Solusi Kelemahan Yamaha Scorpio Z, dari Shock Amblas Hingga Masalah Karburator

Motorisblog.com – Mulai dari shock yang amblas, karet vakum karburator rentan bocor, mesin mudah overheat serta slip kopling…, itulah beberapa kelemahan Yamaha Scorpio Z atau pun Scorpio lama. Dan disini, Mtb mendapatkan informasi bahwa ada bengkel spesialis Scorpio yang mampu mengatasi semua itu.

Om Bro…!! Meski sudah tidak diproduksi lagi oleh Yamaha, Scorpio masih memiliki penggemarnya sendiri. Dan sepertinya, bagi penggemar Yamaha Scorpio, sulit untuk berpindah ke lain hati. Sama seperti penggemar RX King yang belakangan ini kian ramai pemberitaannya.

Secara jumlah populasi, Yamaha Scorpio memang tidak mampu mengungguli Honda Tiger yang secara kubikasi mesinnya lebih kecil. Iya… meski sama-sama mengusung konsep sport touring, Yamaha Scorpio memiliki kapasitas silinder yang lebih besar, yaitu 225cc (223,xx cc). Sementara Honda Tiger hanya 196,xx cc.

Solusi Kelemahan Yamaha Scorpio Z

Om Bro… Jika Om Bro pemilik Yamaha Scorpio, pastinya Om Bro sudah tahu dengan semua hal-hal yang akan Mtb sebutkan pada tulisan kali ini. Namun begitu, barangkali ada yang belum tahu, maka penting semua perkara ini untuk Om Bro ketahui.

Dari DetikOto terbitan Sabtu, 29 September 2018, Mtb menciduk informasi dari Benny Ilham, pemilik bengkel spesialis Scorpio yang berlokasi di Jl.Kemang Raya, Cilodong, Depok perkara kelemahan Yamaha Scorpio lama atau pun Scorpio Z.

Suspensi belakang

Menurut Benny, masalah pada suspensi belakang yang cenderung amblas pada saat berboncengan adalah karena Arm Relay (AR) dan Connecting Rod (CR) bawaan pabrik yang memang di setting seperti itu.

Maksud dari setting pabrikan seperti ini sebenarnya sih supaya nyaman dikendarai bahkan untuk jarak jauh dan jalanan terjal sekali pun. Namun nyatanya, suspensi belakang yang amblas tersebut malah membuat posisi riding jadi tidak nyaman di pinggang.

Solusinya, Benny menawarkan AR dan CR buatan VB Motor yang tersedia untuk disesuaikan dengan berbagai kebutuhan. Ada yang enak buat cornering, ada untuk semi touring, ada juga yang tipe touring.

Harganya?

Cukup terjangkau. AR dan CR lansiran VB Motor, satu partnya dibanderol Rp200 ribuan (tanpa seal dan bushing).

Karburator

Scorpio menganut jenis karburator vakum. Maksud dari Yamaha ialah untuk menciptakan akselerasi yang spontan, namun dengan konsumsi BBM yang relatif irit.

Dulu, Mtb pernah baca (entah dimana, sudah lama pisan), bahwa Yamaha ingin membuat Scorpio menjadi motor 4 tak yang memiliki kecepatan akselerasi selaiknya motor 2 tak (biar kayak RX King).

Dan memang… Yamaha berhasil menciptakan karakter seperti itu pada Scorpio. Namun sayangnya, beberapa pihak menyebutkan bahwa karburator vakum dari Scorpio itu karetnya rentan bocor. Dan sayangnya lagi, untuk penggantian part tersebut, harganya mahal.

Nah, menurut Benny, alternatifnya ialah menggunakan karbu after-market, yakni PE 28.

Kopling

Volume silinder Scorpio itu hampir 225cc. Dengan satu silinder, berarti sehernya (pistonnya) punya dimensi yang besar. Sementara sistem pendinginan Scorpio hanya mengandalkan hembusan angin pada saat motor melaju. Singkatnya, ngga dikasih radiator. Yang karenanya, maka ada kecenderungan bahwa mesin Scorpio gampang panas. Gampang overheat.

Dan ketika mesin sudah kelebihan panas, maka efeknya ke kopling jadi gampang slip.

Solusinya…??

Gunakan oli mesin yang lebih tinggi dari standar pabrikan. API dan JASO-nya di atas Yamalube yang dianjurkan untuk Scorpio.

Atau, jika mau tetap pakai Yamalube, maka interval penggantian olinya musti lebih sering. Misalnya, jika pabrikan menganjurkan penggantian oli mesin setiap 3000 km, maka sebaiknya Om Bro ganti setiap 1500 km – 2000 km.

Pandai memilih bengkel

Karena Scorpio sudah tidak di produksi lagi oleh Yamaha, dan jumlah populasinya juga tidak sebanyak motor skutik, maka tidak semua bengkel paham dan mampu menangani Scorpio dengan baik. Maka Om Bro musti pinter-pinter milih bengkel yang betul-betul paham akan motor ini…

Nah… untuk Om Bro yang berdomisili di sekitaran Depok sih… ada VB Motor yang melayani servis berkala, turun mesin, tune up, bore up serta menjual spare part resmi Scorpio dari Yamaha Genuine Part. VB Motor siap membuat Scorpio Om Bro menjadi sebuah mesin standar yang nyaman untuk penggunaan harian, atau pun merubahnya menjadi sebuah mesin balap.

Biaya perawatan Yamaha Scorpio di VB Motor

Untuk servis ringan, tarif di VB Motor adalah Rp60 ribu. Untuk servis besar Rp250 ribu, dan jika turun mesin alias belah mesin, biayanya Rp350 ribu.

Sedangkan untuk memodifikasi Scorpio menjadi mesin balap, ongkosnya berkisar Rp1 juta hingga Rp1,2 jutaan.

Perkara spare part, Om Bro tidak perlu risau, karena VB Motor selalu mengedepankan originalitas.

Sekilas riwayat VB Motor

Selain hanya, bengkel VB motor juga berprestasi di ajang balap komunitas. Benny kerap meraih Juara 1 – 3.

Benny mengakui bahwa dirinya selalu riding sendiri tanpa joki.

Awal dibangunnya VB Motor ialah ketika Benny memiliki Yamaha Scorpio pada tahun 2005. Kemudian ia mulai belajar mengembangkan bengkel temannya pada tahun 2006.

Memasuki tahun 2007, Benny mulai mengetahui kelemahan-kelemahan motor Yamaha Scorpio. Dari situlah dia mulai tergugah untuk menjual komponen yang dapat mengatasi masalah amblasnya suspensi Scorpio.

Di tahun 2010, Benny bekerja diluar daerah. Selanjutnya, setelah ia mengumpulkan modal, barulah ia benar-benar settle punya tempat sendiri untuk bengkel. Dan dari tahun 2010 itu pula Benny menjalin kerjasama sparepart dengan Yamaha. (Mtb – Kelemahan Yamaha Scorpio Z).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: