loket mutasi samsat ciamis

Pajak BBN Motor 2019, Mesin Konvensional Makin Mahal, Mesin Listrik Jadi Murah

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro…!! Pemerintah telah menentukan besaran pajak BBN motor 2019 pada bulan Maret kemarin. Dari situ terlihat bahwa ada kenaikan nilai BBNKB untuk kendaraan roda dua bermesin bakar, dan ada penurunan untuk yang bermesin listrik, khususnya untuk wilayah Provinsi Jawa Barat.

Advertisement

Yup… Pajak BBN 2019 telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 973-689 Tahun 2019, yang isinya adalah:

. BBNKB motor baru naik 2,5% untuk kelas mesin dibawah 250cc.
. BBNKB motor baru naik 5% untuk kelas mesin di atas 250cc.
. Sebelum kenaikan, BBNKB motor baru adalah 10%.

Dari ketentuan tersebut di atas, Evaluasi Rancangan Peraturan Provinsi Jawa Barat Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah, menghasilkan keputusan berikut ini:

1. BBNKB atas Penyerahan Pertama Sebesar 12,5%.
2. BBNKB Listrik Roda Empat Penyerahan Pertama Sebesar 10%.
3. BBNKB Listrik Roda Dua Penyerahan Pertama sebesar 2,5%.
4. BBNKB Roda Dua dan Roda Tiga dengan Kapasitas Isi Silinder 250cc ke atas Penyerahan Pertama Sebesar 15%.
5. BBNKB Roda Dua dan Roda Tiga dengan kapasitas Isi Silinder di Bawah 250 cc Penyerahan Pertama Sebesar 12,5%.
(Sumber: DetikOto, 30-31/3/2019).

Itu baru untuk wilayah Jawa Barat Om… Belum diketahui untuk wilayah provinsi lain, apakah akan senada atau akan ada perbedaan dengan Jabar.

Dari data di atas, tampak bahwa potensi pendapatan negara dari pajak kendaraan bermotor akan mengalami kenaikan. Mungkin sih akan ada sedikit pengaruhnya pada minat beli konsumen, namun jika melihat faktor-faktor lain yang lebih krusial, Mtb kira kenaikan BBNKB pajak daerah tersebut tidak akan menurunkan jumlah penjualan kendaraan bermotor secara drastis.

Kenapa…??

Karena fasilitas pembiayaan kredit kendaraan bermotor sekarang bisa dikatakan gampang pisan Om… Contohnya untuk sekedar membeli motor harian secara kredit, sering kita menjumpai promo uang muka yang hanya beberapa ratus ribu rupiah saja.

Dan Mtb meyakini bahwa kemudahan kredit tersebut lebih punya pengaruh besar ketimbang harga dasar kendaraan yang naik oleh naiknya nilai BBNKB.

Advertisement

Sedikit mengulas, barangkali ada sebagian dari Om Bro yang belum faham, pajak BBNKB adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. Yaitu biaya balik nama pemilik kendaraan dari nama dealer menjadi nama konsumen.

Itu untuk kendaraan baru…

Sedangkan untuk kendaraan second, BBNKB dikenakan untuk penggantian nama pemilik kendaraan dari pemilik sebelumnya ke pemilik baru.

Tapi bahasan perubahan/kenaikan BBNKB yang dimaksud dalam tulisan Mtb kali ini ialah hanya pada unit kendaraan baru saja.

Kembali ke topik bahasan…

Menanggapi hal tersebut, Manager Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Antonius Widiantoro, mengatakan bahwa YIMM telah melakukan penyesuaian harga per-bulan Maret 2019. (DetikOto, 30-31/3/2019).

Senada dengan Yamaha, Presiden Direktur PT Penta Jaya Laju Motor, Kristianto Gunadi, pun mengatakan bahwa Agen Pemegang Merek (APM) KTM tersebut juga tengah bersiap untuk merilis penyesuaian harga baru secara bertahap pada unit-unit produk yang mereka jual.

Om Bro…!! Ada yang menarik dari perubahan BBNKB Jawa Barat di atas, bahwa selain besaran nilai yang naik pada kebanyakan kendaraan, ternyata untuk roda dua bermesin listrik justru mengalami penurunan yang amat banyak.

Betul Om…!! Meski Peraturan Presiden tentang kendaraan listrik belum di sahkan, namun Pemerintah Jawa Barat sudah berani menentukan tarif BBNKB motor listrik yang sedemikian rendah.

Lah iya Om… BBNKB motor listrik yang semula 10%, kini turun jauh menjadi hanya 2,5% saja. Jelas ini kabar baik Om… Dengan demikian nyata bahwa Pemprov Jabar sangat mendukung perkembangan motor listrik sebagai kendaraan masa depan yang ramah lingkungan.

Ada sedikit yang disayangkan sih… Bahwa untuk pajak BBN mobil baru 2019 yang bertenaga listrik masih mahal… Yakni masih 10%.

Tapi ngga apa Om… Bertahap dari motor dulu…

Direktur Marketing Viar Motor, Sutjipto Atmodjo, menanggapi positif akan aturan baru tersebut. Karena dengan begitu, pajak motor listrik Viar yang semula Rp700 ribuan bakal turun menjadi Rp200 ribuan. Banyak turunnya Om… Sampai Rp500 ribuan turunnya. (Mtb).

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *