Rahasia Grab Gacor: Hanya Perlu Setting yang Tepat

Motorisblog.com – Om Bro!! Sebelum ini Mtb sudah pernah menuliskan tips Grab gacor murni. Namun tulisan tersebut lebih fokus pada operasional di kota kecil saja. So, kali ini Mtb bakal share tips rahasia Grab gacor yang lebih umum dan efektif untuk diterapkan di mana pun. Baik itu di kota besar, atau pun di kota kecil.

Om Bro. Ada banyak sekali tips rahasia grab gacor yang bertebaran di dunia maya, entah itu berupa artikel atau pun tutorial melalui video di youtube.

Tapi Mtb tidak berhasil dengan cara-cara tersebut. Karena itulah sekarang Mtb pakai cara sendiri dari hasil melakukan banyak eksperimen selama hampir 5 bulan.

Om Bro. Rahasia Grab gacor yang Mtb lakukan sejatinya hanya dengan dua langkah, yaitu:

  1. Dari cara kita on-bid
  2. Dari setting di ponsel kita

Namun dari 2 hal itu, setelah Mtb jabarkan, hasilnya jadi luas Om.

Hokeh, kita langsung cekidot bae.

Rahasia Grab Gacor

Perbanyak Mobile, Jangan Terlalu Lama Mangkal

Pada artikel sebelumnya tentang ‘Grab gacor murni’, Mtb sudah bahas soal ini. Jadi di sini Mtb hanya akan bahas sekilas saja.

Om Bro. Sejatinya kita driver Grab tidaklah tahu bagaimana algoritma Grab menentukan pada siapa order akan diberikan. Namun Mtb sangat merasakan bahwa ada kecenderungan sistem Grab memberikan order pada driver yang rajin berkeliling alias rajin mobile.

Bahkan tidak jarang order dari konsumen yang dekat, di lempar pada driver yang posisinya lebih jauh dari lokasi pemesanan. Padahal di dekat lokasi pemesanan itu ada driver yang sedang stand by.

Cara on-bid dengan mobile seperti itu tentu saja memiliki resiko pengeluaran bahan bakar yang lebih banyak. Tapi yakin saja, selama akun driver milik Om Bro tidak ada masalah dan tidak sedang dalam pemantauan sistem, maka jumlah order yang masuk pun akan setimpal.

Cara mobile yang Mtb lakukan pun bukan berarti selalu muter-muter tanpa tujuan, tapi dengan target tertentu. Misalnya Om Bro bergeser dari lokasi potensial yang satu ke lokasi potensial yang lain yang jaraknya tidak begitu jauh.

Contohnya: dari pusat perbelanjaan bergeser ke sekitar sekolahan, kemudian bergeser lagi ke lokasi perkantoran, dan seterusnya.

Jarak dan waktu pergeseran pun jangan terlalu jauh dalam waktu yang terlalu pendek.

Misalnya: setiap 15-30 menit sekali bergeser dengan jarak 200-300 meter.

Itu pun dilakukan jika Om Bro belum kunjung mendapat order.

Lain cerita dengan kondisi jika Om Bro sudah mendapat order, maka dengan sendirinya Om Bro akan bergeser dari lokasi stand by ke lokasi penjemputan, kemudian dilanjut ke lokasi pengantaran.

Intinya yang terpenting adalah: ada pergerakan dari GPS milik driver sehingga sistem dapat menilai bahwa Om Bro adalah driver aktif.

Setting Ponsel Supaya Gacor

Selain hanya mobile, ponsel Om Bro pun harus di setting supaya lebih responsif. Dengan begitu, order masuk pun akan jadi maksimal.

Meski tidak selalu terjadi, namun ada kecenderungan bahwa ponsel yang lebih responsif akan mendapatkan lebih banyak order dibanding ponsel yang lemot. Karena itulah banyak pandangan yang mengatakan bahwa semakin besar RAM ponsel, maka semakin baik untuk bersaing pada saat on-bid.

Padahal pandangan tersebut sejatinya keliru. Banyak orang yang tidak faham bahwa semakin besar RAM ponsel, maka semakin banyak pula aplikasi sistem bawaan pabrikan yang terbenam didalamnya. Artinya: ukuran RAM yang lebih besar tersebut memang disiapkan untuk menjalankan tugas yang lebih banyak. So, RAM 1 GB pun akan mampu bersaing dengan ponsel yang memiliki kapasitas RAM di atasnya, jika kita setting ponsel tersebut dengan benar.

Faktanya Mtb hanya menggunakan Samsung J1 Ace yang notabene punya spek rendah, tapi mampu bersaing dengan kawan driver lain yang menggunakan ponsel dengan spesifikasi lebih tinggi.

Yo wis. Ngga pake panjang-panjang, berikut ini cara settingnya:

1. Setting Ponsel Menjadi Hanya Satu SIM Card Saja

Jika ponsel Om Bro memiliki dua atau lebih slot kartu SIM, maka sebaiknya non-aktifkan sebagian diantaranya sehingga hanya aktif satu SIM card saja.

Mtb menggunakan Samsung Galaxy J1 Ace dengan langkah setting sebagai berikut:

  • Masuk ke menu ‘Pengaturan
  • Pilih ‘Pengelola Kartu SIM
  • Pilih kartu SIM yang akan di non-aktifkan
  • Geser tombol aktifasi ke posisi ‘Tidak Aktif

Secara teknis, Mtb tidak bisa menjelaskan dengan baik akan setting ini. Tapi secara praktek dilapangan, aktif dengan satu SIM saja membuat respon ponsel terasa lebih ringan. Sinyal internet jadi lebih maksimal, sehingga potensi menang persaingan menjadi lebih besar dibanding driver lain.

2. Hapus Aplikasi Tidak Penting yang Berjalan di Latar Belakang

Pada Samsung Galaxy J1 Ace:

  • Masuk ke menu ‘Pengaturan
  • Pilih ‘Aplikasi
  • Pilih ‘Manajer Aplikasi
  • Geser ke menu aplikasi ‘Berjalan‘, kemudian perhatikan, geser ke bawah, lihat aplikasi apa saja yang berjalan di latar belakang, hapuslah aplikasi yang tidak benar-benar penting karena dia hanya membebani RAM dan ROM saja
3. Pastikan Ponsel Selalu Bersih dari Sampah Sistem dan Sisa-sisa Aplikasi

Om Bro. Ada cara klasik membersihkan cache ponsel melalui menu pengaturan. Tapi itu belum cukup karena membersihkan cache saja tidak membuat ponsel bersih dari sampah sisa aplikasi.

Apalagi jika Om Bro sering bongkar pasang aplikasi.

Pilihan untuk menggunakan aplikasi pembersih pihak ketiga pun keliru. Aplikasi pembersih semacam itu tidak benar-benar membersihkan, malah hanya menambah berat kerja RAM karena mereka justru berjalan di latar belakang.

Jadi, ikuti langkah-langkah Mtb berikut ini:

  • Pertama masuk ke menu ‘Pengaturan
  • Pilih menu ‘Penyimpanan
  • Kemudian pilih ‘File Campuran‘, di situlah berkumpulnya berbagai sampah dan cache dari file sistem dan aplikasi-aplikasi lain, termasuk sampah sisa aplikasi yang pernah Om Bro hapus dari ponsel
  • Centang seluruh folder dan pilih ‘Hapus‘ pada sudut kanan atas, kemudian restart ponsel

Lakukan pembersihan dengan cara ini sekali dalam sehari, misalnya setiap malam pada saat off-bid atau pagi hari sebelum on-bid. Dengan cara ini, ponsel Om Bro akan selalu bersih dan ringan tanpa menggunakan aplikasi pembersih apa pun.

Perlu Om Bro ketahui bahwa artinya cache adalah suatu jejak yang ditinggalkan oleh aplikasi, untuk mempercepat loading saat Om Bro membuka aplikasi tersebut dilain waktu. Namun jumlah cache yang menumpuk terlalu banyak justru membuat loading ponsel menjadi lebih berat.

Nah, karena disini ponsel Om Bro difokuskan untuk on-bid, maka abaikan saja cache dari aplikasi lain.

Hapus seluruh cache dari aplikasi lain sehingga cache dari aplikasi Grab driver bisa menjadi prioritas.

Perlu Om Bro ketahui juga bahwa aplikasi Grab driver memiliki cara kerja yang (menurut Mtb) cukup canggih. Dia mampu memisahkan diri dari aplikasi lain sehingga tidak terdeteksi pada menu aplikasi berjalan, meski dia sedang berjalan di latar belakang.

Cache dari aplikasi Grab driver pun tidak masuk ke dalam folder pada menu “file campuran”. Artinya cache dari aplikasi Grab Driver disimpan di dalam aplikasinya sendiri sehingga dia tidak akan turut terhapus saat Om Bro menghapus “file campuran”. Hal itu sangat menguntungkan dalam pemosisian aplikasi Grab driver sebagai prioritas.

Dan satu hal lagi. Jika Om Bro pernah mendapat tips gacor dari sumber mana pun untuk menghapus data aplikasi driver melalui menu pengaturan aplikasi, jangan lakukan. Cara itu justru keliru.

Kenapa??

Karena dengan menghapus data aplikasi, maka cache dalam aplikasi Grab driver pun akan turut terhapus.

Dalam hal pemosisian aplikasi Grab driver sebagai prioritas, penghapusan cache dari aplikasi itu sendiri justru sangat merugikan. Pasalnya, ketika cache sudah terhapus, maka aplikasi driver akan memulai kembali dari “nol” sehingga memerlukan penilaian dari awal lagi untuk sistem dalam memberikan order pada aplikasi Om Bro.

Ingat juga bahwa tidak semua penulis tips rahasia Grab gacor adalah seorang driver Grab, sehingga belum tentu tips yang dia bagikan itu dapat bekerja dengan baik.

Pastikan Om Bro selalu mencari informasi dan tips dari pengalaman si penulis sendiri sehingga hasilnya lebih real. Bukan hanya tips-tips berdasarkan teori yang belum tentu kebenarannya, apalagi tips-tips hasil copy paste dari penulis lain. (Mtb).

65 pemikiran pada “Rahasia Grab Gacor: Hanya Perlu Setting yang Tepat”

    • Sy pernah ngalamin namanya tupo 5 berturut2 slama 3hr baru minggu kmrn dan sy amati di cache grabdriver sktr 17mb yg menurut sy itu sangat bsr dr sblm2nya bang. Dr tupo5 pertama sktr 7mb naik trus sampe 17an Mb itupun sy lupa hapus cache. Tp stlh sy hapus cache, orderan pun makin menyusut hingga hr ini sy hrs bersyukur msh bs tupu1 walaupun kluar pagi plg jam sgn.

      Balas
      • Makasih sharingnya Om… Nanti saya kaji lagi. Besar kemungkinan ada banyak perubahan di dalam sistem Grab.

        Jaman dulu mah (hampir) ngga ada istilah anyep. Penumpang selalu mendapat driver terdekat. Sejak pertengahan tahun 2018 lalu memang banyak hal aneh di sistem Grab. Banyak aplikasi penumpang kena suspend. Trus kalo driver yang lagi dapet giliran gacor, order yang jauh-jauh juga pada masuk.

        Kalo yang lagi kebagian anyep, biar konsumen di depan mata juga orderannya malah dilempar ke driver yang jauh yang lagi giliran gacor.

        Itu realita Grab di Banjar Patroman…

        Belakangan sudah mulai ada perbaikan. Jarang ada jemputan yang jauh, meski sesekali masih ada. Tinggal stabilitas aplikasi yang belum pulih. Masih ada beberapa keluhan konsumen yang mengatakan bahwa dia kesulitan melakukan pemesanan. Padahal banyak driver nganggur yang lagi nunggu penumpang.

        Semoga ke depannya sistem Grab kembali normal. Karena kalo ngga, lama-lama konsumen & driver Grab bakalan habis menyeberang ke aplikasi tetangga yang lebih murah dan ngga ada keluhan susah order.

        Balas
        • Anda lebih suka produk luar yah?alias penjajah ekonomi….kami cinta indonesia bukan penjajah ….salam gojek indonesia …mana ada grab indonesia ada juga grab penjajah

          Balas
          • Justru gojek itu yg penjajah bangsa sendiri, bentar2 PM akun driver yg gak tau kesalahannya apa.

          • Ini sangat merugikan kawan,,,memprovokasi…
            Kita sama sama mencari nafkah,ndak perlu menjelekkan yang lain.

            Lek gak seneng,meneng ae brooo??!!

          • Jangan menyebar kebencian,kita sama sama mencari Nafkah dgn aplikasi ojek online baik gojek maupun grab.
            Hati² bos kalau berkata ada undang²nya,sekarang berkoar koar giliran di ciduk minta maaf.

    • Kalo hp masih utuh tanpa root, aplikasi sistem ngga akan bisa dihapus. Jadi ngga perlu khawatir error.

      Semua aplikasi yang bisa di hapus itu aplikasi yang tidak berhubungan langsung dengan sistem operasi.

      Balas
    • Beberapa sumber mengatakan agar menghapus cache. Saya sendiri belum bisa ambil kesimpulan, apakah ada efeknya atau tidak.

      Sekiranya perlu, Om Bro coba saja. Kalo ternyata ada efeknya, nanti kapan-kapan bisa Om Bro share disini. Bisa bermanfaat buat rekan-rekan driver yang lain.

      Balas
    • Kalo lock GPS saya ngga ada rekomendasi. Pernah coba beberapa aplikasi dari playstore, tapi ngga berasa bedanya.

      Tips di atas udah cukup selama sistem Grab normal.

      Beberapa waktu lalu di daerah saya ngga normal. Banyak akun yang dibikin anyep sama sistem. Tapi setelah sistemnya normal, tips di atas efektif lagi.

      Balas
    • Makasih kembali. Sekarang ini saya lagi ngga pake whatsapp. Ram penuh, banyak aplikasi buat bantu proses blogging.

      Om Bro ko bahasanya Melayu ya?

      Balas
  1. Om…kalo yg aplikasi tambahan kaya ping tool pro terus surveyor misalnya apa ada pengaruh ke gacor? Thanks before

    Balas
    • Aplikasi surveyor saya belum pernah coba. Saya pernah coba aplikasi-aplikasi lain yang fungsinya sama dengan ping tool, juga pernah coba gps locker, penguat signal dan lain-lain, tapi sayangnya ngga ada efeknya sama sekali.

      Singkatnya sekarang, ketika akun kita tidak terindikasi kecurangan, maka akun kita gacor. Tapi jika akun kita dianggap melakukan tindak kecurangan, maka akun jadi anyep.

      Naahh…, masalahnya, sistem Grab sekarang ini NGACO…!! Di kampung saya, hampir semua driver yang tutup poin PASTI selalu di anggap melakukan kecurangan.

      Kesannya jadi kaya yang Grab sengaja ngga mau bayar insentif.

      (Kalo ada orang Grab yang baca ini trus pengen diskusi, silahkan datang ke Banjar Patroman. Tapi saya yakin ngga akan ada orang Grab yang peduli nasib Driver disini).

      Balas
  2. Om Sodik apa perlu kita aktifkan mode pengembang…?
    Trus masalah ga klo pake HP vivo?
    Kok akun saya anyep om

    Balas
    • Soal mode pengembang, saya kurang paham. Soale di HP Samsung yang saya pake (dulu J1 Ace, sekarang J2 Prime), saya ngga nemuin setting itu.

      Soal HP Vivo, saya rasa ngga masalah. Soale disini rupa-rupa merk HP pun tetap sebagian kena anyep juga.

      Belakangan ini sistem Grab memang lagi sulit dipahami. Malahan 2 hari ini kawan-kawan saya driver Grab banyak yang menyeberang ke aplikasi sebelah.

      Dari hasil temuan saya, ada banyak faktor yang membuat akun Grab anyep.

      Kalo disini yang jelas terjadi ketimpangan antara jumlah driver dengan jumlah konsumen. Singkatnya, driver tumbuh terus semakin banyak, sementara jumlah konsumen masih segitu-gitu aja.

      Masalahnya pendaftaran driver Grab dibuka terus tanpa batasan kuota, sedangkan pengenalan ke calon konsumen secara langsung tidak dilakukan di area sini.

      Selain itu, masalah besarnya aplikasi Grab pun lumayan besar pengaruhnya. Bikin lemot HP yang punya RAM kecil. Malahan beberapa konsumen ada yang kesal gegara sering susah order sampai akhirnya dia uninstall aplikasi penumpang dari HPnya.

      Intinya banyak keluhan dari konsumen hingga akhirnya meninggalkan Grab.

      Banyak driver dan konsumen yang pindah ke merk sebelah lantaran merk sebelah lebih ringan aplikasinya. Jadi disini tidak semata-mata perkara tarif yang bisa menarik minat konsumen.

      Kesimpulannya, masalah Grab anyep sekarang sudah semakin kompleks. Tidak seperti dulu yang asalkan kita rajin muter & bersihkan cache, otak-atik settingan, trus jadi gacor.

      Secara teknis sih tips yang saya tulis diatas masih ada pengaruhnya, tapi sudah tidak lagi signifikan kayak dulu lagi.

      Balas
      • Akun saya anyeb udh lebih dari 2minggu,
        Minggu awal gabung di grab lumayan, makin kesini malah makin nyusut.
        Udh ninggalin GOJEK.
        Malah grab nya php

        Balas
        • Padahal jalanin dua-duanya aja Om… Gojek & Grab. Maksudnya bergantian, misalnya dua hari Gojek, dua hari Grab.

          Balas
  3. Salam satu aspal dari grab Ngawi bro, kasusnya semua hampir sama sekarang, sering tupo pasti akun di buat gagu minimal 3 hari, bisa 7,8 hari baru akun bisa dipakai lagi, sepertinya grab mulai bisnis jualan helm sama jaket, pendaftaran g pernah ada kata tutup, sampai jumlah driver membludak, alasan grab banyak order yg tidak tercover, kurang driver…bener bener sinting itu grab sekarang…yg dikalangan seharian nyari order rata rata cuma dapat 5-10 order sehari, masih dibilang kurang driver….masih sangat manusiawi gojek, mereka pasti tutup penerimaan driver baru jika kuota sudah penuh, jadi org kerja masih pada dpt makan…lha kalau grab g peduli, bila perlu setiap KK punya 1 driver grab…lumayan jaket sama helm laku keras…sekarang bayar cash jaket helm …g kaya dl

    Balas
  4. ane numpang tanya om, ane baru buat akun, tapi kalo pagi kadang bisa nge-bid penumpang, nanti pas siangnya selalu ga aktif grabbike nya yang aktif hanya expres. itu gimana ya? apa harus tanya pihak grab?

    Balas
    • Lebih enaknya tanya layanan Grab. Soale saya sendiri blm pernah mengalami kasus gitu. Jadi belum bisa berpendapat.

      Balas
  5. Gmn setting hp vivo ram 4 gan..?? Dan Apa konsisten start pertama saat on bid itu pengaruh di akun..?? Dan kalau nglatih akun rata2 brpa hari harus konsistennya. Trims

    Balas
  6. Ngojol di kota kecil dari pagi sampai malem paling banter 150rb..enak jadi tukang pijat ya guys tarif paling murah aja 50rb,dapet 4 orang yg di pijat aja dah kelihatan 200rb didapet ga buang2 waktu

    Balas
  7. semua itu tergantung operator yg ditugasin pada saat dia piket..orderan mau dikasih siapa kek terserah operatornya..kan udah jelas selain aplikasi driver,aplikasi custumer dan web administrator yg dipegang para karyawannya..cara kerjanya custumer pesen kemudian diterima operator selanjutnya operator mendelegasikan order ke driver..

    Balas
  8. Saya pernah coba tips dari driver lain hapus data aplikasi grab setelah di coba malah tambah sepi apa memang sangat berpengaruh kalau data grab di hapus

    Balas
    • Iya Om. Kalo hapus data, justru kecepatan aplikasi menurun lantaran semua status kembali nol.

      Pada aplikasi ojek online, hapus data justru malah bisa bikin tambah anyep.

      Tapi ini cuma salah satu faktor ya Om. Kemungkinan masih ada faktor-faktor lainnya.

      Balas

Tinggalkan komentar