Penjualan Sepeda Motor 2017 Lokal dan Ekspor

Motorisblog.com – Om Bro…!! Meski telat, Mtb tetap menyajikan data penjualan sepeda motor 2017, baik itu pasar lokal dan export. Mohon maklum, Om Bro. Sebulan terakhir ini Mtb benar-benar disibukkan dengan aktifitas Mtb yang baru, yakni driver ojek online.

Sebenarnya, Mtb terjun ke dunia transportasi online bukan karena Mtb kekurangan uang. Tapi karena Mtb butuh beli beras dll. Wakaaakakakak…!! Bingung? Nggak usah dipikirin, Om Bro. Mtb emang suka ngaco kalo lagi kecapean. Xixizixi…!!

Kita ke TKP…

Penjualan sepeda motor 2017

Menurut informasi yang Mtb tangkap, rupanya target penjualan AISI untuk tahun 2017 tidaklah tercapai. Semula AISI memasang target sebanyak 5,9 juta unit, namun hanya tercapai sebanyak 5.886.103 unit saja. Angka tersebut turun sebanyak 0,76% dibanding tahun 2016 yang menyentuh angka 5.931.285 unit.

penjualan sepeda motor 2017

Dominasi penjualan menurut jenis motornya masih tetap seperti tren sebelumnya, yakni didominasi oleh jenis skuter matik sejumlah 4.848.540 unit. Angka tersebut adalah 82,37% dari total semua jenis yang ada.

Kemudian, segmen sport juga turut membantu skutik dalam pembuktian bahwa trend sepeda motor jenis bebek (cub) semakin ditinggalkan. Hal itu dibuktikan dengan penjualan sebanyak 541.459 unit aka 9,20%. Dan terakhir, ya kelas bebek (underbone) yang hanya berhasil membukukan angka penjualan sebanyak 496.104 unit aka 8,43% saja.

Selanjutnya…

…jika kita bicara perkara merk, maka Honda-lah yang masih merajai pasar. Penjualannya mencapai 4.385.888 unit aka 74,51%. Sementara Yamaha masih diposisi kedua dengan 1.348.211 unit aka 22,9%.

Ketiga ada Kawasaki dengan panjualan sebanyak 78.637 unit (1,34 persen). Diikuti Suzuki yang telah memyumbangkan angka penjualan sebanyak 72.192 unit (1,23%). Terakhir, seperti biasa, si bontot TVS hanya berhasil menjual sebanyak 1.176 unit aka 0,02 persen.

10 besar motor terlaris 2017

Jika diatas Mtb sudah jabarkan penjualan total permerk, sekarang kita ke penjualan pertipe.

Seperti biasa, jajaran skutik entry level Honda masih menjadi produk favorit masyarakat Indonesia. Diawali dengan Beat series, Vario series dan Scoopy.

Yamaha mampu bertahan diposisi 4 dengan Mio M3. Selain itu, Yamaha juga masih tetap tangguh disegmen maxi scooter matic dengan NMax dan Aerox 155. Pun dengan Vixion series yang pasarnya tetap terjaga untuk segmen sport 150 cc.

Diposisi lain, kelas bebek mutlak dikuasai oleh Honda Revo dan Supra X 125, meski urutannya ambrol dibawah. Berikut data lengkapnya,

1. Honda BeAT Series: 1.959.263 unit,
2. Honda Vario Series: 1.200.287 unit,
3. Honda Scoopy: 612.197 unit,
4. Yamaha Mio M3: 312.109 unit,
5. Yamaha Nmax: 282.097 unit,

6. Honda Revo: 152.479 unit,
7. Yamaha Aerox 155: 150.582 unit,
8. Yamaha Fino: 143.127 unit,
9. Honda Supra X 125: 128.432 unit,
10. Yamaha V-Ixion: 109.813 unit,

Ekspor sepeda motor 2017

Secara keseluruhan, ekspor motor dari Indonesia selama tahun 2017 mengalami peningkatan. Jumlahnya mencapai 431.187 unit atau naik 51,7% tahun 2016 yang hanya berada di angka 284.065 unit saja. Hasil perolehan tersebut didapat dari komposisi sebagai berikut,

1. Yamaha 249.070 unit (57,76%),
2. Honda 119.001 unit (27,60%),
3. TVS 32.793 unit (7,61%),
4. Suzuki 25.585 unit,
5. Kawasaki 4.738 unit,

Penjualan sepeda motor 2017. (Mtb)
Sumber: viva.co.id, detik.com

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: