dua Jas Hujan

Saat musim hujan, sediakan dua jas hujan untuk penumpang dan untuk Om Bro sendiri.

Dulu Mtb sering menolak / membatalkan orderan gegara hanya punya satu jas hujan. Akibatnya… aplikasi jadi anyep… Kebanyakan cancel sih Om…

Pentingnya jas hujan bukan hanya untuk melindungi badan saja… Saat kita mendapat pesanan makanan atau pengiriman barang, pun jas hujan penting untuk melindungi makanan / barang dari air hujan.

Begitulah Om… Menjadi driver ojek online bukanlah sekedar mengambil order sebanyak-banyaknya. Kita juga wajib memperhatikan kenyamanan, keamanan dan keselamatan penumpang, juga keamanan makanan / barang yang dipesan konsumen. (Mtb).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: