Spesifikasi Suzuki Skydrive 2009 serta Reviewnya

Motorisblog.com – Spesifikasi Suzuki Skydrive 2009 – Om Bro…!! Skydrive adalah salah satu motor berjenis skuter matic dari Suzuki Indonesia yang mulai diproduksi pada tahun 2009.

Yang Mtb potret ini motor milik Kang Ustadz Hilmi, teman seperjuangan Mtb didunia ojek online. Melihatnya, mengingatkan Mtb pada masa-masa iklan Suzuki Skydrive ramai di TV. Iklannya memperlihatkan paduan kecepatan dan kenyamanan yang ditawarkan oleh Suzuki Indonesia.

Ini merupakan hal yang sangat menarik bagi Mtb. Ya, seperti yang sering Mtb singgung bahwa Suzuki selalu berinovasi pada setiap produk barunya. Suzuki juga merupakan merk yang sering mendahului para kompetitornya dengan kubikasi mesin yang lebih besar. Disaat Honda masih berkutat dengan mesin 110 cc, Yamaha dengan 115 cc, Suzuki sudah 125 cc dengan Spin, Skywave, Skydrive dan lainnya.

Namun sayang… pada perkembangannya, Suzuki tertinggal jauh dari Honda dan Yamaha. Bahkan sekarang sudah dilangkahi oleh Kawasaki. Hal itu berimbas pada semakin berkurangnya jaringan dealer dan bengkel resmi. Yang pada gilirannya tentu berakibat pula pada ketersediaan spare part dipasaran.

Suzuki Skydrive 2009

Hal tersebut juga dialami oleh Kang Hilmi. Beliau kesulitan mendapatkan pengganti kaca headlamp motornya yang kini pecah.

Mitos harga sparepart Suzuki lebih mahal dari Honda dan Yamaha

Salah satu hal yang membuat calon konsumen tidak tertarik pada motor merk Suzuki adalah isu perkara harga sparepart yang mahal. Tapi ternyata, setelah Mtb bertanya kesana kemari, kenyataannya tidaklah begitu.

Ketimpangan harga spare part tersebut terjadi akibat perbandingan yang tidak sepadan. Penjelasannya begini…

Merk Honda dan Yamaha kan banyak laku dipasaran… maka dengan begitu, banyak pula tersedia spare part KW-nya dipasaran. Sementara itu, para pelaku peng-KW-an spare part tidak tertarik untuk “meniru” part Suzuki. Pertimbangannya ya karena jumlah penjualan Suzuki hanya sedikit, sehingga mereka menilai, potensi keuntungan dari produksi part Suzuki hanyalah sedikit. Nah… ketimpangan antara harga spare part Suzuki dengan Honda dan Yamaha terjadi karena perbandingannya adalah KW vs original.

Ceritanya tentu akan jadi lain ketika dilakukan komparasi harga antara ori vs ori. Harganya pasti tidak akan jauh berbeda untuk motor yang sekelas. Tapi, yaaaa… diakui atau tidak, memang ketersediaan part KW memang jadi bahan pertimbangan juga. Mtb sendiri harus mengakui bahwa Mtb tidak selalu menggunakan part original.

Review Suzuki Skydrive 125

Mtb tidak sempat sharing banyak dengan Ustadz Hilmi. Tapi dari apa yang Mtb lacak dari TKP yang lain, Mtb mendapatkan review motor Suzuki Skydrive 125.

Review ini juga sebenarnya sudah lama. Review dilakukan pada tahun 2012 lalu pada saat motor yang di review tersebut berusia 2 tahun lebih. Tapi nggak apa lah ya Om Bro… untuk sekedar gambaran saja.

Berikut ini review kelebihan Suzuki Skydrive menurut satu blog yang menamakan dirinya Laskar Suzuki,

Konsumsi bahan bakar irit

Menurut Laskar Suzuki, konsumsi bensin Suzuki Skydrive 125 mencapai 46 km/liter. Angka tersebut didapat dari perjalanan sejauh 235Km dari Jember menuju Denpasar yang menghabiskan 5,1 liter premium.

Total berat pengendara dan pembonceng saat itu adalah 157 kg. Kecepatan berkendara berkisar diangka 70km/jam.

Agak janggal sih ya Om Bro… soale menurut beberapa sumber, Mio karbu dan Beat karbu juga ngka konsumsinya hanya kurang atau sama dengan 40 km/liter. Tapi ya sudah lah…

Atau barangkali ada Om Bro yang punya pengalaman memiliki Suzuki Skydrive, monggo di share di blog ini.

Dek luas

Pijakan kaki lega. Leluasa untuk menempatkan posisi kaki atau meletakkan barang bawaan.

Tapak Ban lebar

Mtb bilang lebar karena saat itu Yamaha Mio series masih konsisten menggunakan ukuran ban yang lebih kecil. Sementara Suzuki Skyrdive menggunakan ban yang seukuran dengan jajaran matic entry level Honda, yakni 80/90 depn dan 90/90 belakang.

Ukuran ban yang lebih besar memberi keuntungan lebih stabil pada kecepatan tinggi.

Desain sporty

Urusan desain sebenarnya lebih menyangkut perkara selera. Namun begitu, ditahun tersebut memang Skydrive yang paling tajam desainnya dibanding merk lain.

Tenaga besar

Karena kapasitas mesin pun merupakan yang terbesar dijamannya kala itu.

As roda depan menggunakan sistem center axle

Berkendara jadi semakin lincah

Dual headlamp

Manjadikan pencahayaan lebih terang dan fokus,

Spesifikasi Suzuki Skydrive 2009

  • Dimensi (Panjang × lebar × tinggi: 190 × 65,5 × 105 cm
  • Jarak antar as roda: 126,5 cm
  • Jarak tersendah dari tanah: 15,5 cm
  • Bobot kendaraan (berat isi): 108 kg
  • Tipe rangka: Under bone
  • Suspensi depan: teleskopik, pegas ulir, peredam oli
  • Suspensi belakang: lengan ayun, pegas ulir, peredam oli
  • Rem depan: cakram hidrolis
  • Rem belakang: tromol
  • Ukuran ban depan: 80/90-14
  • Ukuran ban belakang: 90/90-14
  • Pengapian: elektronik ignition (DC CDI)
  • Tipe busi: NGK C6HSA / ND U2OFS-U
  • Accu: 12V-12.6 kC (3.5 An)-10HR
  • Tipe mesin: 4 langkah SOHC
  • System pendingin: pendingin udara
  • Jumlah silinder: 1 (satu)
  • Diameter × langkah: 53.5 × 55.2 mm
  • Kapasitas silinder: 124 cc
  • Rasio kompresi: 9.6:1
  • Daya maksimum: 6.9 kW/7.500 rpm
  • Torsi maksimum: 9.6 Nm/6.500 rpm
  • Sistem bahan bakar: Karburator Mikuni BS26
  • Saringan udara: Busa polyurethane & elemen kertas
  • System starter: Elektrik & engkol
  • Tipe Kopling: Kering, otomatis, sentrifugal
  • System penggerak: CVT dengan V-Belt
  • Kapasitas Tangki bensin: 3.9 liter
  • Oli mesin: Pengantian oli saja= 1 liter; Dengan pemasangan filter oli= 1.1 liter; Overhaul= 1.2 liter
  • Oli reduksi roda gigi: 100 ml

(Mtb – Spesifikasi Suzuki Skydrive 2009).

Review dan Spesifikasi Skywave 125 dari Suzuki

Suzuki Spin Spesifikasi: Review Kelebihan dan Kekurangan

7 pemikiran pada “Spesifikasi Suzuki Skydrive 2009 serta Reviewnya”

  1. Saya punya motor suzuki itu memang barangnya awet. Yang sering, masalah utamanya di bahan bakarsedikit lebih boros dari rombongan honda. Sedikit, tapi kalau jalan jauh tiap hari kekantornya, ya terasa.

    Tapi memang bandel mesinnya. Buat tanjakan jika semua normal sih enak enak aja meskipun curam.

    Saya sudah pernah punya yamaha, honda suzuki, tapi sayangnya nggak satu kelas sih. Jadi komparasi langsung kurang tahu. Yang tahu ya bahan bakar itu.

    Balas

Tinggalkan komentar