honda beat esp

Perbedaan Honda BeAT CBS dan CBS ISS, Street, Pop, Sporty

Advertisement

Motorisblog.com – Perbedaan Honda BeAT CBS dan CBS ISS – Om Bro…!! Sebagai orang awam, sering Mtb tidak faham mengenai strategi marketing para pebisnis / perusahaan besar semisal Honda, Yamaha, dan pabrikan otomotif roda dua lainnya. Pasalnya, belakangan ini banyak sekali beredar varian motor dengan bermacam desain, tapi sebenarnya mereka masih menggendong mesin yang sama.

Advertisement

Alasannya jelas untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada calon konsumen. Contohnya seperti yang akan Mtb bahas kali ini, yakni perkara perbedaan Honda BeAT series, yaitu Beat Street, dan Perbandingan Akselerasi Beat Pop vs Beat Sporty.

Mari kita ulas satu persatu.

Perbedaan Honda Beat eSP vs Beat Pop

Desain body
Honda Beat eSP
Honda Beat eSP

Ditilik dari striping dan lekuk tubuhnya, Honda Beat eSP tergolong simple jika dibanding varian Pop yang terkesan lebih “ramai”.

Segmentasi pasar

Jika dilihat dari desain yang Mtb sebutkan diatas, maka artinya kurang lebih: Honda BeAT eSP menyasar kalangan muda, dewasa hingga ibu-ibu komplek. Sedangkan Beat Pop lebih cocok untuk anak muda, pelajar dan mahasiswa saja (asumsi Mtb lho ya…)

Dimensi motor (Panjang × lebar × tinggi)
  • Beat eSP: 187,3 × 67,8 × 107,4 cm
  • Beat Pop: 186,7 × 67,8 × 107,4 cm

Lebar dan tinggi kedua motor ini adalah sama, hanya sedikit berbeda pada ukuran panjangnya saja. Tapi itu pun hanya sbanyak 6 mm saja bedanya. Nggak kerasa ya??

Ground clearance dan tinggi tempat duduk

Honda Beat Pop dibuat lebih rendah secara jarak terendah ketanah (ground clearance) dan tempat duduknya. Jadi (mungkin) varian Pop lebih ramah pengguna cewek kali ya??

Berat kosong
  • Beat eSP: 94 kg
  • Beat Pop: 95 kg

Meski lebih rendah, tapi Honda Beat Pop justru memiliki bobot yang lebih berat, walau hanya 1 kg.

Dengan indikasi seperti ini (secara logika), si Pop akan menjadi lebih stabil pada kecepatan tinggi.

Desain Lampu Depan (headlight)

BeAT eSP memiliki headlight yang berdekatan dengan lampu sein. Sementara varian Pop diberikan headlight dengan model terpisah dari lampu sein.

Panel meter (speedometer)

BeAT eSP menggunakan panel meter berwarna hitam dengan perpaduan antara analog dan digital.

Desain Lampu Belakang

Honda BeAT eSP disematkan lampu belakang dan sein dengan kesan tajam dan sport. Sementara tipe BeAT Pop menggunakan lampu belakang dan sein dengan kesan modern.

Perbandingan Honda Beat Sporty vs Beat Street vs Beat Pop

Melihat beragamnya varian Honda Beat yang ada sekarang, sepertinya PT AHM memang sengaja mengeksploitasi produknya tersebut. Paham sih, mengingat sekarang ini (sejak beberapa tahun yang lalu), Beat series adalah varian terlaris dari pabrikan Honda. Bahkan menjadi yang terlaris dibanding semua merk motor yang ada di Indonesia.

Segmentasi

Ketiga varian Honda Beat (eSP, Pop dan Street) sejatinya menggunakan mesin yang sama persis. Jadi yang membedakan hanyalah desain bodynya saja.

honda beat street
Honda BeAT Street

Honda BeAT Street ditargetkam untuk menyasar kaum muda yang ingin tampil lebih casual. Sementara BeAT eSP adalah tipe basic yang menyasar semua user, baik itu anak muda sampai karyawan kantoran dan seperti yang Mtb sebutkan di atas (ibu-ibu kompleks).

Desain stang

Pembeda lainnya adalah, Honda BeAT Street menggunakan model stang telanjang. Dan karena model stang yang lebih simpel tersebut, maka kesan yang akan muncul adalah “kebebasan bertualang”.

Desain stang Beat Street naik 1,3 cm dibanding dua varian lainnya. Pun dia didesain dengan posisi yang mendekati pengendara supaya pengendalian motor menjadi lebih mudah.

Panel meter (speedometer)

Pada bagian panel meter, Honda Beat Street telah menggunakan speedometer full digital LCD. Berbeda dengan varian lain yang masih mengkombinasikan antara panel digital dan analog.

Tinggi jok

Tinggi tempat duduk Honda Beat Street adalah sama dengan BeAT eSP, yakni 74 cm. Angka tersebut tentunya lebih tinggi 0,5 cm dibandingkan BeAT Pop yang hanya 73,5 cm saja.

Advertisement
Jarak terendah ke tanah (ground clearance)

Honda Beat Street dan eSP memiliki kolong yang sama, yakni 14,4 cm. Sementara Beat Pop hanya diangka 14 cm saja.

Sedikit sih, tapi akan sangat berpengaruh pada saat melintasi jalanan rusak ataupun ketika melewati polisi yang suka iseng tidur dijalan.

Wkwkwkwkk…. Siapa sih yang pertama mempopulerkan istilah “polisi tidur” ya??

Dimensi

Perkara dimensi, jelas Beat Street lebih lebar akibat setang model telanjangnya yang lebih panjang tersebut. Namun begitu, ketinggian stang Beat Street justru lebih rendah dibanding varian Pop dan BeAT eSP.

Pada dasarnya sih mereka hampir sama dalam pemosisian setang dan bagian-bagian disekitarnya. Tapi dengan desain yang terbuka, tentu Beat Street haruslah lebih rapi dalam pembungkusan kabel-kabelnya. Selain itu, lay out juga jadi ikut berubah, termasuk lubang pengintip cadangan minyak rem pada stang.

Overaall, secara spesifikasi teknis tidak berubah, baik itu mesin, sasis, hingga penerapan teknologinya.

Perbandingan Akselerasi Honda Beat eSP vs Beat Pop

Menurut salah satu artikel dari tabloid Motorplus yang juga dimuat di situs cicakkreatip.com, BeAt eSP dan BeAt POP memiliki akselerasi yang berbeda meski menggunakan basis engine yang sama.

Dengan cara test langsung di jalananan pada kecepatan 0-80 km / jam, maka dihasilkan kesimpulan bahwa Honda BeAt eSP cenderung lebih ringan pada tarikan awal, namun untuk mencapai rpm tinggi, BeAT POP lebih unggul.

Indikasinya sih jelas, yaitu perbedaan bobot dan ketinggian kolong yang Mtb sebutkan di atas tadi.

Perbedaan Honda Beat CBS dan CBS ISS + Beat CW

Interlude saja…

Percaya atau tidak, hingga sekarang masih banyak orang yang belum faham mengenai perbedaan rem ABS dan CBS.

CBS (Combi Brake System)

CBS adalah suatu sistem yang dapat mengoperasikan kedua rem depan dan belakang hanya dengan menekan tuas rem belakang saja (dengan satu tuas rem). Artinya ketika Om Bro menekan juga tuas rem depan, maka hasil pengereman akan lebih maksimal dan jarak pengereman menjadi lebih pendek.

ISS (Idling Stop System)

Adalah suatu sistem yang akan mematikan mesin secara otomatis ketika motor berhenti selama 3 detik dan akan menyala kembali saat putaran gas tangan dibuka. Targetnya jelas pada efisiensi bahan bakar dan penekanan tingkat emisi. Dan fitur ini sangat penting bagi Om Bro yang tinggal di kota-kota besar dengan tingkat kemacetan tinggi.

CW (Cast Wheel)

Istilah lainnya adalah “velg palang”. Artinya, tipe CW adalah motor yang menggunakan velg palang dan bukan velg jeruji.

Dan pada perkembangannya, hingga saat ini motor-motor tipe CW lebih banyak diminati dibanding tipe SW (Spoke Whell / velg jeruji). Alasannya simple… velg CW lebih tampak kokoh dan lebih mudah dibersihkan dibanding model SW.

Kesimpulannya:

Honda Beat CBS adalah varian yang hanya memiliki fitur rem tersebut saja, sementara Beat CBS ISS adalah varian yang memiliki kedua fitur diatas.

Honda Beat series menggunakan mesin yang sama, yaitu tipe 4 langkah, SOHC, berpendingin udara dan berfitur eSP dengan kapasitas silinder sebesar 108,2cc. Ditambah lagi dengan teknologi injeksi (PGM-FI) yang menjadikan mesin lebih bertenaga namun tetap irit bahan bakar.

Honda Beat series memiliki power sebesar 6,38 kW (8,68 PS) pada putaran 7.500 rpm dan torsi maksimum sebesar 9,01 Nm pada kitiran 6.500 rpm. (Mtb – Perbedaan Honda Beat CBS dan CBS ISS + Beat Street & Pop – Sumber: pengalaman pribadi; hondacengkareng.com; kompas.com; cicakkreatip.com; motomobi.net; tabloid motor plus).

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *