Spesifikasi New Jupiter MX 135 + Kekurangan & Kelebihan

Motorisblog.com – Om Bro!! Teman Mtb saat bekerja sebagai buruh bangunan di Menteng, punya motor ini. Speknya lumayan tinggi untuk motor jenis bebek. So, berikut ini review kelebihan dan kekurangan serta data spesifikasi New Jupiter MX 135.

Jika Om Bro tahu iklan Jupiter MX generasi pertama yang dibintangi oleh Komeng, kesan yang ditimbulkan benar-benar luar biasa. Sangat memancing emosi kaum muda untuk memiliki motor ini.

Kelebihan New MX

1. Top speed 120 km/jam

Mtb menciduk informasi bahwa top speed New Jupiter MX 135 mampu mencapai 120 km/jam. Namun Mtb tidak berhasil membuktikan angka tersebut.

Ada banyak faktor yang menggagalkan test ride Mtb, termasuk perkara skill Mtb yang tidak mumpuni, dan lokask test bukan di sirkuit.

Mtb hanya mampu mencapai mencapai angka 110 km/jam (versi speedometer), tapi memang saat itu putaran gas belum mentok.

2. Konsumsi bahan bakar 47,7 km/liter

Angka ini Mtb dapat dari owner New MX 135 yang merupakan teman kerja Mtb saat ‘nguli’ di proyek bangunan.

3. Fitur TPS (Throttle Position Sensor)

Penggunaan fitur ini pada karburator Yamaha Jupiter MX terbukti telah meningkatkan akselerasi dengan konsumsi bahan bakar yang relatif irit.

Iya lah Om. Secara mesin karbu dengan kubikasi 135cc, angka konsumsi 40-an km/liter itu tergolong irit.

4. Putaran bawah responsif

Dan inilah salah satu efek dari fitur TPS, yaitu akselerasi awal jadi lebih responsif.

Yup. Karakter performa MX 135 cukup agresif di putaran awal.

Selain karena fitur TPS, responsifnya New MX 135 juga karena setting yang menetapkan raihan torsi tertinggi pada 6000 rpm. Angka yang tergolong rendah untuk menghasilkan akselerasi yang sangat cepat. Sedikit saja Om Bro puntir gas, maka MX akan segera melesat.

yamaha new jupiter mx 135

Kelemahan New MX

1. Gigi keras

Ya iya lah. Kalau giginya lunak ya nggak bisa ngunyah makanan.

Wkwkwkwk. Bukan gigi yang itu Om.

Maksudnya, proses perpindahan gigi percepatan pada Yamaha Jupiter MX tergolong kasar. Padahal dengan aplikasi kopling manual, seharusnya Yamaha sudah bisa membuat empuk gigi perseneling si Jupie.

2. Profil ban tipis

Terutama pada ban belakang. Ketebalan ban yang hanya 70% dari 100 mm (berarti 70 mm), membuatnya kurang mantap pada saat motor dibawa menikung agak rebah. Grip ban bagian samping terasa kurang mencengkram.

3. Suara mesin kasar pada saat langsam

Ini motor kalau lagi langsam, suaranya seperti ada yang oblak di dalam mesin. Agus Kutil (teman Mtb pemilik motor ini) pernah nanya pada Mtb, kira-kira itu suara apa?? Kira-kira itu bermasalah nggak??

Nah, saat itu Mtb belum banyak tahu perkara teknis motor. Jadi Mtb tidak bisa jawab apa-apa.

Tapi sepengetahuan Mtb, motor kawan Mtb yang lain yang MX 135 juga memang suara mesinnya sama seperti itu.

Suaranya “oglok. Oglok. Oglok.”, gitu pas mesin langsam.

4. Shockbreaker depan keras

Ini juga terasa kurang nyaman kalau di pakai di jalan yang tidak rata. Umpama Om Bro menghajar polisi tidur, Mtb jamin itu polisi langsung bangun. Wkwkwkwk.

5. Tidak ada bagasi barang

Sepertinya Jupiter MX memang diciptakan untuk menjadi motor sport. Makanya Yamaha tidak memberikan bagasi di bawah jok.

Tapi ini kan modelnya masih bebek ya Om. Kenapa ngga dikasih saja bagasi kecil sekira 4-5 liter volumenya.

Entahlah, kenapa Yamaha berbuat seperti itu.

Yamaha new jupiter mx 135

Spesifikasi New Jupiter MX 135

  • Tipe Mesin: 4 langkah, SOHC, 4 valve 134,4cc berpendingin cairan, silinder tunggal tegak
  • Diameter × langkah (bore × stroke): 54 × 58,7 mm
  • Rasio kompresi: 10,9:1
  • Power maksimum: 9,21 kW/8.500 rpm
  • Torsi maksimum: 12,14 Nm/6.000 rpm
  • Sistem Starter: Elektrik dan kick starter
  • Kapasitas oli mesin: 1,15 liter (total); 0,94 liter (pada penggantian berkala)
  • Sistem bahan bakar: Karburator BS25-58×1
  • Tipe Kopling: Basah, manual, multiplat (tipe CW): otomatis (tipe Spoke)
  • Transmisi: manual 5-percepatan, seesaw, 1-N-2-3-4-5 (tipe CW): manual 4-percepatan rotary N-1-2-3-4 (tipe Spoke)
  • Dimensi (panjang × lebar × tinggi): 196 × 69,5 × 108 cm
  • Jarak sumbu roda: 124,5 cm
  • Jarak terendah ke tanah: 14 cm
  • Tinggi tempat duduk: 77 cm
  • Berat kendaraan: 109 kg
  • Kapasitas tangki bahan bakar: 4 liter
  • Tipe rangka: Diamond
  • Suspensi depan: Teleskopik
  • Suspensi belakang: lengan ayun dengan suspensi monocross (monoshock)
  • Ukuran ban depan: 70/90-17 49P
  • Ukuran ban belakang: 100/70-17 49P
  • Rem: disc break
  • Sistem pengapian: DC-CDI
  • Battery (accu / aki): 12V-5Ah (YB5L-B / GM5Z-3B)
  • Busi: NGK CPR8EA-9 / DENSO U24EPR-9

(Mtb).

17 komentar untuk “Spesifikasi New Jupiter MX 135 + Kekurangan & Kelebihan”

  1. Saya juga punya MX 135 old 2010. coba ganti bbm nya pakai shell super. kata orang mx gagal di kopling. akhirnya saya nemu tenyata salah di pemakain bahan bakar yg ga cocok dulu saya pakai bbm premium suara mesin kasar trus bunyi ketukan tenaga kurang stel setingan kopling susah nemu yang enak soalnya mesin kaya slip kopling gitu saya ganti pertamax ga jauh beda mesin masih kasar semenjak saya pakai bbm shell super baru nie motor kerasa enak suara mesinnya halus kopling respontif sampai sekarang saya pakai shell

    1. Secara dasar MX memang punya rasio kompresi tinggi, maka bahan bakarnya pun harus RON tinggi. Sayangnya dikampung saya ngga ada SPBU Shell, jadi ngga bisa membandingkan.

      Makasih tambahannya Om… Semoga bermanfaat bagi pembaca yang lain.

      Makasih juga udah singgah di blog sederhana ini…

        1. Kalo patokannya hanya angka RON saja, Pertamax Turbo 98 jelas lebih bagus dari Shell V-Power 95. Tapi itu hanya patokan RON. Sementara itu untuk kualitas bahan bakar mereka, saya tidak punya referensi yang benar-benar valid.

  2. Revan Reginaldi Austermann

    perpindahan giginya empuk kok, itu berarti antara setingan motornya perlu diatur, atau step pindah giginya perlu dilumasi (korosi,karatan), atau rantai terlalu kencang, turunin 1 atau 2 titik

  3. Saya punya NJMX 135LC dari tahun 2012, kita berbagi opini

    kekurangan :
    -Stang rada goyang pas dibawa kenceng di jalan yang kurang rata (kencengin komstirnya dikit)
    -Suara mesin pada putaran rendah memang terdengar kasar kaya mesin kompresor angin di benkel (glok-glok-glok-glok) tapi wajar kok.
    -Bukaan Throtle / Gas rada berat karena pakai karbu tipe Vakum, harus sering2 di maintenance kasi perawatan
    -Ground Clearance / jarak tinggi motor ke tanah rada pendek, hati2 saat polisi tidur sambil boncengan bisa mentok
    -Rada berat saat berboncengan apalagi di tanjakan sambil boncengan
    -Walau RPM nya diLimitin, biasain jangan oper gigi pas mentok limit RPM, bisa mengurangi daya tahan Piston, apalagi sembarangan ganti CDI yang bisa nambahin RPM (sok monggo searching alasan RPM di Limit karena ada rumusnya biar Piston ga knock)

  4. Ane punya jupie 2010. Ane pakai bekasi ke kawasan industri karyadeka pp habis Rp 10.000 sekali isi bensin. Ane ngisi premium perbandingan 1:50. Pokoe mantep gan

  5. Ane juga merasakan Hal yg sama…
    Malahan yg ane kesalkan yah pada saat tanjakan gak bertenaga..dikarnakan ane sudah betah di Njmx
    Tapi ane berinisiatif untuk ganti spear part/ Bore Up… Dengan mencoba memakai Blok Vixion Komplit, tapi menurut ane sendiri ni yah masih kurang… Ane coba Naikin lagi dengan Produk TWH SIZE 63mm dengan Klep naik size 1 tingkat dari std nya kemudian noken pakai Vixion, per klep pakai Brt juga, tambahan di bagian kopling ane pakai Kampas Kopling Standart, Per kopling ane pakai Daytona tapi 2 biji… Sampai sekarang dah mau jalan 2 tahun si Panda ane/Njmx ane masih sip dan malah oke di tanjakan berkelok bisa naik gear 3 , itu smua tergantung si pengendaranya…Tapi dengan syarat rutin Ganti Oli dan servis…untuk motor lain juga sama menurut ane sistemnya…
    Mungkin dari om om dan sedulur skalian ada tambahan…
    Saling Share2…

  6. Yg berkeluhan punya NJMX 135 New, masalahnya di boros bensin, emang sih motor yamaha itu ga ada yg irit, dia mengutamakan Acceleration nya, Mx konsumsi bahan bakar 40km/liter itu termasuk boros banget loh, karna saya punya mx dan saya ngerasain motor sendiri tuh boros parah, padahal bawaan dari pabrik, saya cuma sekedar share” aja ke kalian kalau mau irit di setting aja karbu sma cuke nya di jamin 100% work dan irit
    cara nya gini :
    1. mesin keadaan mati
    2. putar mixture screw ke arah kanan (menutup) kalo gatau mixture screw searching aja di google nanti ketemu kok
    3. tarik cuke sedikit saja (ini bertujuan untuk bisa langsam mesin nya, kalau ga di tarik cuke nya ya ga bisa nyala mesin nya)
    4. nyalakan mesin (kalau mesin susah menyala, tarik cuke nya sampai mentok lalu kalian stater ulang, kalo mesin nya udah nyala, kalian putar settingan gas nya, di bawah jok, putar sampai RPM tinggi tapi jangan terlalu tinggi, ini bertujuan untuk mengatur stabilan langsam, kalau RPM udah tinggi, kalian geser cuke nya ke kanan secara perlahan jangan sampai mesin nya mati, kalau udah nemu RPM udah langsam, baru deh, setting lagi bagian gas nya biar RPM nya rendah, biar langsam lagi) sebenernya simpel sih cuma ngejelasin nya aja yg rada ribet, itu saya pake NJMX selama sebulan lebih keadaan udah di setting kayak gitu, bener” irit beda jauh sama sebelum nya, perlu di ingatkan, NJMX lebih irit dan bertenaga itu pakai pertamax Turbo, tapi agak mahal harganya, ketimbang kalian beli shell yang lokasinya belum ada dimana”, hanya tempat” keramaian saja ada nya…
    oke demikian pengalaman saya mengenai pemakaian NJMX setelah di setting irit
    semoga bermanfaat dan jangan lupa di share..

    #YamahaSemakinDiDepan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *