grab express

Sistem Grab Terbaru Kembali Normal, Jarak Jemput Dekat

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro…!! Sebenarnya Mtb belum berani membuat kesimpulan yang pasti, namun sejak beberapa minggu terakhir ini, Mtb merasakan ada yang berubah dari sistem Grab terbaru. Mtb merasa sekarang Grab telah berangaur kembali normal.

Advertisement

Lah, memangnya dulu-dulu ngga normal…??

Iya Om… Dalam istilah yang “kasar”, Mtb merasa sebelum ini ada feel seolah sistem Grab error, …yakni sejak mejelang bulan Ramadhan 2018 lalu (sekira bulan April – Mei 2018).

Jadi begini Om… Dahulu sebelum bulan April 2018, Mtb dan kawan-kawan driver di Kota Banjar Patroman merasa bahwa sistem Grab memberi order melalui deteksi GPS terdekat. Artinya ialah, …bahwa order dari konsumen masuknya ke driver yang posisinya berada dilokasi terdekat dengan dengan konsumen.

Dan memang seperti itulah seharusnya, sehingga konsumen tidak menunggu lama dan driver tidak tekor bensin lantaran jarak jemput yang terlalu jauh.

Namun setelah itu, menjelang Ramadhan 2018, sistem aplikasi Grab Driver mulai terasa kacau. Dimulai dari jarak jemput yang sering jauh, konsumen sulit melakukan pemesanan dengan keterangan driver sibuk (padahal driver banyak yang nganggur), sistem sering “menuduh” driver berbuat curang (sehingga insentif hangus), hingga yang terparah ialah adanya siklus anyep-gacor secara bergantian.

Jumlah order Grab

Nah, siklus anyep-gacor itulah yang Mtb kira telah menjadi biang kerok dari masalah jauhnya jarak jemput konsumen.

Yup… Ketika akun Mtb kebagian “jatah” gacor, maka konsumen dari sudut mana pun selalu masuk. Bahkan yang jarak jemputnya jauh sekali pun. Begitu sebaliknya, jika Mtb lagi kebagian anyep, itu biar konsumen di depan mata pun orderan dia bakal masuk ke driver yang tengah mendapat giliran gacor, meskipun posisinya saat itu jauh dari lokasi konsumen.

Ketika itu banyak spekulasi yang muncul dilapangan, termasuk dugaan crash antara sistem algoritma Grab dengan Uber yang saat itu sedang dalam proses penggabungan. Tapi sayangnya semua itu hanyalah dugaan semata, karena kita driver di lapangan tidak parnah tahu pasti, ada masalah apa sebenarnya dengan aplikasi Grab…??

Bahkan ketika kita sampaikan pada para staff Grab, pun tetap tidak ada jawaban yang memuaskan. Bahkan pada awalnya mereka menyangkal tentang adanya siklus anyep-gacor yang terjadi. Tapi ya, terlepas dari percaya atau pun tidak mereka para staff, faktanya memang seperti itulah yang terjadi di lapangan. Bahkan yang lebih parah lagi adalah adanya banyak kesalahan deteksi dengan “menuduh” driver berbuat curang, sehingga insentif hari tersebut hangus esok harinya…

Advertisement

Menyedihkan memang… Sudah kerja full dari pagi sampai malam, tahu-tahu besoknya insentif tidak cair dengan embel-embel kata “disesuaikan”.

insentif disesuaikan grab

Sistem Grab Terbaru 2019

Tapi itu dulu ya Om… Sekarang, sistem Grab 2019 sepertinya telah dikembalikan seperti semula.

Yup… Dari apa yang Mtb alami serta hasil sharing dengan beberapa kawan driver, saat ini analisa sistem Grab telah kembali mengutamakan deteksi driver terdekat dari lokasi tunggu konsumen.

Iya Om… Mtb sendiri belakangan ini merasa jarak jemput konsumen selalu dekat dengan lokasi Mtb stand by. Selain itu, Mtb juga sepertinya sudah tidak pernah lagi mendengar keluhan akan adanya insentif yang tidak cair. Jadi jika sekarang di Banjar Patroman masih ada driver yang mengeluh “anyep”, maka Mtb duga penyebabnya ialah karena timpangnya jumlah konsumen dengan jumlah driver.

..yang dalam kalimat singkatnya, driver terus bertambah banyak, sedangkan jumlah konsumennya belum cukup banyak.

So… semoga saja seterusnya sistem Grab tetap normal… Tidak ada anyep.

Jika ada pelanggaran, suspend sementara saja.

Lebih bijak suspend sementara ketimbang akun aktif tapi anyep… Kasihan driver… sudah keluar bensin dari rumah dan keuar uang buat makan, tapi di lapangan tidak mendapat penumpang.

Pamungkasnya, jika memang sistem Grab telah kembali normal, maka ada 2 artikel Mtb terdahulu yang amat penting untuk Om Bro baca. Silahkan ke kotak pencarian blog ini, cari “Grab Gacor Murni”, dan yang satu lagi ialah “Rahasia Grab Gacor”.

Dengan sistem yang normal dan jika tidak ada ketimpangan yang parah antara jumlah driver dengan jumlah konsumen, maka, Insya Alloh praktek dari kedua artikel Mtb itu bisa meberikan hasil optimal bagi Om Bro sekalian. Amin… (Mtb).

Rahasia Grab Gacor, Hanya Perlu Setting yang Tepat

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *