Sejarah Gojek: Layanan Ojek Online Berbasis Aplikasi

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro!! Jakarta memang kota terbesar di Indonesia. Hanya dalam hitungan bulan saja, selalu ada yang berubah dan berkembang, apalagi dalam hitungan tahun. Seperti maraknya driver ojek online berbasis aplikasi semisal Gojek dan Grab Bike yang sekarang bak jamur yang menghijau menghiasi jalanan Kota Metropolitan.

Advertisement

Wkwkwkwk… Memangnya ada jamur berwarna hijau??

Lama sudah Mtb meninggalkan Jakarta. Mtb pulang dan berniat menetap di Ciamis pada akhir tahun 2014. Tapi sekarang, karena sesuatu hal yang besar, Mtb harus kembali ke Jakarta untuk sementara waktu.

Gojek di Banjar Patroman

Dan kali ini yang sangat menarik perhatian Mtb adalah merebaknya para driver ojek online yang menghijau di jalan-jalan Jakarta.

Meskipun layanan online Gojek sudah ada sejak tahun 2010, tapi nyatanya hingga tahun 2014 jumlah drivernya belem se-marak sekarang. Usut punya usut, rupanya Gojek sangat cepat berkembang karena berbagai kelebihan yang dimilikinya, termasuk kemudahan para calon driver dalam “melamar” pekerjaan freelance tersebut.

Yup. Jika Om Bro berminat menjadi driver gojek, Om Bro hanya perlu mengunjungi situs join.go-jek.com. Disana Om Bro akan mendapatkan banyak informasi lengkap, termasuk cara pendaftaran menjadi driver Gojek. Om Bro tidak perlu menunggu-nunggu lowongan seperti jika Om Bro akan melamar kerja diperusahaan pada umumnya.

Ragam Layanan Ojek Online Berbasis Aplikasi: Gojek

Gojek Go-auto

Awalnya Gojek hanyalah layanan ojek online saja, yakni ojek seperti pada umumnya, tapi menggunakan cara pemesanan secara online. Jadi tidak menunggu dipangkalan seperti ojek konvensional.

Seiring waktu, layanan Gojek semakin berkembang dan merambah jenis layanan lainnya.

Bagi Om Bro yang belum tahu dan ingin tahu layanan Gojek, tuh nonton serial OK Jek yang ditayangkan stasiun televisi .Net. Wkwkwkwk.

Eh tapi bener lo Om. Layanan Gojek memang kurang lebih sama seperti tayangan pada serial tersebut.

Berikut ini beberapa layanan Gojek yang tersedia saat ini:

  • Goride, yaitu layanan ojek penumpang dengan motto, “Cepat, Fleksibel dan Mudah”

Cepat disini bukan berarti drivernya ugal-ugalan di jalan lo ya. Maksudnya cepat dalam pemesanan karena menggunakan aplikasi smartphone. Driver Gojek yang sedang stand by dilokasi terdekat akan segera memenuhi pesanan Om Bro sesuai aplikasi.

Sedangkan motto fleksibel ialah karena Om Bro tidak perlu menuju pangkalan ojek. Hanya perlu klik / tap pada smartphone saja.

Dan fleksibel dalam menentukan titik tujuan.

Selain itu, layanan Go-Ride juga mengutamakan keamanan dan kenyamanan penumpang.

Layanan Gojek
  • Gosend, layanan pengiriman barang
  • Go-food, layanan pemesanan makanan
  • Go-Mart, layanan berbelanja
  • Go-Box, layanan antar barang banyak / besar
  • Go-Clean, layanan bersih-bersih alias cleaning service
  • Go-Glam, kecantikan
  • Go-Message, layanan pijat / refleksi
  • Go-Busway, informasi jadwal bus Transjakarta serta pengantaran ke / penjemputan dari halte Busway terdekat
  • Go-Tix, layanan pemesanan tiket
  • Go-Car, layanan transportasi mobil
  • Go-Auto, layanan montir
  • Go-Med, layanan obat / kesehatan
  • Go-Pulsa, pembelian pulsa prabayar
  • Go-Shop, layanan belanja barang
  • Go-Bluebird, layanan Taxi BlueBird

Keuntungan Menjadi Driver Gojek

Fleksibel

Fleksibelitas Gojek / Grab Bike tidak hanya berlaku untuk konsumen saja, namun juga bagi driver.

Driver Gojek bebas menentukan sendiri, kapan akan menerima order dan kapan tidak. Jadi, driver Gojek / GrabBike bisa menjadikan aktivitas ngojeknya tersebut sebagai kerja sambilan.

Advertisement

Nanti kalau sudah sambilan terus jadi sapuluh.

Wkwkwkwk… Itu ‘sembilan’ Om. Bukan ‘sambilan’.

Langsung gajian

Penghasilan yang didapat oleh driver Gojek akan secara langsung dikreditkan ke rekening bank masing-masing driver. Jadi driver Gojek bisa menarik uang tersebut kapan saja.

Rekening bank yang saat ini digunakan untuk proses pembayaran driver Gojek adalah CIMB Niaga.

Bagi hasil yang adil

Pendapatan driver Gojek adalah dengan sistem bagi hasil. Persentasenya 80% untuk driver dan 20% untuk management Gojek.

Komitmen Layanan Gojek dan Sanksi untuk Driver

Demi menjaga komitmen akan kenyamanan pelanggan, Gojek mewajibkan drivernya untuk memberikan masker dan helm kepada penumpang. Selain itu, driver Gojek pun tidak boleh jorok, khususnya perkara bau badan.

Selain dua perkara diatas, driver gojek juga “haram” untuk ugal-ugalan dijalan.

Jika ada penumpang Gojek yang melaporkan pelanggaran driver melalui menu rating yang tersedia pada aplikasi, maka driver tersebut akan terkena sanksi administrasi berupa potongan bagi hasil sebesar Rp5.000 per-pelanggaran.

Sesuai dengan komitmennya akan kepuasan pelanggan, Gojek juga memberikan pilihan cara pembayaran melalui sistem cash, credit card atau pun top up.

Tarif Layanan Ojek Online Berbasis Aplikasi: Gojek

Gojek memberikan tarif layanan sebesar Rp4.000 perkilometer dengan order minimum sebesar Rp35.000 pada jam sibuk (Senin sampai Jumat, pukul 16:00 – 19:00) dan Rp25.000 di luar jam sibuk.

Sejarah Berdirinya Gojek

Gojek adalah salah satu perusahaan teknologi transportasi asli Indonesia yang memberikan layanan angkutan dengan jasa ojek.

Gojek didirikan pada tahun 2010 di Jakarta oleh Nadiem Makarim dan kawan-kawan.

Saat ini Gojek telah tersedia di beberapa kota di Indonesia, antara lain di:

  1. Jakarta dan sekitarnya
  2. Bali
  3. Bandung
  4. Surabaya
  5. Makassar
  6. Medan
  7. Palembang
  8. Semarang
  9. Solo
  10. Malang
  11. Yogyakarta
  12. Balikpapan
  13. Manado
  14. Bandar Lampung
  15. Padang
  16. Pekanbaru
  17. Batam

Layanan Gojek bisa didapatkan melalui aplikasi khusus untuk smpartphone.

Sampai dengan Juni 2016, aplikasi Gojek telah diunduh sebanyak hampir 10 juta kali melalui Google Play Store. Dan pada perkembangannya, sekarang aplikasi Gojek juga telah tersedia untuk smartphone iOS.

Pada awal berdirinya, keberadaan Gojek pernah beberapa kali mengalami gesekan dengan ojek pangkalan. Namun begitu, banyak calon penumpang ojek yang memilih layanan Gojek dibanding menggunakan jasa ojek pangkalan. Alasan utamanya jelas, tarif Gojek lebih pasti karena telah ditentukan melalui harga pas di aplikasi. Dan nominal tarifnya tersebut relatif lebih murah jika dibanding tarif ojek pangkalan. Jadi dengan layanan Gojek atau pun Grab Bike, Om Bro tidak perlu lagi tawar menawar harga.

Popularitas Gojek di Indonesia telah semakin menarik minat perusahaan transportasi asal Malaysia, yakni GrabTaxi. Grab membuka layanan serupa di Indonesia pada bulan Mei 2015 dengan nama GrabBike.

Alamat Kantor Gojek

Seperti yang sudah Mtb sebutkan diatas, layanan Gojek saat ini telah tersedia dibeberapa kota besar di Indonesia. Berikut ini alamat beberapa kantornya:

  1. Jakarta, Jl. Bangka Raya, Jakarta Selatan
  2. Surabaya, Ruko Mangga Dua Blok. B5-8, Jagir Wonokromo
  3. Bandung, Ruko Paskal Hypersquare, Pasir Kaliki

(Mtb – Sumber: join.go-jek.com; Wikipedia).

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *