spesifikasi honda pcx hybrid

Spesifikasi PCX Hybrid vs Konvensional, Cuma Beda Dikit…

Motorisblog.com – Spesifikasi PCX Hybrid vs Konvensional. Om Bro…!! Meski rentang harganya jauh berbeda, tapi kedua motor ini nyaris seperti pinang di belah dua. Atau kalau kurang ya boleh lah di belah empat. Wkwkwkwk…!! Tapi beneran… Jika saja PCX Hybrid dibuatkan warna yang sama dengan versi konvensionalnya, yakin akan banyak orang yang tidak bisa membedakan keduanya secara sekilas.

Kesamaan kedua versi skutik gambot punya AHM ini bukan hanya dari tampilan, tapi juga dari spesifikasi teknisnya. Om Bro bisa lihat data dibawah ini dimana perbedaan hanya terdapat pada beberapa poin saja, semisal power, torsi, bobot kendaraan serta baterai yang digunakan.

Maksimum power dan torsi PCX Hybrid berdasarkan mesin bakarnya sama dengan PCX konvensional. Hana saja, versi hybrid punya tenaga dan torsi tambahan dari motor penggerak bertenaga listrik.

Kemudian dalam hal tipe baterai pun jelas berbeda karena pada tipe hybrid ada tambahan tugas untuk menggerakkan motor itu tadi. Dan secara keseluruhan, bobot PCX Hybrid tentu menjadi lebih berat dengan adanya beberapa perangkat elektrik.

Lebih jelasnya, Om Bro simak saja perbandingan data spesifikasi PCX Hybrid vs Konvensional di bawah ini,

spesifikasi pcx hybrid vs konvensional

SPESIFIKASI PCX HYBRID VS KONVENSIONAL

Tipe Mesin
. Konvensional: 4 Langkah, SOHC, PGM-FI, berpendingin cairan, eSP
. Hybrid: 4 Langkah, SOHC, PGM-FI, berpendingin cairan, eSP

Sistem Suplai Bahan Bakar
. Konvensional: PGM-FI
. Hybrid:

Volume silinder
. Konvensional: 149,3 cc
. Hybrid: 149,3 cc

Diameter x Langkah
. Konvensional: 57,3 x 57,9 mm
. Hybrid: 57,3 x 57,9 mm

Tipe Tranmisi
. Konvensional: Otomatis, V-Matic
. Hybrid: Otomatis, V-Matic

Rasio Kompresi
. Konvensional: 10,6:1
. Hybrid: 10,6:1

Daya Maksimum
. Konvensional: 10,8 kW (14,7 PS) / 8.500 rpm
. Hybrid: 10,8 kW (14,7 PS) / 8.500 rpm (Mesin), 1,4 KW / 3.000 rpm (Motor)

Torsi Maksimum
. Konvensional: 13,2 N.m (1,35 kgf.m) / 6.500 rpm
. Hybrid: 13,2 N.m (1,35 kgf.m) / 6.500 rpm (Mesin), 4,3 N.m / 3.000 rpm (Motor)

Tipe Kopling
. Konvensional: Otomatis, Sentrifugal, Tipe Kering
. Hybrid: Otomatis, Sentrifugal, Tipe Kering

Sistem Pendingin Mesin
. Konvensional: Berpendingin Cairan
. Hybrid:

Tipe Rangka
. Konvensional: Double Cradle
. Hybrid: Double Cradle

Tipe Suspensi Depan
. Konvensional: Teleskopik
. Hybrid: Teleskopik

Tipe Suspensi Belakang
. Konvensional: Twin
. Hybrid: Twin

Ukuran Ban Depan
. Konvensional: 100/80 – 14 M/C (Tanpa ban dalam)
. Hybrid: 100/80 – 14 M/C (Tanpa ban dalam)

Ukuran Ban Belakang
. Konvensional: 120/70 – 14 M/C (tanpa ban dalam)
. Hybrid: 120/70 – 14 M/C (tanpa ban dalam)

Rem Depan
. Konvensional: Cakram
. Hybrid: Cakram, Anti-Lock Braking Sistem

Rem Belakang
. Konvensional: Cakram
. Hybrid: Cakram

Sistem Pengereman
. Konvensional: Combined Brake System Hidrolis dengan 3 piston caliper (untuk tipe CBS), Anti-Lock Braking System (untuk tipe ABS)
. Hybrid:

Panjang x Lebar x Tinggi
. Konvensional: 1.923 x 745 x 1.107 mm
. Hybrid: 1.923 x 745 x 1.107 mm

Tinggi Tempat Duduk
. Konvensional: 764 mm
. Hybrid: 764 mm

Jarak Sumbu Roda
. Konvensional: 1,313 mm
. Hybrid: 1,313 mm

Jarak Terendah Ke Tanah
. Konvensional: 137 mm
. Hybrid: 137 mm

Berat kendaraan (Curb Weight)
. Konvensional: 131 Kg (CBS); 132 kg (ABS)
. Hybrid: 136 Kg

Kapasitas Tangki Bahan Bakar
. Konvensional: 8 Liter
. Hybrid: 8 Liter

Kapasitas Minyak Pelumas
. Konvensional: 0,8 Liter (penggantian periodik)
. Hybrid: 0,8 Liter (penggantian periodik)

Tipe Baterai Atau Aki
. Konvensional: 12 V – 5 Ah, tipe MF
. Hybrid: 12 V – 3 Ah, tipe MF 50,4 V- 4Ah, Tipe Lithium- Ion

Sistem Pengapian
. Konvensional: Full Transisterized, baterai
. Hybrid: Full transisterized, baterai

Tipe Busi
. Konvensional: NGK MR8K-9
. Hybrid: NGK MR8K-9. (Mtb – Spesifikasi PCX Hybrid vs Konvensional).

Tinggalkan Komentar