13 Poin Modifikasi Motor yang Tidak Melanggar Hukum

Advertisement

Motorisblog.com – Modifikasi motor yang tidak melanggar hukum – Om Bro…!! Ancaman pidana 1 tahun penjara atau denda Rp24 juta tentunya terasa berat bagi bikers penghobi modifikasi.

Advertisement

Peraturan tersebut seakan mematikan kreasi para pemodif. Namun sebenarnya peraturan tersebut pun tidak sekonyong-konyong akan menjerat setiap perubahan yang kita lakukan pada motor kesayangan.

Berbagai pertanyaan muncul terkait larangan modifikasi. Seperti misalnya, “bagaimana dengan biker yang hobi turing atau pun penyandang tuna daksa yang merubah motornya menjadi roda 3??

Sebuah modifikasi pada motor boleh-boleh saja selama bukan modif ekstrim. Pun modifikasi tidak boleh membahayakan diri atau pun pengguna jalan lain.

Modifikasi mio karbu simple keren

Boleh modifikasi ekstrim jika untuk keperluan khusus, misalnya untuk ikut kontes

… tapi tidak boleh untuk motor harian.

Semua kembali pada diri Om Bro masing-masing. Jika memang saking hobinya dan ingin ikut kontes ya tentu sah-sah saja. Tapi jika modifikasi ekstrim tersebut di tujukan untuk penggunaan sehari-hari, Mtb fikir akan lebih sederhana kalau Om Bro beli motor baru saja yang sesuai dengan kebutuhan.

Modifikasi Motor yang tidak Melanggar Hukum

Meskipun begitu, peraturan perundangan pun tidak melarang untuk modifikasi kecil yang sekedar mempercantik tampilan

… yang penting Om Bro melakukan modifikasi dengan ketentuan-ketentuan sebagai-berikut,

1. Spion tetap ada dan dengan ukuran ideal

Jangan mengganti spion dengan ukuran kecil yang hanya cukup untuk mengintip jerawat.

2. Lampu-lampu lengkap dan sebagaimana mestinya

Jangan gila-gilaan merubah lampu depan menjadi merah dan lampu belakang menjadi bening. Kecuali jika Om Bro memang bosan hidup dan ingin tertabrak kendaraan lain.

Ini asli lho Om… Mtb pernah beberapa kali mendapati modifikasi motor dengan lampu utama berwarna merah.

Apa lagi soal lampu tem berwarna bening dan silau… sering banget Mtb lihat. Nggak ngerti deh apa yang ada di dalam otak orang itu.

Selain itu, lampu sein juga harus ada lengkap dan berwarna kuning. Jangan sampai nanti Om Bro tertabrak kendaraan lain tapi kemudian tidak merasa bersalah.

3. Data motor harus tetap sesuai dengan STNK

Pastikan Nomor Rangka, Nomor Mesin, Nomor Registrasi Kendaraan, Plat Nomor dan Warna tetap sesuai.

Jika Om Bro melakukan perubahan warna atau mengganti mesin, maka motor Om Bro harus di registrasi ulang untuk mendapatkan STNK baru.

Selain itu juga tidak boleh merubah kapasitas mesin dan dimensi kendaraan.

Naah… di sini mentoknya buat bikers yang suka bore up motornya, otomatis kapasitas silinder jadi tidak sesuai dengan yang tertera di STNK. Dan jika kedapatan oleh polisi, maka Om Bro akan kena tilang.

Selain itu, korek mesin pun akan membuat durabilitas alias keawetan motor jadi berkurang.

Korek Harian untuk Mendongkrak Performa Mesin? Pahami Juga Resikonya!

4. Penggunaan Aksesoris custom yang sesuai

Boleh saja menggunakan aksesoris tambahan sepanjang masih aman dan tidak melanggar ketentuan UU serta ketentuan ATPM masing-masing.

Paling aman sih pakai aksesoris resmi pabrikan…karena aksesoris resmi pastinya akan dibuat dengan tetap memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku.

5. Menggunakan knalpot aftermarket yang pantas

Pastikan Knalpot yang Om Bro gunakan memiliki tingkat kebisingan rendah. Jangan pakai knalpot yang bikin sakit telinga orang lain.

Advertisement

6. Jangan menggunakan ban cacing

Ukuran ban yang terlampau kecil dapat mengurangi kestabilan motor. Artinya berbahaya bagi keselamatan diri Om Bro sendiri dan pengguna jalan lain.

Harga Ban Matic di Planet Ban 2019 dan di Proban Motoparts

7. Jangan berlebihan memakai lampu tembak

Selain bikin aki cepat tekor, lampu tembak juga menyilaukan orang lain. Ingatlah bahwa Om Bro berkendara si jalanan umum, bukan jalanan pribadi. Jadi pertimbangkan juga keamanan dan keselamatan pengguna jalan lain.

8. Penggunaan box harus sesuai dengan dimensi dan tidak melebihi daya angkut motor

Ini penting bagi bikers pecinta touring… karena tanpa box, Om Bro akan kesulitan membawa barang-barang yang di perlukan selama perjalanan.

Namun begitu, ya itu tadi… sesuaikan dengan dimensi dan daya angkut si motor. Jangan sampai Om Bro menggunakan box motor Harley untuk motor bebek 110 cc – 125 cc.

Nggak kira-kira itu sih…

9. Penggunaan stang lebar tidak boleh melebihi 5 cm dari panjang stang standard

Ini biasanya pehobi touring.

Boleh-boleh saja pakai stang lebar, asal jangan terlalu lebar juga.

10. Pajak harus tetap hidup

Jangan mentang-mentang motornya sudah di obrak-abrik terus motornya jadi bodong ya Om…

11. Tidak boleh merubah jarak sumbu roda dan konstruksi motor

Dulu sering ada tuh, modifikasi motor skutik yang as roda belakangnya di mundurkan hingga jauh ke belakang.

Mtb suka sih melihatnya seperti itu dengan aplikasi ban gambot. Namun nyatanya, menurut informasi yang Mtb dapat, modif model ini di larang untuk motor harian.

Kemudian, merubah susunan rangka juga tidak diperbolehkan.

12. Mengganti mesin dengan yang sama

Jika Om Bro melakukan penggantian mesin, maka gunakanlah mesin dengan merk dan tipe yang sama.

Jangan sekali-kali Om Bro mengganti mesin motor Honda C70 menggunakan mesin CBR250RR… Pasti tidak akan aman.

Wkwkwkwk… ngga kira-kira…

Ada sih kadang body motor CB100 atau CB125 yang menggunakan mesin GL Pro, Megapro atau lainnya. Namun, jika Om Bro tidak ingin melanggar hukum, maka lakukanlah pendaftaran ulang motor tersebut.

13. Jangan menggunakan lampu strobo atau pun sirine

Sumpah Mtb kesal pisan kalau pas dijalan mendengar sirine atau melihat lampu strobo.

Kesalnya itu, udah Mtb minggir, eh pas dia lewat ternyata bukan polisi atau ambulans atau pun petugas lain.

Kan brengsek itu orang kayak gitu.

Enak aja pengen lancar sendirian sementara orang lain macet.

Kadang pengen ngejar trus Mtb pukul palu itu lampu strobo, tapi pasti urusannya jadi panjang. Ya sudahlah… sabar saja. Banyak istighfar. Biar polisi saja yang menertibkan orang-orang seperti itu. Betul??

Soal Larangan Penggunaan Strobo dan Sirine pada Kendaraan Pribadi, Ini Dasar Hukumnya

(Mtb – Modifikasi motor yang tidak melanggar hukum).

Advertisement

25 komentar untuk “13 Poin Modifikasi Motor yang Tidak Melanggar Hukum”

    1. Tergantung seberapa ekstrim ubahannya Om… Kalo sampe merubah konstruksi ya jadinya ilegal. Harus ada uji kelayakan & pendaftaran ulang. Tapi sy ngga begitu paham juga gimana pengujian & alur proses pendaftaran ulangnya.

      Monggo Om Bro pembaca yang lain, barangkali ada yang punya masukan.

      1. Itu rombakan besar Om… Kalo mau legal, motor harus di ubah juga surat-suratnya. Begitu setahu saya.

        Lebih jelasnya bisa ditanyakan ke yang berwenang. Misalnya Samsat mungkin??

  1. Assalamualaikum kak mau tanya
    Kalau beat , skok depan dan belakang di tinggikan, apakah boleh

    Please respon 🙏🙏

    1. Setau saya selama ubahannya ngga ekstrim sih ngga kena tilang. Tapi kalo kebetulan ada razia dan polisi-nya teliti, bisa kena tilang juga. Soale meninggikan shock berarti merubah dimensi (ketinggian) motor.

      Selain itu, faktor keamanan juga harus diperhatikan betul. Kalo misale mengganti shock Beat dengan Shock Vario, itu masih relatif aman. Beda cerita kalo cara peninggiannya dengan menggunakan sambungan, saya rasa tingkat keamanannya diragukan.

  2. Maaf mau tanya,,klo new megapro d bikin japstel apakh bolh??sdgkn customny semua gnti&,chassis ny d ptg sdkit,,tp no rgk&no msin utuh,apa akn kna tilang??mksh

  3. Izin bertanya bang
    Semoga aja dijawab 🙏

    Saya punya Vixion 2012, tapi stang motornya mau saya ubah ke stang Motor CB150R, itu gak melanggar hukum kan bang?

    Mohon dijawab bang 🙏🙏

  4. Siang Mas Bro….
    Maaf,Ana mau nanya.
    Kalau Honda PCX di Modifikasi pakai Box kanan and kiri kaya Goodwill Kena Tilang gk?
    Mohon di jawab Mas Bro!!

  5. Permisi mau tanya
    Kalau motor bebek diganti stang trail tp lampu, spedometer dll lengkap apa masi kena tilang?
    Terimakasih..

  6. Kalo mewarnai velg dengan warna lain gimana dan ganti stiker striping boleh ngak tuh. Kira kira masih termasuk melanggar tidak.??

  7. kalo ubah warna pelek gimana ya pak, sana menggati warna pijakan kaki gigi,, di stnk warna motor hitam tqpi apa boleh pelek dan pijakan kaki nya di ganti warna merah..? .

  8. Om mau tanya kalo motor nya tiger terus di modif jadi pakai body scorpio itu melanggar gak sih.tapi no rangka dan no mesin masih sama terima kasih

  9. Mau tanya, motor honda prima di rubah jadi c70, itu bagaimana mas?
    Utuk pajak 5tahunan, amankah saat berkendara di jalan pas ada tilangan?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *