yamaha crypton

Spesifikasi Crypton dan Review Kelebihan – Kekurangannya

Advertisement

Motorisblog.com – Spesifikasi Crypton – Om Bro…!! Anak 80-90an pasti tahu awal kemunculan Crypton. Motor bebek komersil pertama dari Yamaha Indonesia dengan spesifikasi mesin 4 tak.

Advertisement

Meski nyaris tanpa kelemahan, sayangnya dia hanya bertahan selama 2-3 tahun di Indonesia.

Salah satu titik kegagalan Crypton dalam penjualan adalah masalah kepercayaan masyarakat yang masih rendah. Jadi saat itu, merk selain Honda sudah kadung punya cap ahli mesin 2 tak yang kencang tapi boros. Cap tersebut secara langsung menjadi sandungan bagi Yamaha.

Dulu Mtb sering mendengar sendiri omongan-omongan dari orang-orang yang intinya meragukan kualitas motor 4-tak produksi Yamaha ini.

Jadi… Kegagalan penjualan Yamaha Crypton bukanlah karena mutu yang buruk, tapi perkara kepercayaan masyarakat yang belum terbangun.

Kelebihan Yamaha Crypton

Kapasitas mesin lebih besar

Yamaha pertama kali memproduksi Crypton pada tahun 1997 dengan kapasitas silinder sebesar 101,8 cc. Volume tersebut hampir 5 cc lebih besar dari kompetitor (Honda) yang saat itu menggunakan mesin 97cc (C100).

Targetnya jelas… Yamaha ingin menciptakan motor bebek dengan akselerasi cepat.

yamaha crypton

Menggunakan teknologi engine balancer

Selain hanya ukuran cc, Yamaha juga menggunakan balancer pada Crypton. Suatu teknologi untuk meredam vibrasi dari mesin sehingga motor menjadi minim getaran.

Desain Sporty

Dibagian “tubuh”, Crypton menggunakan desain body dari Force 1 / F1Z yang sudah sporty dari awal. Kebijakan desain seperti itu membuat Crypton minim riset sehingga dapat menekan harga jual menjadi lebih murah.

Rem cakram

Sebagai pemain baru di segmen komersil 4-tak, Yamaha sadar bahwa dia harus memberikan nilai tambah pada produknya. Jika tidak, maka tidak mungkin dia akan mengimbangi dominasi Honda di Indonesia.

Advertisement

Kesadaran Yamaha tersebut tersurat dalam poin-poin di atas tadi.

Selain itu, dia juga mencabut rem tromol roda depan Crypton pada tahun 1998 dan menggantinya dengan disc brake + double piston.

Spesifikasi Crypton Yamaha (1997-1999)

  • Tipe Mesin: 4-stroke bendingin udara, silinder tunggal mendatar
  • Volume silinder: 101,8cc (1997); 102cc (1998-1999)
  • Sistem bahan bakar: Karburator; MIKUNI VM 16
  • Diameter × langkah (bore × stroke): 49 × 54 mm
  • Rasio kompresi: 9:1
  • Power maksimum: 8,2 hp/8.000 rpm
  • Torsi maksimum: 8,65 Nm/6.500 rpm
  • Tipe Kopling: Otomatis, sentrifugal, tipe basah, plat majemuk
  • Sistem transmisi: Manual, 4 percepatan return (N-1-2-3-4)
  • Kapasitas oli mesin: 1 liter
  • Dimensi (panjang × lebar × tinggi): 187 x 65,5 x 105 cm
  • Jarak sumbu roda: 119 cm
  • Jarak terendah ke tanah: 13 cm (1997): 12 cm (1998-1999)
  • Berat kendaraan: 92 kg (1997), 95,1 kg (1998-1999)
  • Rangka: Pipa, underbone
  • Suspensi depan: Teleskopik
  • Suspensi belakang: Swing arm dengan peredam kejut ganda
  • Ukuran ban depan: 70/90-17 38P (2,50-17 inch)
  • Ukuran ban belakang: 80/90-17 44P (2,75-17 inch)
  • Rem depan: Tromol (1997); Cakram dengan piston ganda (1998-1999)
  • Rem belakang: Tromol
  • Sistem pengapian: AC CDI
  • Battery (accu / aki): 12V-5Ah
  • Busi: NGK C6HSA / DENSO U20FS-U
  • Sistem Starter: Elektrik dan kick starter

Pada final drive, Crypton menggunakan gear 14T di depan dan 37T di belakang.

Kedua gir tersebut di balut dengan rantai sepanjang 98 mata.

Sementara itu, di bagian penerangan utama menggunakan lampu pijar 12V-25W. Intrumen lampu sein menggunakan bohlam 10W×4. (Mtb).

Honda vs Yamaha Bagus Mana? Inilah 7 Perbedaannya

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *