rem tangan mobil

Jangan Gunakan Rem Tangan Mobil Saat Lalu Lintas Macet

Motorisblog.com – Rem tangan mobil – Om Bro…!! Mtb memang tidak mahir mengemudikan mobil. Tapi dalam hal rem tangan, ada kebetulan Mtb selalu melakukan hal yang benar. Padahal itu cuma kebetulan, bukan karena Mtb sudah tahu sejak awal.

Tapi itu pun dulu. Sekarang Mtb sudah lama sekali tidak pernah lagi pegang stir mobil, sejak bertahun-tahun lalu.

(Semoga nanti Mtb punya mobil ya… Amiin…).

Om Bro…!! Sejatinya rem tangan dan rem kaki pada mobil memiliki fungsi yang sama sekali berbeda.

Menurut beberapa sumber, fungsi rem kaki alias service brake yang sebenarnya ialah untuk menahan laju mobil saat dikemudikan atau dalam kondisi berhenti sejenak. Sementara rem tangan digunakan untuk menahan kendaraan saat sedang parkir. Namun pada prakteknya banyak orang yang menggunakan rem tangan pada saat kondisi jalan macet atau pun saat berhenti di tanjakan.

Menurut Director of Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, cara tersebut adalah sebuah kesalahan. Alasannya begini:

rem tangan mobil

  • Pada saat jalanan macet, mobil hanya berhenti sebentar dan tidak dalam kondisi terparkir. Dan hal itu tentu sudah menyalahi kodrat rem tangan sebagai rem parkir
  • Penggunaan rem tangan pada saat macet menjadi berbahaya

Semestinya pengemudi hanya menggunakan rem kaki sehingga dia bisa cepat mengambil keputusan saat ada bahaya yang mengancam. Jika menggunakan rem tangan, pengemudi justru bisa panik dan lupa membuka rem tangan ketika ada bahaya.

  • Dengan menggunakan rem tangan, pengemudi justru akan merasa nyaman dan cenderung akan melakukan aktivitas lain, misalnya main gadget atau pun hal lainnya. Padahal saat menyetir, pengemudi harus konsentrasi penuh meski kondisi lalu lintas macet

Selain itu juga, dengan menggunakan servis brake, maka lampu rem di belakang akan menyala sehingga pengemudi lain di belakang akan segera tahu ketika Om Bro melepas rem.

Tapi meskipun penggunaan rem tangan tidak di benarkan saat mengemudi, hal tersebut boleh saja di lakukan ketika dalam kondisi darurat, misalnya untuk mencegah mobil mundur saat tarikan awal di tanjakan.

Boleh, tapi tetap Om Bro harus melatih diri supaya ke depan bisa hanya menggunakan rem kaki saja.

Catatan lain:

Untuk mobil bertransmisi otomatis, pada kondisi jalan menanjak, jika mobil berhenti lebih dari 10 detik, maka sebaiknya tuas transmisi di posisikan ke netral. Tetap gunakan rem kaki untuk menahan gerak mobil hingga saatnya melaju kembali. (Mtb).

Efek Buruk Kampas Rem Mobil KW bagi Keamanan dan Kenyamanan

Tinggalkan komentar