Beranda » Review » Sejarah, Spesifikasi dan Review Suzuki Smash

Sejarah, Spesifikasi dan Review Suzuki Smash

suzuki smash 2003

Motorisblog.com – Om Bro! Sebagai upaya melawan rongrongan motor Cina yang murah meriah saat itu, pabrikan motor Jepang menciptakan bermacam tipe motor yang sebanding. Yakni motor-motor bebek paket hemat dengan harga yang juga relatif murah, meskipun masih tetap lebih mahal dari brand Cina. So, inilah review Suzuki Smash 2003.

Seri Motor Pahe Merk Jepang

Honda

Kala itu setidaknya ada 4 pabrikan yang melakukan strategi tersebut, yakni Honda, Yamaha, Suzuki dan Kawasaki.

Honda memulai kelas motor bebek murah dari Honda Legenda dan Legenda 2. Kemudian lanjut ke seri Supra Fit, New Supra Fit, Fit S dan berujung pada Fit X yang discontinue pada akhir tahun 2008.

Selanjutnya ada Honda Revo 110 yang hingga kini sudah memasuki generasi injeksi.

Yamaha

Sementara itu pabrikan Yamaha juga merilis Vega, Vega R, Vega R 110, New Vega R 110, Vega ZR dan Vega Force.

Suzuki

Suzuki pun punya Smash series yang selanjutnya berubah menjadi Smash Titan.

Kawasaki

Pun dengan Kawasaki yang pernah punya Blitz R.

Tapi kali ini Mtb tidak akan membahas semuanya. Mtb hanya akan membahas Suzuki Smash saja.

Review Suzuki Smash

Motor Tetangga

Ada salah seorang tetangga Mertua Mtb yang memiliki motor ini, yaitu Suzuki Smash lansiran tahun 2003.

Menurut Mang Lili, pemilik motor tersebut, Smash yang telah berusia 15 tahun itu masih bugar, belum pernah turun mesin, bahkan elektrik starter pun masih tok cer.

Iya kondisinya motor Mang Lili ini memang terbilang motor santai. Jarang bepergian jauh dan jarang mengangkut beban berat.

Bonsaibiker.com

Menurut Mbah Bon dari Bonsaibiker.com pada tahun 2011 lalu, harga jual kembali Suzuki Smash sangat jatuh.

Mbah Bon menyebutkan bahwa harga jual Suzuki Smash bekas lansiran tahun 2005 saat itu sudah tidak sampai Rp3 juta untuk wilayah DKI Jakarta.

Bahkan untuk Smash kelahiran tahun 2003, tawaran Rp2.4 juta pun masih bisa nego. Padahal kondisi motor punya surat-surat lengkap dan masih layak pakai. Padahal Honda Astrea Prima 1991 yang jauh lebih tua saja masih bertahan pada kisaran Rp2 – Rp2.5 jutaan. Begitu pula dengan Yamaha Vega R lansiran 2003 – 2004 yang saat itu masih bisa laku Rp4 jutaan.

Padahal kalau kita bicara ketersediaan spare part dan bengkel resmi, untuk ukuran kota sebesar Jakarta (mestinya) tidak sulit bagi Smash (kala itu). Iya meskipun tentu tidak sebanyak spare part Honda Grand, Supra Fit dan Yamaha Vega R.

Selain itu apa yang Mbah Bon rasakan juga sama dengan apa yang saya dapati, bahwa akselerasi Suzuki Smash, lambat pada putaran bawah hingga menengah. Ia baru enak pada putaran atas.

learningfromlives.wordpress.com

Review lain dari situs Learningfromlives pada tahun 2012, menyebutkan bahwa mesin Suzuki Smash bandel.

Admin learningfromlives menceritakan mengenai kebanggaan tetangganya yang memiliki 3 unit Smash sekaligus, dengan tahun rilis yang berbeda-beda.

Secara singkat, alasan mereka loyal pada Suzuki Smash adalah karena mesinnya yang bandel dan kuat, bahkan setelah bertahun-tahun selalu mereka gunakan untuk mengangkut beban berat.

Motor-motor Smash itu masih tetap original dan belum pernah turun mesin.

Sejarah

Generasi Awal, Tahun 2002

Seperti yang sudah Mtb sebutkan tadi, segmentasi Smash adalah untuk mengimbangi menjamurnya motor murah dari Cina.

Suzuki Smash model awal (2002) berkode rangka FD, kemudian mendapat pembaruan pada tahun 2006 dengan kode berubah menjadi FK dan pada akhirnya berganti menjadi Smash Titan pada tahun 2010.

Basis mesin Smash awalnya berasal dari Shogun 110 generasi kedua, tapi tidak sama persis. Ada beberapa perbedaan, misalnya saja dengan adanya saringan oli tipe catridge yang sebelumnya tidak ada pada generasi Shogun.

Rasio transmisi Smash juga lebih rapat dari Shogun. Tujuannya agar akselerasinya lebih responsif demi menyesuaikan dengan slogan “Si Gesit Irit”.

Meskipun menurut hasil test Mtb, tarikannya tetap lemot. Tidak gesit.

Generasi awal Suzuki Smash mampu menghasilkan power hingga 7.6 hp / 7000 rpm dan torsi hingga 7 Nm / 5000 rpm.

Pada generasi New Smash, melalui penyempurnaan sektor mesin, tenaga maksimalnya naik signifikan menjadi 9.7 hp / 9000 rpm dengan torsi puncak hingga 10 Nm.

Sewaktu masih dalam masa generasi awal, Smash hanya tersedia dalam varian velg jari dan rem tromol. Pilihan warna pun hanya single tone dengan warna favorit biru.

Generasi Kedua, Tahun 2003

Pada awal tahun 2003, Suzuki memberikan pilihan rem cakram dengan warna two tone. Namanya pun mendapat tambahan label ‘R’, menjadi Suzuki Smash R.

Generasi Ketiga, Tahun 2004

Suzuki memberikan pilihan varian baru lagi yang lebih sporty dengan nama Suzuki Smash SR alias Street Runner.

Smash SR merupakan varian tertinggi Suzuki Smash yang sudah menggunakan velg palang lima, striping tajam dan variasi aksen merah pada bagian disc brake.

Shock belakang berwarna kuning dan knalpotnya berbeda dari varian lain.

New Suzuki Smash 2006

Sebagian orang ada yang menyebut New Smash 2006 dengan sebutan ‘Smash Revo’.

Pada generasi ini, kode produk Suzuki Smash berubah menjadi FK110.

New Smash 2006 adalah penyempurnaan dari beberapa keluhan konsumen. Desain body’nya benar-benar baru dengan lampu sein berpindah ke bagian sayap. Mengikuti tren yang sedang berkembang kala itu.

Selain perubahan desain, New Smash 2006 juga mendapatkan fitur Secure Key Shuter dan bagasi lebih lega ketimbang generasi sebelumnya.

Pada generasi ini Suzuki sempat menggelar test 50 jam riding tanpa mematikan mesin untuk membuktikan durabilitas Smash.

Perubahan juga terjadi pada sektor rangka, yaitu menjadi model double cradle. Tujuannya adalah demi meminimalisir getaran berlebih dan meningkatkan kestabilan motor.

Smash Warna Special 2007

Pada tahun ini, besama dengan Skywave, Shogun 125 dan Spin 125, Suzuki merilis Smash edisi spesial NR alias Night Rider.

Seluruh body mereka berwarna hitam.

Kelebihan dan Kekurangan Suzuki Smash

Kelebihan

Dari beberapa review yang Mtb himpun, rata-rata mereka menyebut Suzuki Smash punya mesin bandel.

Konsumsi bahan bakarnya terbilang normal dengan kisaran 50 km / liter.

Kekurangan

  • Generasi awal Smash menggunakan body plastik yang tipis dan ringkih
  • Konon ada kasus lampu belakang Smash sampai terlepas akibat dudukan lampu patah
  • Getaran mesin sangat terasa
  • Suara mesinnya berisik (kasar)
  • Kulit jok licin sehingga terasa tidak nyaman
  • Shockbreaker belakang keras ketika sendirian, empuk saat berboncengan tapi rebond sangat cepat (mantul) sehingga motor tidak stabil pada saat menikung
  • Putaran atas enak tapi akselerasi putaran bawah lemot sehingga kurang cocok untuk perkotaan dengan lalu lintas stop & go
  • Kopling dan gigi sering slip dan miss shift

Semua kelemahan tersebut sudah teratasi pada generasi Smash Revo, kecuali perkara miss shift yang masih belum hilang.

Spesifikasi Suzuki Smash 2003

  • Tipe Motor: Cub
  • Sistem Bahan Bakar: Karburator
  • Transmisi: Manual semi otomatis 4 Percepatan
  • Jarak Sumbu Roda: 133.3 cm
  • Dimensi (P × L × T): 193.2 × 65 × 106.2 cm
  • Jarak Terendah ke Tanah: 15.3 cm
  • Tinggi Tempat Duduk: 75.5 cm
  • Kapasitas Tangki Bahan Bakar: 4.5 liter
  • Berat Kendaraan: 93.7 kg
  • Tipe Rangka: Pipa segi empat
  • Suspensi Depan: Teleskopik, peredam oli
  • Suspensi Belakang: Swing arm, double shock
  • Rem Depan: Tromol (2002), Cakram Hidrolis (2003)
  • Rem Belakang: Tromol
  • Ukuran Ban Depan: 2.50-17 4PR
  • Ukuran Ban Belakang: 2.75-17 4PR
  • Tipe Mesin: 4-Langkah, Single Cylinder, SOHC, Pendingin Udara
  • Kapasitas Silinder: 109.1cc
  • Diameter × Langkah: 53.5 × 48.8 mm
  • Power Maksimum: 7.7 ps / 7000 rpm
  • Torsi Maksimum: 0.81 kgfm / 5500 rpm
  • Starter: Electric dan Kick starter

(Mtb).

2 tanggapan pada “Sejarah, Spesifikasi dan Review Suzuki Smash”

  1. menurut sya smash generasi awal itu mesinnya responsif bro. gigi 1 ke 2 aja sering sampai ngangkat ban depan.
    tapi sayangnya handling kacau, body paling ringkih dikelasnya.
    kalo supra fit nyaman, sedangkan vega R handlingnya racing, nah smash ini ngga ada sisi baiknya dari segi handling kecuali bodynya enteng. shockbreakernya juga keras tapi mentul2.

    nah baru pada new smash revo tenaganya sangat lemot, getaran tinggi. mirip ngeden2 matic tapi dikasih gigi.
    tapi handlingnya paling enak jika dibanding new supra fit atau new vega r.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *