spesifikasi honda pcx hybrid

12 Perbedaan PCX Hybrid dan PCX Biasa: Bukan Mesin Tok

Advertisement

Motorisblog.com – Perbedaan PCX Hybrid dan PCX biasa – Om Bro…!! Dari namanya saja sudah kentara kalau PCX Hybrid ya berarti kolaborasi antara mesin konvensional (mesin bakar) dengan mesin listrik. Jelas beda dengan PCX konvensional yang menggunakan mesin bakar bensin.

Advertisement

Tapi bukan itu yang Mtb maksud. Disini Mtb akan bahas bagian-bagian perbedaannya.

Honda PCX150 Hybrid pertama kali diperkenalkan pada ajang Tokyo Motor Show, pertengahan tahun 2017 lalu. Sementara rilis resmi untuk pasar Indonesia oleh PT AHM, selang sebulan setelah peluncuran All New PCX 150 versi bensin yang diproduksi secara lokal di Indonesia.

Honda PCX Hybrid mengkombinasikan energi listrik untuk membantu mesin utama pada saat berakselerasi.

PCX Hybrid dilengkapi dengan 3 mode berkendara, yakni mode D, mode S dan mode blank.

  • Mode D adalah ‘drive’ alias mode standar dengan tenaga hanya dari mesin bensin
  • Mode S adalah ‘sport’ dimana energi listrik atau power assist akan dikeluarkan untuk mendongkrak akselerasi PCX secara maksimal
  • Mode blank adalah mode berkendara standar seperti mode D, namun tanpa fitur ISS (Idling Stop System)

Pada mode S, assist bar di panel meter ditunjukkan dengan batas maksimal hingga 5 bar. Sementara penyaluran power tambahan dari batterei lithium tersebut akan keluar pada saat pengendara membuka putaran gas tangan.

Perbedaan tenaga PCX Hybrid sangat terasa pada torsi awal. Tenaga tambahan terasa seperti NOS selama 3 detik, kemudian stabil pada kecepatan berikutnya. (Sumber: iwanbanaran.com).

Perbedaan PCX Hybrid dan PCX Biasa

All New Honda PCX (lokal)
Honda All New PCX lokal

1. Bagasi lebih kecil dari PCX konvensional

PCX Hybrid memiliki perangkat yang lebih banyak, salah satunya kompartemen penyimpan baterai lithium. Karena itu, kapasitas bagasinya jadi lebih kecil dibanding tipe konvensional.

Baterai lithium PCX Hybrid memiliki tegangan hingga 50,4V

2. Beda warna alis pada headlamp

Aksen alis pada headlamp PCX konvensional berwarna putih, sedangkan untuk PCX Hybrid berwarna biru.

Honda pcx hybrid
Aksen alis Honda PCX Hybrid

3. Beda warna pada lampu belakang

LED Stoplamp pada PCX Hybrid tampil bening transparan, sementara untuk PCX bensin berwarna merah.

4. Panel meter PCX Hybrid lebih lengkap

Tentu… tampilan speedometer PCX Hybrid lebih lengkap karena perangkat mesinnya pun lebih banyak.

Panel meter PCX Hybrid menampilkan berbagai informasi, termasuk status baterai lithium, proses (auto) pengisian baterai, assist level indicator dan lainnya.

Sebagai informasi tambahan… Pengisian baterai lithium dilakukan secara self auto charge saat mesin hidup. Kurang lebih seperti proses pengisian aki pada umumnya. Jadi, baterai PCX Hybrid tidak perlu dicharge seperti motor full listrik.

Semua berjalan serba otomatis sehingga Om Bro tetap tenang melenggang.

5. Switch handle bar PCX Hybrid berbeda dengan PCX konvensional

Jumlah dan susunan tombolnya berbeda…

Pada PCX Hybrid ada tuas depan untuk mengganti riding mode dan juga tombol engine kill.

Advertisement

Terdapat 3 pilihan mode pada PCX Hybrid, yaitu D mode, S mode dan blank mode.

D mode adalah riding assist normal dengan mesin bensin. S mode adalah mode riding assist dengan torsi maksimal. Sedangkan Blank mode adalah mode D tanpa disertai fitur ISS.

6. Jumlah dan kapasitas baterai berbeda

Pada PCX Hybrid terdapat 2 baterai, yaitu aki dan baterau lithium hybrid.

Aki pada PCX Hybrid memiliki kapasitas yang lebih kecil, yaitu 12V-3Ah. Sedangkan pada versi konvensional, kapasitas akinya 12V-5Ah.

Kapasitas baterai lithium untuk PCX Hybrid adalah 50,4V-4Ah

7. Perbedaan pada ECU

PCX Hybrid dibekali dengan ECU, PDU, down regulator dan junction unit untuk menghasilkan power elektrik.

8. Perbedaan pada Harness, wire

Untuk mendukung sistem elektriknya, PCX Hybrid menggunakan kabel atau wiring bertegangan tinggi berwarna ungu pada badian body.

9. ACG starter pun berbeda

Terdapat perbedaan pada alternator capacity, dimana respon Idle Honda All New PCX konvensional lebih cepat pada saat fitur ISS di aktifkan.

10. Perbedaan pada Inner pipe dan Throttle body

PCX Hybrid delengkapi dengan MAP yang hadir di dalam dalam injektor.

Pada PCX versi konvensional, TP sensor, IAT dan MAP menjadi satu. Sedangkan pada PCX Hybrid, posisinya terpisah di inner pipe dan filter udara.

11. Casing Filter udara berbeda

Pada PCX Hybrid terdapat sensor di bagian body casing filter sehingga Om Bro harus berhati-hati saat membuka casing.

12. Pilihan Warna dan emblem berbeda

Honda PCX Hybrid diberikan ciri khas emblem 3D bertuliskan ‘Hybrid’ di bagian tebeng dan warna motor hanya satu, ialah dark blue.

Emblem honda pcx hybrid
Emblem PCX Hybrid

Nah, Om Bro… Itulah beberapa perbedaan PCX Hybrid dan PCX biasa.

Ada beberapa spekulasi yang mencul mengenai kemungkinan ekspor PCX Hybrid ke Eropa, tapi sayangnya hingga saat ini Mtb belum mendapatkan sumber informasi yang relevan.

PCX Hybrid merupakan teknologi baru di Indonesia yang menggunakan energi Hybrid untuk mendongkrak power dan torsi tanpa harus memperbesar kubikasi silinder. Namun sayangnya Mtb belum mendapatkan informasi apakah sistem Hybrid tersebut dapat bekerja secara terpisah atau harus bersamaan dengan mesin bakar. Rasanya akan lebih bagus lagi jika bisa berjalan secara terpisah. Jadi ada tenaga cadangan saat motor kehabisan bahan bakar. (Mtb).

Spesifikasi Honda PCX Hybrid, Fitur dan Harganya

Spesifikasi PCX Hybrid vs Konvensional, Cuma Beda Dikit…

PCX Hybrid Raih Penghargaan Motor Terbaik di Indonesia Edisi 2018

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *