jakarta macet hari ini

Safety Riding adalah Memahami Hal-hal Berikut ini…

Motorisblog.com – Om Bro…!! Mtb tidak akan bicara dengan bahasa intelek… Mtb hanya akan bicara dengan bahasa yang sederhana, bahwa safety riding adalah berkendara motor secara aman…

Yup… Hari ini Mtb mendapat pertanyaan dari seorang kawan… Pertanyaannya kurang lebih, keep safety riding artinya apa??

Maka Mtb jawab, “keep safety riding” adalah menjaga cara berkendara agar selalu terjaga dalam kondisi aman. Begitu sederhananya Om…

Safety Riding Tips

Membahas perkara safety riding, sebetulnya ada banyak sekali hal yang terkait di dalamnya. Mtb sendiri sudah beberapa kali menuliskan hal-hal tentang safety riding dan safety driving di blog ini… Tapi sejauh ini masih belum tuntas. Masih ada saja hal-hal yang terlewatkan pada beberapa bahasan Mtb tersebut…

Apa sih yang menjadi dasar perlu dipahaminya hal-hal yang berkaitan dengan safety riding??

Dasarnya ialah mengupayakan agar tingkat kecelakaan lalu lintas di jalan dapat ditekan hingga serendah mungkin.

Betul Om… Menurut data Korlantas Polri yang Mtb ciduk, setiap tahun ada lebih dari 100.000 kasus kecelakaan kendaraan bermotor di Indonesia. Sedihnya, dari jumlah tersebut, ada lebih dari 30.000 korban setiap tahun.

Artinya ada 3-4 korban setiap jam…

Dan yang lebih sedihnya lagi dari jumlah itu,, 73% diantaranya adalah kendaraan roda dua…

Terus, faktor apa saja sih yang harus diperhatikan dalam safety riding??

Secara garis besar, faktor penyebab kecelakaan ada tiga hal… Yaitu faktor manusia, faktor kendaraan dan faktor lingkungan…

Dari ketiga faktor di atas, hal yang paling dominan adalah faktor manusia…

1. Tidak Disiplin

Salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas adalah karena pengendara tidak disiplin atau tidak memiliki attitude yang baik dan suka melanggar aturan… Misale saja melanggar lampu merah, melawan arah dan lain-lain…

2. Tidak Bisa Mengendalikan Emosi dengan Baik

Badan capek, fikiran penat, jalanan macet… Dalam situasi dan kondisi seperti itu, seseorang sering kehilangan kontrol akan emosinya.

Adanya emosi yang tak terkendali tentunya sangat membahayakan. Iya Om… Seseorang yang tengah emosi (marah),, cara dia berkendara pun jadi tidak fokus.

3. Tidak Menjaga Jarak Aman dengan Kendaraan Lain

Seorang yang emosi, kecepatan responnya menjadi lambat Om…

Yup… Mtb pernah membaca suatu tulisan yang menyebutkan bahwa, seorang yang tengah banyak pikiran, itu respon otak ke tindakan memakan waktu hingga 0,8 detik… Sementara jika Om Bro melaju pada kecepatan 50 km/jam saja, maka waktu yang hanya 0,8 detik itu dapat mencapai jarak hingga 11 meter.

Artinya jika (misalnya) Om Bro hanya berjarak 5 meter dari kendaraan di depan… Kemudian jika kendaraan di depan mengerem mendadak karena suatu hal… Maka bisa terjadi tabrak belakang.

Karena apa??

Karena perlu waktu untuk reaksi manusia dari mulai pandangan mata sampai di olah oleh otak hingga terjadi tindakan oleh tangan atau kaki…

4. Kurang Terampil Berkendara

Kebanyakan orang belajar mengendarai motor secara otodidak… Termasuk Mtb sendiri pun begitu…

Iya Om… Jarang sekali (atau bahkan mungkin tidak ada) seseorang yang belajar mengendarai motor sekaligus dengan pemahaman safety riding. Padahal safety riding penting pisan untuk keselamatan berlalu lintas…

5. Tidak Memahami Karakter Kendaraan

Kadang ada orang yang sebenarnya belum mengenal akan karakter motornya sendiri,, utamanya jika si motor masih baru turun dari dealer. Padahal penting untuk kita memahami kendaraan kita sendiri Om…

Contoh lainnya lagi jika (misalnya) kita berkendara menggunakan motor pinjaman,, entah itu motor teman atau pun milik saudara. Jelas kita tidak mengenal betul karakter si motor lantaran motor tersebut bukan pegangan kita sehari-hari…

Ketidak tahuan kita akan karakter motor yang kita miliki, pada suatu ketika dapat berimbas pada cara perawatan dan cara pemakaian yang salah… Yang akhirnya dapat membuat kondisi motor jadi tidak aman.

6. Memahami Fungsi Perlengkapan Keamanan

Sekarang jangankan bicara perkara jaket, sepatu, sarung tangan dan lain-lain… Lah wong helm saja yang fungsinya sangat vital, kadang masih ada saja yang abai.

Iya Om… Sampai dijaman now ini Mtb kadang masih mendengar orang yang menganggap bahwa fungsi helm adalah agar tidak ditilang polisi… Padahal jika mereka sadar akan pentingnya perlindungan kepala saat berkendara motor, tentu mereka akan selalu taat menggunakan helm.

Selain helm, penting juga untuk menggunakan perlengkapan lainnya, yaitu celana panjang tebal, jaket tebal, sepatu dan sarung tangan.

7. Jaga Kecepatan Maksimal

Tak jarang seorang biker berkendara dengan kecepatan diluar batas kemampuannya… Padahal kecepatan yang terlalu tinggi merupakan salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Betul Om… Jangan membiasakan diri berkendara dengan kecepatan maksimal, meskipun motor Om Bro punya batas kecepatan yang terbilang tinggi. Ingatlah bahwa banyak orang lain yang juga menjadi pengguna jalan raya umum… Sadarlah bahwa pengguna jalan lain ikut menanggung resiko kecelakaan yang di akibatkan oleh kesembronoan Om Bro sekalian…

Ingatlah bahwa kesembronoan Om Bro bukan hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga membahayakan keselamatan orang lain. (Mtb).

Tinggalkan komentar