yamaha xeon rc

Spesifikasi Xeon RC, Matic Injeksi Yamaha 125cc

Advertisement

Motorisblog.com – Spesifikasi Xeon RC – Om Bro…!! Jika kita perhatikan spesifikasi dan fiturnya, sejatinya Xeon RC adalah proyek lanjutan dari Xeon generasi pertama yang masih menggunakan sistem karburasi (pengabutan karburator). Sedangkan Xeon itu sendiri adalah kenaikan kelas dari matic Mio yang sebelumnya menjadi andalan Yamaha Indonesia.

Advertisement

Sekilas kronologisnya… Yamaha berhasil menjadi pelopor motor matic bermerk Jepang di Indonesia.

Berawal dari Yamaha Nouvo yang kurang sukses di pasaran dan di lanjutkan dengan Mio generasi pertama sejak tahun 2006…

Keputusan Yamaha menciptakan matic Mio telah membawanya pada puncak kejayaan penjualan pada tahun 2010. Di tahun itu, Yamaha mampu menjual sebanyak 4,3 juta unit atau hanya selisih 100 ribu unit dari sang pemimpin pasar (Honda).

Melihat Data AISI 2017 Mundur Hingga 2005, Seharusnya Yamaha Bisa Menjungkalkan Honda

Di tahun yang sama (2010), Yamaha bermaksud memperluas jangkauan pasarnya dengan menciptakan matic Xeon yang bermesin 125 cc. Walaupun saat itu sudah ada Suzuki yang telah lebih dahulu memproduksi matic 125 cc (Spin, Skywave dan lain-lain), namun kesempatan Yamaha masih terbuka luas. Pasalnya, sang komptetitor terberat belum bermain di kelas itu.

Xeon sempat melenggang selama 2 tahun hingga Honda mengeluarkan produk barunya yang dinamakan Vario Tekno 125.

All New Vario 125 eSP CBS ISS, Fitur, Spesifikasi, Harga serta Perbandingannya dengan Versi Lama

Tidak tanggung-tanggung, Honda menyematkan sistem injeksi untuk melawan Yamaha Xeon.

Tapi Yamaha tidak tinggal diam. Setahun kemudian setelah Vario 125, Yamaha pun mencopot karburator dan menggantinya dengan YMJET-FI serta menambahkan RC sebagai nama belakang dari Xeon.

Walaupun pada akhirnya Yamaha memutuskan untuk menghentikan produksi Xeon RC, namun karakter khas mesin motor Yamaha yang responsif masih cukup membekas di hati kita.

Fitur-fitur Yamaha Xeon RC

yamaha xeon rc

1. Kunci pengaman rem belakang

Sebelumnya Yamaha belum menerapkan sistem pengaman rem belakang pada matic Mio andalannya. Tapi pada Xeon RC, fitur ini bahkan dibuat lebih smart dari pada kompetitor.

Jika kompetitor menggunakan dua tangan untuk mengaktifkan kunci rem belalang, tidak demikian dengan Xeon RC. Om Bro hanya cukup menggunakan satu tangan kiri dan menggunakan jari telunjuk untuk menekan knop kunci.

Keberadaan fitur tersebut secara langsung mencegah motor meloncat saat menyalakan mesin, juga mencegah motor tergelincir saat parkir di tempat yang tidak rata.

Advertisement

2. Lampu utama pada body motor

Sebenarnya Yamaha sudah sejak jaman Nouvo menempatkan lampu utama pada body motor, namun pada generasi awal Mio, Yamaha mengembalikan headlamp pada posisi konvensional.

Selanjutnya pada Xeon, Yamaha mengembalikan posisi headlamp ke body, dimana kemudian posisi ini yang justru menjadi model (hampir) semua motor matic di Indonesia.

3. Kapasitas mesin (cc) lebih besar

Seperti yang Mtb singgung di awal tadi, pada saat itu baru Suzuki yang bermain di kelas matic 125 cc. Kehadiran Xeon 125 tentu menjadi pilihan baru bagi pecinta motor matic tanah air di kelas tersebut.

4. Sistem bahan bakar sudah injeksi

Di tahun-tahun tersebut, sistem injeksi masih dalam tahap peralihan. Kehadiran Xeon RC dengan YMJET-FI telah menjadi pilihan baru yang cukup memancing minat pecinta matic Yamaha.

5. Sistem pengaman standar samping

Xeon RC merupakan generasi yang tergolong baru menerapkan sistem pangamanan pada standar samping. Fitur tersebut akan mematikan mesin secara otomatis jika standar di turunkan. Efek positifnya, Om Bro tidak akan lupa menaikkan standar samping pada saat akan berkendara.

6. Tutup pengaman kunci kontak

Fitur penutup kunci kontak pun sebelumnya belum ada pada seri Mio, sehingga fitur ini menjadi nilai plus bagi Xeon RC.

Spesifikasi Xeon RC

  • Tipe Mesin: 4 langkah, 2 katup, SOHC, silinder tunggal, liquid cooled 124,86 cc
  • Diameter x langkah (bore x stroke): 52,4 x 57,9 mm
  • Rasio kompresi: 10,54:1
  • Power maksimum: 11,4 PS (8,4 kW) / 9000 rpm
  • Starter: Elektrik dan kick starter
  • Kapasitas oli mesin: 0,9 liter
  • Sistem bahan bakar: Injeksi (YMJET-FI)
  • Kopling: Sentrifugal tipe kering
  • Transmisi: Otomatis, V-belt
  • Dimensi (panjang x lebar x tinggi): 185,5 x 70 x 107 cm
  • Jarak sumbu roda: 126,5 cm
  • Berat kendaraan: 101 kg
  • Kapasitas tangki bahan bakar: 3,8 liter
  • Tipe rangka: Underbone
  • Suspensi: Teleskopik (depan), swingarm dengan suspensi tunggal (belakang)
  • Ukuran ban: 70/90-14 34P (depan), 80/90-14 49P (belakang)
  • Rem: Cakram (depan), tromol (belakang)
  • Sistem pengapian: Transistor Control Ignitation (TCI)
  • Battery (accu / aki): Y1Z5S
  • Busi: NGK CR7E

(Mtb).

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *