Perbedaan Mobil Amerika dan Eropa vs Jepang

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro! Bahasan tentang perbedaan mobil Amerika dan Eropa vs Jepang ini sih cuma obrolan ringan aja lah ya. Jujur saja ketika Mtb ngobrolin perkara mobil, itu bukan berarti Mtb banyak tahu tentang mobil. Tapi semata-mata karena Mtb tertarik dan ingin tahu. Jadi ya itu tadi, ini sih obrolan ringan saja.

Advertisement

So, jika ada salah-salah ketik, Mtb harap Om Bro berkenan kasih koreksi. Sukur-sukur bisa kasih duit.

Wkwkwkwk. Orang salah ko malah minta duit?

Yo wis lah, kita mulai aja obrolannya.

Perbedaan Mobil Amerika dan Eropa vs Jepang

Jika Om Bro pernah baca atau dengar tentang sejarah mobil Jepang, konon ternyata Toyota itu awal mulanya “mencontek” mobil Ford.

Tapi nyonteknya bukan benar-benar meniru sama persis, namun hanya mempelajari, kemudian membuat mobil yang sama sekali berbeda.

Nah, apa maksud dari paragraf pembuka tadi?

Maksud Mtb secara singkat adalah, bahwa pada masa lalu, Jepang telah meniru Amerika dalam memproduksi mobil.

Namun pada zaman now, ternyata brand Jepang yang peniru itu justru malah menjadi penguasa pasar otomotif dunia.

Bagaimana bisa?

Jika kita ulas secara detail, yakin Mtb ngga akan kelar ngetik semalaman.

Inti singkatnya adalah: kenapa pada zaman now justru industri otomotif Jepang justru malah jadi yang terbesar? Padahal secara teknologi, Amerika tampak lebih maju dari Jepang?

ford mustang 2018
Ford Mustang 2018

Popularitas Mobil Jepang

Jika kita bicara mobil Jepang vs mobil Amerika dalam jumlah populasi benua Asia, maka masih sangat wajar ketika dari 3.2 juta unit yang beredar, itu hanya ada 0.3% saja yang merupakan brand Amerika.

Tapi bagaimana dengan informasi dari Carscoops (28/9/2018) yang menyebutkan bahwa mobil Jepang bahkan lebih populer untuk negeri Paman Sam?

chevrolet camaro 2018
Chevrolet Camaro 2018

Betul Om. Kabarnya market mobil Amerika Serikat itu mayoritas berisi brand-brand Jepang dengan komposisi sekira 40% mobil penumpang dan 25% truk.

Sekali lagi, why?

Mobil Jepang Lebih Tahan Banting

Alasan utamanya adalah, karena konon mobil-mobil Jepang lebih tahan banting ketimbang mobil-mobil Amerika itu sendiri. Karena itulah orang-orang Amerika justru lebih banyak yang membeli mobil Jepang meski banderolnya harus beserta bea impor sebesar 2.5%.

Mobil Jepang Lebih Irit

Alasan lainnya ialah karena mereka menganggap bahwa mobil-mobil Amerika terlalu besar dan lebih boros BBM.

Nah kan. Jadi masih wajar pisan jika pasar Indonesia isinya dominan merk-merk Jepang. Lah wong USA yang adidaya juga pasar mobilnya dominan Jepang. Tidak tanggung-tanggung, 5 brand sekaligus yang mendominasi pasar mobil Amerika. Mereka adalah:

  1. Toyota
  2. Honda
  3. Opel
  4. Nissan
  5. Mazda
new toyota fortuner trd sportivo
Toyota New Fortuner TRD Sportivo

Biaya Perawatan Mobil Jepang Lebih Murah

Dalam sebuah survei tentang perawatan mobil (Car Maintenance Index 2018) rilisan ‘New World Health’, orang Amerika menganggap 5 merk mobil Jepang itu paling terjangkau dalam hal perawatan jangka panjang. Mereka juga cenderung tidak memiliki masalah besar untuk jangka waktu yang lama.

new hrv 2018
Honda New HR-V 2018

Laman Fin24 (10/9/2018) menyebutkan bahwa survei tersebut melibatkan sedikitnya 30 merk. Sementara tolak ukur surveinya sendiri terdiri dari beberapa faktor, antara lain:

  • Ketersediaan sparepart
  • Keterjangkauan dealer
  • Kondisi kendaraan (durabilitas / keawetan) setelah beberapa tahun kemudian

Penilaian survei tersebut ialah dengan menilai kemampuan dealer dalam menangani masalah yang timbul dari mobil mereka masing-masing, baik itu masalah ringan ataupun masalah berat.

Advertisement

Survei tersebut juga tidak hanya melibatkan mobil-mobil baru saja, namun juga melibatkan mobil-mobil lama yang usianya sudah mencapai 25 tahun namun masih bisa beroperasi dengan baik.

Poin survei tambahan lainnya juga termasuk dalam hal biaya asuransi.

Dan dari semua poin tersebut, nyatanya Toyota telah mendominasi semua kriteria survei.

Pilih mobil bekas Eropa atau Jepang, atau Amerika atau Korea Selatan?

Selama ini mobil-mobil Jepang masih memiliki image sebagai yang paling andal dan terjangkau. Bahkan untuk pasaran mobil bekas, brand Jepang tetap masih menjadi yang paling menarik minat konsumen, khususnya konsumen Indonesia.

Mobil Jepang memang terkenal bandel dalam hal durabilitas.

Konon mobil Jepang juga tidak membutuhkan perawatan khusus seperti mobil-mobil buatan negara-negara lain. Karena itulah kebanyakan konsumen ketika ingin membeli mobil bekas, mereka cenderung akan lebih condong pada brand Jepang.

Alasannya simple: mereka tidak ingin repot dalam urusan perawatan pada hari kemudian.

Singkatnya, dengan jumlah populasi mobil Jepang yang begitu banyak, maka jaringan bengkel dan ketersediaan sparepartnya pun lebih terjamin ketimbang brand-brand dari negara lain.

Mobil Amerika vs Eropa vs mobil Jerman vs mobil Jepang vs mobil Korea Selatan

mercedes benz c class 2018
Mercedes Benz C-class 2018

Kadang timbul pertanyaan dalam benak Mtb, “Kenapa mobil Eropa mahal?”

Mobil-mobil Eropa khususnya brand Jerman seperti Mercedes-Benz dan BMW masih menjadi mobil paling bergengsi untuk Indonesia. Jumlah populasinya pun cukup banyak dalam kategori mobil mewah.

bmw i8 2018
BMW i8 2018

Dan kembali lagi, kenapa mobil Eropa mahal?

Karena mobil-mobil Eropa terbangun dengan kebanggaan tersendiri dan dengan sangat memperhatikan tampilan dan kemewahan. Karena itulah banderolnya pun cenderung lebih mahal ketimbang produk-produk Jepang.

Dalam hal desain, mobil-mobil Eropa lebih cepat berevolusi. Lebih cepat siklus pergantiannya. Berbeda dengan mobil-mobil Jepang yang untuk satu model saja bisa bertahan selama bertahun-tahun.

Tapi ya itu, lantaran brand-brand Jepang sudah kadung mendapat kepercayaan yang sangat besar dari masyarakat dunia, maka orang-orang pun tidak lantas meninggalkannya dengan alasan bosan.

Sementara itu meski tidak se’luar-biasa Jepang, Negeri Ginseng, Korea Selatan juga telah cukup mashur bagi berbagai belahan dunia, termasuk Eropa dan Amerika.

kia sportage 2018
KIA Sportage 2018

Mobil-mobil Korea Selatan kabarnya memiliki desain yang sesuai selera anak muda dan memiliki interior yang penuh fitur-fitur canggih, meski untuk model mobil biasa (bukan termasuk kategori mobil mewah).

Lantas bagaimana dengan mobil-mobil Amerika dan Eropa?

Perbedaan mobil Amerika dan Eropa yang paling menonjol adalah dalam hal pakemnya, yangmana mobil-mobil Amerika lebih fokus pada power, sementara mobil-mobil Eropa lebih pada kemewahan. Karena itulah mobil-mobil Eropa dan Amerika cenderung lebih mahal ketimbang mobil-mobil Jepang dan Korea. (Mtb).

Advertisement

4 komentar untuk “Perbedaan Mobil Amerika dan Eropa vs Jepang”

  1. Ferry Sidabalok

    Selamat malam,
    Saat ini saya berencana untuk membeli mobil second dengan budget sekitar 120 – 150 jt.
    Berdasarkan info yang saya baca2, informasinya dengan harga / level yang sama, fitur2 di mobil Eropa/Amerika lebih lengkap daripada mobil Jepang seperti alarm seat belt, sensor parking, ABS, dll.

    Nah apakah pendapat diatas benar atau tidak ya?
    Saya berencana mau membeli Ertiga atau Chevrolet Spin.

    Dan kira2 untuk budget 150 jt bagusnya ngambil merk apa ya (selain Ertiga / Spin)?

    1. Iya… informasi dari berbagai sumber, harga second mobil Eropa atau pun Amerika cenderung lebih murah dibanding mobil-mobil second Jepang. Artinya untuk kisaran harga yang sama, biasanya mobil-mobil Barat lebih lengkap dalam hal fitur dibanding mobil-mobil second Jepang.

      Tapi itu hanya untuk mobil second yaa…

      Kemudian mengenai saran mobil apa, terus terang saya belum begitu paham karena basic blog ini sebenarnya lebih fokus ke motor. Jadi saya belum bisa kasih rekomendasi.

      Silahkan jika ada saran dari Om Bro pembaca yang lain…??

    2. Kalo ertiga vs spin, menurut ane.

      Ertiga lebih irit bbm, lebih gampang spare partnya, lebih murah biaya perawatannya, kenyamanan lumayan lebih baik dibanding avanza/expander, ebih mudah dijual lagi..hehe.

      Spin bbm sedikit lebih boros, kecuali yg diesel, dgn segala kelebihan dan kekurangannya, kenyamanan lumayan, sparepart tidak semudah suzuki, bbrp part kudu pesen dulu dr malaysia/singapura, dijual lagi agak susah krn peminat gak banyak.

      Jd kalo mau yg relatif lebih enak perawatan dan lebih mudah dijual lagi ya ertiga. Klo mau yg jarang org punya bisa pilih spin

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *