Oli Motor Merk Mobil? Ada! Mobil Super Moto, Viskositas Lengkap, API Service SL

Motorisblog.com – Oli motor merk Mobil. Om Bro…!! Agak rancu ya…? Merknya “Mobil”, so, saat dia produksi oli untuk sepeda motor, jadi rada canggung nyebutnya. Tapi ya ngga masalah buat Om Bro yang udah paham merk… Pastinya ngga akan ketuker. Betul?

Begini, Om Bro… Konon, kata Mang Kobay (kobayogas.com), pada hari Sabtu, 14 Juli 2018 bertempat di Plaza Barat Senayan, ExxonMobil yang merupakan salah satu produsen pelumas terkemuka di dunia telah merilis oli untuk sepeda motor manual dan matic. Nah, produk pelumas dari ExxonMobil itu yang selama ini sebagai pelumas mobil, nama olinya juga “Mobil”.

Kemudian, saat rilis produk baru untuk motor, merk olinya tetap menggunalan mama “Mobil”, yakni “Mobil Super Moto” dengan brand Ambassadornya Irfan Bachdim (pesepak bola Indonesia) sekeluarga.

Oli Mobil Super Moto dirilis dalam dua tipe, yakni untuk motor manual (sport/bebek) dan untuk motor matik dan tersedia dalam pilihan viskositas (SAE) yang lengkap. Ada SAE 10W-30, 20W-40 dan SAE 10W-40 (kemasan 1 liter). Dan untuk yang SAE 10W-40 tertera tulisan Synthetic Technology, yang artinya dia oli jenis sinteris. Tapi Mtb tidak mendapatkan informasi yang jelas, apakah baru semi sintetis atau sudah full sintetis. Hanya saja, kalau menurut penalaran Mtb, kata “Synthetic Technology” menyiratkan dia baru semi sintetis.

oli motor merk mobil

Performa oli Mobil Super Moto

Menurut klaim dari Andina Putri, yakni perwakilan dari ExxonMobil, oli Mobil Super Moto punya performa di atas oli standar pabrikan (genuine oil). Klaimnya juga lumayan tinggi, yakni hingga 57% di atas pelumas standar, untuk pelumas motor manual dan 44% dari standar untuk oli motor maticnya.

Spesifikasi (sertifikasi) oli Mobil Super Moto

Untuk oli Mobil Super Moto manual, labelnya telah bersertifikat JASO MA2. Artinya dia sangat baik dalam hal aditive anti-slip kopling. Sementara API Service sudah SL, yang berarti memberikan perlindungan yang sangat baik bagi mesin.

Kenapa Mtb bilang sangat baik?

Karena rata-rata pabrikan saat ini masih mensyaratkan grade minimum pada API Service SJ. Maka Mtb katakan API SL sudah sangat baik karena levelnya berada di atas API SJ.

Kemudian untuk oli motor maticnya, Mobil Super Moto juga telah bersertifikat API SL dan JASO MB.

oli motor merk mobil

API SL vs API SM / API SN

Benar memang sekarang sudah banyak beredal oli dengan sertifikat API SM dan API SN. Namun seperti yang Mtb sebutkan di atas tadi, untuk dunia persilatan motor, pabrikan masih mematok batas minimal pada grade SJ saja bagi motor entry level. Kecuali jika sudah sekelas moge premium, tentu lain lagi ceritanya.

Logikanya, bagi motor yang harganya mahal, tentu standar olinya pun lebih tinggi alias lebih mahal pula.

So… API SL sudah lebih dari cukup lah…

Apakah tidak boleh motor entry level menggunakan oli dengan grade SM atau SN?

Ya tentu boleh saja jika memang cocok dengan kantong, dengan kebutuhan dan dengan selera Om Bro… Singkatnya, jika memang cocok dengan harganya, tentu API SN akan lebih baik.

Kemudian, informasi lain yang Mtb dapatkan juga mengatakan bahwa sebetulnya ada juga oli bersertifikat SL yang sebenarnya setara dengan oli yang bersertifikat API SM/API SN. Jadi disini tergantung si pabrikan mau di daftarkan di grade apa?

Pertimbangannya, semakin tinggi level API-nya, maka akan semakin mahal pula harga jualnya. Jadi ya, ada saja pabrikan yang tetap memberi sertifikat produk pelumasnya dengan API SL meskipun oli tersebut sudah memenuhi standar API SM. Dia tetap memberi label SL dengan tujuan supaya harga tetap terjangkau, mengingat makin tinggi sertifikasinya, maka makin besar juga uang yang harus dibayarkan oleh produsen kepada lembaga sertifikasi tersebut.

Tapi… Disini Mtb harus klarifikasi juga bahwa informasi tersebut hanya info sekilas. Bukan dari sumber yang benar-benar terpercaya. Jadi belum tentu juga kebenarannya.

Aplikasi oli Mobil Super Moto

Jika melihat dari angka kekentalannya, (viskositasnya), maka Mtb dapat menggolongkan oli Mobil Super Moto ke dalam 2 merk besar, yakni Honda dan Yamaha.

Menilik dari anjuran pabrikan masing masing, maka oli Mobil Super Moto dengan viskositas 10W-30 cocoknya untuk merk Honda. Viskositasnya sesuai dengan anjuran AHM. Sementara untuk kekentalan 20W-40 dan 10W-40, itu sesuai dengan oli standar Yamaha, yakni Yamalube. Artinya, viskositas dengan angka belakang 40 cocok untuk motor Yamaha.

Bagaimana dengan jenis motornya?

Sudah jelas… JASO MA dan JASO MA2 adalah sertifikat dari Jepang untuk motor manual (tipe kopling basah (kopling terendam oli)), sementara JASO MB untuk motor matic (tipe kopling kering).

Bagaimana dengan merk lain selain Honda dan Yamaha?

Om Bro tinggal sesuaikan dengan anjuran masing-masing pabrikan motor Om Bro sekalian. Apakah pabrikan motor Om Bro menganjurkan SAE 10W-30, 10W-40 atau 20W-40? Om Bro bisa cek di buku panduan manual motor Om Bro. (Mtb – Oli motor merk Mobil).

Tinggalkan Komentar