Satu Ciri Motor Pernah Jatuh yang Tak Terlihat

Motorisblog.com – Om Bro…!! Secara kasat mata, kita dapat melihat ciri motor pernah jatuh melalui tampilan fisiknya. Misalnya saja dari bagian bodinya yang baret / cacat, stang bengkok, dan lain-lain. Tapi bagaimana jika bekas jatuh tersebut sudah diperbaiki dan hilang secara visual…??

Ternyata masih ada cara lain untuk mendeteksinya…

Menurut Head of Operation ‘Otomoto Indonesia’, Susi Irawati, salah satu ciri motor pernah jatuh ialah motor akan terasa limbung / oleng pada kecepatan tertentu. Biasanya dimulai dari kecepatan 50 km/jam ke atas. (Viva, 13/3/2019).

Di bagian ini Mtb setuju pisan Om… Soale Mtb juga pernah mengalaminya. Dulu… 8 tahun yang lalu Mtb pernah membeli motor second yang sebelumnya pernah jatuh… Dan memang iya, pada kecepatan 60 km/jam ke atas, motor Mtb limbung… Ngga stabil seperti ban kempes. Padahal tekanan angin ban cukup… Shock breaker juga baru ganti.

Kenapa bisa seperti itu…??

Menurut Susi, hal itu terjadi karena benturan keras sebagai efek motor jatuh / tabrakan yang menyebabkan beberapa komponen bawaan mengalami kerusakan total. Yang jika diperbaiki pun hasilnya tidak akan kembali 100% seperti semula.

Lantas, apa sih pentingnya mengetahui motor bekas yang pernah jatuh atau tidak…??

Pentingnya ialah karena kondisi seperti itu akan amat berpengaruh terhadap harga jual si motor. Iya tentu bukan hanya itu saja faktor penentu harga motor bekas. Selain itu ada faktor utama yang lainnya, yaitu tahun produksi kendaraan, jarak tempuh, dan kelengkapan surat-surat serta masa berlakunya. (Mtb).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: