Perbedaan mobil Amerika dan Eropa serta Mobil Jepang vs mobil Amerika

Motorisblog.com – Perbedaan mobil Amerika dan Eropa serta Mobil Jepang vs mobil Amerika – Om Bro…!! Ini sih obrolan ringan aja lah yaa… Jujur saja, ketika Mtb ngobrolin perkara mobil, itu bukan berarti Mtb banyak tahu tentang mobil… Tapi semata-mata karena Mtb tertarik dan ingin tahu… Jadi yaa… itu tadi… ini mah obrolan ringan aja…

So, jika ada salah-salah ketik, Mtb harap Om Bro berkenan kasih koreksi… Sukur pisan bisa kasih duit.

Wkwkakakkaka…!! Horang salah ko malah minta duit??

Yo wis lah, kita mulai aja obrolannya…

Om Bro… Jika Om Bro pernah baca atawa dengar perkara sejarah mobil Toyota, konon, ternyata awal mula mobil Toyota di awali dari “mencontek” mobil Ford. Tapi mencontek disini bukan benar-benar meniru persis, namun hanya mempelajari, kemudian membuat mobil yang sama sekali berbeda…

(Mtb pernah sedikit menuliskan sejarah Toyota di blog ini…)

Nah, apa maksud dari paragraf pembuka di atas??

Maksud Mtb secara singkat adalah, bahwa, di masa lalu, Jepang telah meniru Amerika dalam memproduksi mobil. Namun di jaman now, ternyata brand Jepang yang peniru itu justru menjadi penguasa pasar otomotif dunia…!!

Bagaimana bisa?

Jika diceritakan secara detail, yakin Mtb ngga akan kelar ngetik semalaman…

Inti singkatnya adalah, kenapa di jaman now justru industri otomotif Jepang menjadi yang terbesar di dunia? Padahal, secara teknologi, Amerika tampak lebih maju dibanding Jepang…

ford mustang 2018

Jika kita bicara mobil Jepang vs mobil Amerika dalam jumlah populasinya di Asia, maka masih sangat wajar ketika dari 3,2 juta unit yang beredar, itu hanya ada 0,3% yang merupakan brand Amerika. Tapi bagaimana dengan informasi dari Carscoops edisi Jumat, 28 September 2018 yang menyebutkan bahwa mobil Jepang bahkan lebih populer di Negeri Paman Sam itu…??

chevrolet camaro 2018

Kabarnya, market share mobil di Amerika dikuasai oleh brand-brand Jepang dengan komposisi sekira 40% mobil penumpang dan 25% truk.

Sekali lagi, why…??

Alasan utamanya adalah karena, konon, mobil-mobil Jepang lebih tahan banting dibanding mobil-mobil Amerika itu sendiri. Karena itulah, orang-orang Amerika justru lebih banyak yang membeli mobil Jepang meski banderolnya harus ditambah tarif impor sebesar 2,5%.

Alasan lainnya ialah karena mereka menganggap bahwa mobil-mobil Amerika terlalu besar dan lebih boros BBM.

Nah, kan… Jadi masih wajar pisan jika di Indonesia, populasi mobil didominasi oleh merk-merk Jepang. Lah wong USA yang adidaya juga pasar mobilnya dikuasai oleh Jepang. Tidak tanggung-tanggung, 5 brand sekaligus yang mendominasi pasar mobil di Amerika.

Mereka adalah Toyota, Honda, Opel, Nissan dan Mazda…

new toyota fortuner trd sportivoDalam sebuah survei tentang perawatan mobil (Car Maintenance Index 2018) yang dirilis oleh New World Health di Amerika, 5 merk mobil Jepang itu dianggap paling terjangkau dalam hal perawatan jangka panjang. Mereka juga cenderung tidak memiliki masalah besar untuk jangka waktu yang lama.

new hrv 2018Laman Fin24 edisi Rabu, 10 September 2018 menyebutkan bahwa survei tersebut melibatkan sedikitnya 30 merk. Sementara tolak ukur surveinya terdiri dari beberapa faktor, diantaranya ketersediaan sparepart, keterjangkauan dealer dan kondisi kendaraan (durabilitas/keawetan) setelah beberapa tahun kemudian.

Survei juga dilakukan dengan penilaian kemampuan dealer dalam menangani masalah yang timbul dari mobil mereka masing-masing. Baik itu masalah ringan, atau pun masalah berat.

Survei dilakukan bukan hanya pada mobil-mobil baru, namun juga pada mobil-mobil lama yang usianya sudah mencapai 25 tahun namun masih bisa beroperasi dengan baik.

Poin survei tambahan lainnya juga termasuk dalam hal biaya asuransi…

Dan…

…dari semua poin di atas, nyatanya Toyota telah mendominasi semua kriteria survei.

Pilih mobil bekas Eropa atau Jepang, atau Amerika atau Korea Selatan?

Selama ini, mobil-mobil Jepang masih dianggap sebagai yang paling andal dan terjangkau. Bahkan di pasaran mobil bekas, brand Jepang tetap masih menjadi yang paling diminati oleh konsumen (khususnya di Indonesia).

Mobil Jepang memang terkenal bandel dalam hal durabilitas. Mobil Jepang juga disebut-sebut tidak memerlukan perawatan khusus seperti mobil-mobil buatan negara-negara lain. Karena itulah kebanyakan konsumen, ketika ingin membeli mobil bekas, mereka cenderung akan lebih condong pada brand Jepang.

Alasannya simple… Mereka tidak ingin di repotkan dalam urusan perawatan di kemudian hari…

Singkatnya, dengan jumlah populasi mobil Jepang yang begitu banyak, maka jaringan bengkel dan ketersediaan sparepart-nya pun lebih terjamin dibanding brand-brand negara lain.

Mobil Amerika vs Eropa vs mobil Jerman vs mobil Jepang vs mobil Korea Selatan

mercedes benz c class 2018

Kadang timbul pertanyaan dalam benak Mtb, “Kenapa mobil Eropa mahal??”

Mobil-mobil Eropa, khususnya brand Jerman seperti Mercedes-Benz dan BMW masih menjadi mobil paling bergengsi di Indonesia yang punya jumlah populasi cukup banyak.

bmw i8 2018

Dan kembali lagi, kenapa mobil Eropa mahal??

Karena mobil-mobil Eropa di bangun dengan kebanggaan tersendiri dengan sangat memperhatikan perkara tampilan dan kemewahan. Karena itulah banderolnya pun cenderung lebih mahal dibanding produk-produk Jepang.

Dalam hal desain, mobil-mobil Eropa lebih cepat berevolusi. Lebih cepat siklus pergantiannya. Berbeda dengan mobil-mobil Jepang yang untuk satu model saja bisa bertahan selama bertahun-tahun.

Tapi ya itu… Lantaran brand-brand Jepang sudah kadung mendapat kepercayaan yang sangat besar dari masyarakat dunia, maka orang-orang pun tidak lantas meninggalkannya dengan alasan bosan.

Sementara itu, meski tidak seluar-biasa Jepang, Negeri Ginseng: Korea Selatan pun telah cukup mashur di berbagai belahan dunia, termasuk Eropa dan Amerika.

kia sportage 2018

Mobil-mobil Korea Selatan dianggap memiliki desain yang disukai anak muda dan memiliki interior yang dipenuhi fitur-fitur canggih, meski untuk model mobil biasa (bukan termasuk kategori mobil mewah).

Lantas, bagaimana dengan mobil-mobil Amerika dan mobil-mobil Eropa??

Perbedaan mobil Amerika dan Eropa yang paling menonjol adalah dalam hal pakemnya… Dimana mobil-mobil Amerika lebih fokus pada power, sementara mobil-mobil Eropa lebih pada kemewahan… Karena itulah, mobil-mobil Eropa dan Amerika cenderung lebih mahal dibanding mobil-mobil Jepang dan Korea. (Mtb – Perbedaan mobil Amerika dan Eropa serta Mobil Jepang vs mobil Amerika).

2 tanggapan untuk “Perbedaan mobil Amerika dan Eropa serta Mobil Jepang vs mobil Amerika

  • 16 November 2018 pada 23:44
    Permalink

    Selamat malam,
    Saat ini saya berencana untuk membeli mobil second dengan budget sekitar 120 – 150 jt.
    Berdasarkan info yang saya baca2, informasinya dengan harga / level yang sama, fitur2 di mobil Eropa/Amerika lebih lengkap daripada mobil Jepang seperti alarm seat belt, sensor parking, ABS, dll.

    Nah apakah pendapat diatas benar atau tidak ya?
    Saya berencana mau membeli Ertiga atau Chevrolet Spin.

    Dan kira2 untuk budget 150 jt bagusnya ngambil merk apa ya (selain Ertiga / Spin)?

    Balas
    • 17 November 2018 pada 08:08
      Permalink

      Iya… informasi dari berbagai sumber, harga second mobil Eropa atau pun Amerika cenderung lebih murah dibanding mobil-mobil second Jepang. Artinya untuk kisaran harga yang sama, biasanya mobil-mobil Barat lebih lengkap dalam hal fitur dibanding mobil-mobil second Jepang.

      Tapi itu hanya untuk mobil second yaa…

      Kemudian mengenai saran mobil apa, terus terang saya belum begitu paham karena basic blog ini sebenarnya lebih fokus ke motor. Jadi saya belum bisa kasih rekomendasi.

      Silahkan jika ada saran dari Om Bro pembaca yang lain…??

      Balas

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: