Sanksi Penunggak Pajak Kendaraan: Disita dan Dilelang

Motorisblog.com – Om Bro…!! Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengancam akan memberikan sanksi penunggak pajak kendaraan dengan penyitaan dan pelelangan… Maka sebaiknya Om Bro sekalian warga Jakarta segera menyelesaikan kewajiban Om Bro masing-masing.

Sanksi Penunggak Pajak Kendaraan

Aturan sanksi bagi penunggak pajak kendaraan sebenarnya sudah tertuang pada Pasal 288 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009… tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Disana disebutkan bahwa pemilik kendaraan bermotor yang tidak tertib atau menunggak pajak… maka dia akan dikenakan sanksi berupa denda maksimal Rp500.000… atau sanksi pidana berupa kurungan maksimal selama 2 bulan. (Kombes Pol Benjamin, Kepala Bagian Operasional Korlantas Polri – Kompas (2/12/2019).

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah)”.

Cara Mengurus Tilang di Kejaksaan: Ternyata Mudah Om…

Sementara itu Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, Faisal Syafruddin… mengatakan bahwa sanksi bagi penunggak pajak kendaraan adalah… mobil atau motor yang bersangkutan bisa disita dan dilelang.

BPRD punya wewenang berupa surat paksa untuk menyita kendaraan yang menunggak pajak.

Dari hasil lelang itulah nantinya tunggakan pajak Om Bro akan dibayarkan… dan jika ada sisa hasil lelang, maka sisa tersebut akan dikembalikan pada Om Bro masing-masing.

Contoh:

  • Tunggakan pajak Om Bro adalah Rp10 juta
  • Hasil lelang kendaraan Om Bro yang disita adalah Rp50 juta

Maka sisanya sebesar Rp40 juta akan dikembalikan pada Om Bro sekalian.

Pada saat penyitaan, juru sita BPRD akan didampingi petugas kepolisian atau petugas kejaksaan… Namun sebelum penyitaan tersebut, BPRD DKI Jakarta akan mengirim surat pemberitahuan tunggakan pajak kepada Om Bro sekalian yang memiliki utang pajak.

Tindakan tegas ini dimaksudkan untuk memberi kesadaran pada semua pemilik kendaraan agar selalu taat membayar pajak.

Tindakan penyitaan door to door hanya akan dilakukan oleh BPRD kepada penunggak pajak yang tidak kooperatif. So… segera lunasi jika Om Bro masih punya tunggakan pajak. (Mtb).

Makasih udah singgah... Jika bermanfaat, monggo di share ke sosmed Om Bro masing-masing...

Tinggalkan komentar