Rahasia Grab Gacor: Klimaksnya Ternyata Harus Melawan Kode Etik Grab

Motorisblog.com – Om Bro…!! Abot alias berat ini bahasannya…!! Setelah beberapa tips setting Grab gacor dan rahasia Grab gacor murni selesai Mtb share, sepertinya disini klimaksnya… Disini kunci paling pentingnya… Disinilah akhirnya meledak semua unek-unek Mtb dalam bentuk artikel yang paburantak seperti ini… Unek-unek yang selama ini Mtb pendam dalam-dalam lantaran bingung harus bagaimana cara menyampaikannya pada Om Bro sekalian…

Namun, lagi… Mtb harus sanggah dulu bahwa cara-cara puncak ini mungkin tidak akan banyak berpengaruh di kota-kota besar, tapi sangat… sangat… besar efeknya di kota kecil. Mtb sudah membuktikan sendiri, selama lebih dari sebulan, Mtb hampir selalu meraih insentif di kisaran Rp200.000/hari.

Itu belum termasuk insentif pagi-sore yang kala itu masih ada pada ketentuan Grab area Jawa Barat… Juga belum termasuk uang cash dari penumpang…

Nah, untuk ukuran di kota kecil yang nilai UMK-nya hanya di kisaran Rp1,5 jutaan, pendapatan Mtb hingga Rp6 juta lebih, tentu menjadi nominal yang semi-fantastis…

Secara ini judulnya “tukang ojek”, bukan pekerja/petinggi/pejabat gedean…

Tapi sekali lagi Mtb katakan, Mtb masih harus menyimpan trik tersebut dari konsumsi publik hingga berbulan-bulan lamanya…

Kenapa…??

Karena cara Grab gacor tanpa tuyul yang Mtb jalankan kala itu bertentangan dengan Kode Etik Grab… Aplikasi Grab gacor tanpa root yang Mtb gunakan saat itu sebenarnya tidaklah dapat dibenarkan… Kendati Mtb yakin seyakin-yakinnya bahwa sebagian besar dari Om Bro sekalian sudah tahu dengan semua ini, tapi ketika kita bicara soal publikasi, ceritanya jadi lain…

Order Grab gacor / Cara Grab gacor setiap hari tanpa henti

Om Bro…!! Seperti yang sudah Mtb singgung di atas, cara ini mungkin tidak akan terlalu berpengaruh di kota-kota besar, dimana jumlah konsumennya sudah tidak tertampung oleh jumlah driver yang ada. Tapi di kota-kota kecil, ketika jumlah konsumennya masih dapat dihitung jari,… Om Bro bisa mewek-mewek kalau belum tahu masalah ini…

Begini… Awalnya Mtb perhatikan dari akun Mtb dan akun kawan-kawan Mtb, ternyata akun kita itu hanya gacor selama 1-2 hari dalam satu minggu. Setelah itu, 5-6 hari berikutnya anyep… Dengan atau pun tanpa masalah perjalanan yang mencurigakan.

Artinya, jika Grab mau mengakuinya dengan jujur, ternyata sistem Grab itu memang dibuat sedemikian rupa dengan sengaja.

Entah apa maksudnya si Grab, entah mungkin maksudnya supaya adil dan semua orang mengalami gacor dan anyep, tapi yang jelas cara itu justru menimbulkan masalah baru bagi driver…

Maksudnya begini…

…untuk kita yang nge-Grab hanya sebagai sampingan (atau bahkan hanya iseng), sistem gacor-anyep seperti itu mungkin tidak jadi masalah besar… Tapi bagaimana dengan kawan-kawan yang menjadikan Grab sebagai sumber penghasilan utama?? Tentu hal ini jadi dilema…

Bayangkan saja, sehari gacor, seminggu kemudian anyep… Trus Si Abang Driver dan keluarganya mau makan apa selama seminggu?? So… Jika saja Grab itu berjenis kelamin jantan dan berani mengakuinya, dia akan mengakui bahwa sistemnya itu MEMPERMAINKAN DRIVER…!!!

Jadi kita ini diobok-obok sama sistem Grab…!!

Yo wis lah… kita kembali saja ke bahasan utamanya…

Setelah selama 5 bulan melakukan pengamatan, akhirnya Mtb memutuskan untuk mengumpulkan (meminjam) akun teman-teman hingga semuanya berjumlah 5 akun.

Dari 5 akun tersebut, semuanya Mtb yang jalankan dengan sebagian di antaranya Mtb kasih bagi hasil.

Ini ceritanya saking penasaran…

Masing-masing akun, Mtb jalankan selama 2 hari, yang artinya, satu akun mendapat istirahat selama 8 hari.

Teruusss… Mtb jalankan seperti itu… Dan, apa hasilnya??

Benar saja…!! Mtb gacor setiap hari selama lebih dari satu bulan, tanpa sehari-pun anyep…!!

Gila kan??

Siapa yang gila??

Ya jelas Grab lah… Kita mah waras semua. Wkwkwkwkwk…!!

Kita bertingkah gila karena sistem Grab duluan yang nggilani…!!!!!!!!!!!!

Mtb jadi berandai-andai, jika kita punya 12 akun driver atau lebih dan kita jalankan sehari satu, maka selamanya kita akan gacoooorrrrr….!! Betuullll…??

Nah, pamungkasnya…!! Khusus bagi Om Bro yang baru tahu akan fenomena ini, Mtb katakan bahwa Mtb sama sekali tidak menganjurkan cara-cara ini, karena jelas melanggar Kode Etik. Mtb buat artikel ini semata-mata sebagai gambaran bahwa seperti inilah kondisi Grab di perkampungan (kota kecil).

Grab sebagai sumber pendapatan, sama sekali tidak bisa memberikan manfaat yang berarti bagi driver di perkampungan.

Boro-boro ngasih kesejahteraan seperti gembar-gembornya… Jauuuhhhhh….!!

So… Mtb sarankan bagi Om Bro Driver Grab di kota-kota kecil, carilah pekerjaan tetap yang lain. Jadikan Grab hanya sekedar sampingan untuk menambah uang jajan hingga nanti jumlah konsumennya seramai di kota-kota besar. Cara itu jauh lebih bijak dan lebih mulia ketimbang melakukan berbagai trik-trik manipulasi kecurangan.

Semoga kedepannya sistem Grab menjadi lebih WARAS…!!

Selain itu, menjalankan (menjadi joki) akun atas nama orang lain juga beresiko dalam hal perlindungan asuransi. Singkatnya, asuransi driver Grab hanya berlaku bagi driver yang sesuai dengan data aplikasinya.

Resiko lainnya ialah, penumpang bisa memberikan rating bintang yang buruk gegara driver tidak sesuai aplikasi… So… Semua kembali pada hati Om Bro masing-masing. (Mtb – Rahasia Grab Gacor).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: