Pahami Batas Kecepatan Kendaraan Bermotor… Beda Ruas Jalan, Beda Pula Aturannya…

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro…!! Penting mengetahui batas kecepatan kendaraan bermotor… Karena beda ruas jalan, maka beda pula aturannya. Perlunya ialah untuk mengurangi potensi kecelakaan akibat terlalu ngebut atau pun terlalu pelan.

Advertisement

Lah… Memangnya ada yaa istilah “terlalu pelan” dalam berkendara?? Bukankah kalau pelan malah lebih kecil resiko kecelakaannya??

Belum tentu Om… Bagaimana jika berkendara di jalan tol…?? Terlalu pelan juga pastinya bisa menimbulkan masalah… Bisa beresiko tertabrak oleh kendaraan lain yang lebih cepat dari belakang.

Karena itulah Om… Penting bagi kita untuk memahami batas kecepatan kendaraan di Indonesia.

Menurut Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pasal 21 ayat 1 dan 2, bahwa batas kecepatan kendaraan di jalan raya ditetapkan secara nasional. Yang di kelompokkan berdasarkan kategori jalan permukiman, jalan perkotaan, jalan antar kota, dan jalan bebas hambatan alias jalan tol.

Pedoman lain yang lebih gamblang ialah Peraturan Pemerintah nomor 79 tahun 2013 pasal 23 ayat 4 bagian kedua, yang menentukan batas kecepatan kendaraan, sebagai berikut,

Advertisement

a. Paling rendah 60 km/jam dalam kondisi arus bebas, dan paling tinggi 100 km/jam untuk jalan bebas hambatan
b. Paling tinggi 80 km/jam untuk jalan antarkota
c. Paling tinggi 50 km/jam untuk kawasan perkotaan
d. Paling tinggi 30 km/jam untuk kawasan permukiman

Nah tuh Om… Batas kecepatan kendaraan di perumahan alias di pemukiman ialah hanya 30 km/jam saja… Sedangkan batas kecepatan kendaraan di jalan tol ialah minimal 60 km/jam dan maksimal 100 km/jam.

Kemudian pada Peraturan Pemerintah tersebut, di ayat 5 juga di tetapkan bahwa batasan-batasan itu harus dinyatakan dengan rambu lalu lintas.

Menurut Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kompol M Nasir, mematuhi aturan lalu lintas dan batas kecepatan dapat mengurangi risiko kecelakaan. (Kompas, 14/4/2019).

Betul Om… Menurut pengamatan Mtb, rata-rata kecelakan lalu lintas disebabkan karena kecepatan berkendara yang berlebih. (Mtb).

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *