penyebab kecelakaan truk

Penyebab Kecelakaan Truk: Ada Beberapa Faktor

Motorisblog.com – Penyebab kecelakaan truk – Om Bro…!! Dulu waktu masih kerja di rantau, Mtb sering melihat kecelakaan truk saat perjalanan mudik atau mudik balik. Maksudnya saat pulang kampung tapi bukan dihari lebaran. Dan hal itu, entah ada korban manusia atau tidak, tapi bagi Mtb tetap memprihatinkan. Soale, bahaya kecelakaan truk tidak hanya mengancam keselamatan si pengemudi dan kernetnya, tapi juga mengancam keselamatan orang / kendaraan lain yang posisinya berdekatan.

Lantas, hal apakah yang menjadi faktor utama penyebab kecelakaan truk??

Dari Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) kepada media Viva, penyebab utamanya adalah karena sopir mengantuk dan / atau karena rem blong dan / atau terguling karena kelebihan muatan. Selain itu juga dipengaruhi karena tidak adanya sekolah mengemudi khusus truk sehingga attitude dan knowledge si supir kurang mumpuni. Padahal, keselamatan angkutan darat juga tidak kalah pentingnya dengan keselamatan transportasi udara dan laut.

penyebab kecelakaan truk

Konon jika dilihat dari latar belakangnya, mayoritas sopir truk adalah mantan kernet alias kenek. Jadi intinya, mayoritas sopir truk itu mendapatkan ilmu langsung dari lapangan tanpa ada pendidikan formal.

Memang benar, ilmu dari lapangan itu lebih nyata ketimbang ilmu dari bangku sekolah. Tapi yang namanya ilmu lapangan kan jadi tidak ada standar khusus yang menjadi patokan.

Soal skill memang tidak diragukan lagi, tapi attitude dan knowledge juga penting. Maka dari itu, menurut Wakil Ketua Aptrindo Bidang Distribusi dan Logistik, Kyatmaja Lookman, di Indonesia perlu adanya pendidikan supir truk.

Tidak hanya berlaku untuk pengemudi truk saja, namun termasuk juga pengemudi bus.

Masih menurut Waka Aptrindo, katanya malah ada driver yang beranggapan bahwa ketika nyetir dengan jarak yang berdekatan dengan kendaraan di depannya itu bagus. Katanya jika terjadi kecelakaan, maka tidak akan terlalu parah.

Wah, Mtb nggak ngerti deh…

Tapi menurut Pak Waka, pola pikir sopir seperti itu sudah salah. Lah kalau jaraknya rapat seperti itu kan berarti si driver tidak bisa melihat lampu rem mobil di depannya. Jadi resiko kecelakaannya sangat tinggi.

Kemudian membahas perkara supir mengantuk, menurut Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia, pun disebabkan karena beberapa supir yang memaksakan diri. Usaha untuk mengusir kantuk hanya dicoba dengan minum kopi dan lain-lain. Padahal semua itu tidaklah cukup. Badan tetap butuh istirahat.

Kalau menurut Mtb sih, benar memang saat minum kopi kita nggak bisa tidur. Tapi begitu kopinya habis, tetap saja ngantuk. Wkwkwkwkwk…!! (Mtb).

Mengurangi Resiko Kecelakaan dengan Fungsi ESP pada Mobil

Syarat Klaim Asuransi Kecelakaan Mobil & Motor yang Harus Dipahami

Manfaat Rem ABS Pada Motor, Jumlah Kecelakaan Berkurang 27%

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *