Modifikasi Motor Scorpio Z 2010 Menjadi Scorpio-G, Habisnya Hampir Rp7 Juta

Motorisblog.com – Om Bro…!! Alasan Handoko melakukan Modifikasi Motor Scorpio Z 2010 Menjadi Scorpio-G adalah karena saat ini varian G sedang dalam nilai jual paling tinggi. Mesinnya didatangkan dari Jepang, tangki dan bodi ramping seperti RX King dan jumlah populasinya langka sehingga banyak diminati oleh para kolektor.

Awalnya Handoko N Soetrisno yang seorang pehobi modifikasi hanya berniat membantu temannya yang ingin menjual Yamaha Scorpio Z lansiran tahun 2010 miliknya. Handoko membeli Scorpio Z ini untuk menjadi motor keempat yang dia miliki.

Ketika bari dibeli dari temannya, kondisi motor terbilang mengenaskan…

Handoko tidak melakukan ubahan total pada Scorpio 2010 tersebut. Fokusnya, dia hanya merestorasi dan dan melakukan modifikasi kecil saja untuk membuat si motor tampil menjadi Scorpio-G.

modifikasi scorpio z 2010 menjadi scorpio g

Scorpio-G adalah generasi pertama dari jajaran Yamaha Scorpio yang saat ini tengah bernilai jual tinggi. Sebabnya karena mesin Scorpio-G didatangkan dari Jepang langsung, baru kemudian dirakit Indonesia.

Selain itu, tampilan Scorpio-G juga meniru RX King yang kini (pun) sedang kembali ramai di pasaran. Tangki dan bodinya berbentuk mengkotak dan dimensinya lebih ramping.

Perbaikan mesin

Handoko juga melakukan perubahan pada jeroan mesin lantaran pada saat didapat dari temannya, kondisi mesin motor ini dalam keadaan tidak sehat. Ada rembesan oli di blok mesin, akselerasi lambat dan suara mesin terdengar kasar. Maka mesin dibongkar, dan didapatkan ada salah satu drat pada blok mesin yang sudah aus.

Lubang baut pun dibubut dan dibuat drat ulang.

Piston pun tidak luput dari penggantian. Juga rumah kopling yang aslinya Scorpio menggunakan 4 per, diganti dengan komponen after-market yang memiliki 6 per sehingga kerja kopling menjadi lebih ringan.

Selain hanya ringan, tekanan pada plat kompling pun jadi lebih merata.

Terakhir, ketika hendak dipasang kebali, seluruh ring gasket pun diganti dengan yang baru.

Modifikasi bodi dan kaki-kaki

Di sektor bodi, awal perubahan dimulai dari aplikasi tangki Scorpio-G yang Handoko dapatkan dari penjual online. Tangki kotak asli Scorpio-G yang biasa disebut “tangki steko” pun dia dapatkan lengkap dengan sticker striping dan air-scoop asli Scorpio-G.

Pada bagian rangka tidak ada ubahan apa-apa… hanya dilaukan pengecatan ulang pada rangka, swing arm dan shock breaker menggunakan warna hitam glossy.

Sejalan dengan tangki, bagian bodi samping pun diganti dengan milik Scorpio-G. Dan menariknya, semua part PnP aka Plug & Play.

Memang, sejak awal kemunculan Scorpio, ubahan rangka baru terjadi pada New Scorpio-Z keluaran akhir 2010 hingga 2014. Sebelum itu, bentuk dan desain rangkanya sama semua.

Ubahan berikutnya yang dilakukan oleh Handoko adalah di sektor kaki-kaki. Velg asli Yamaha Scorpio-Z yang berukuran 1,60×18 inch dengan ban 80/100 (depan) dan 2,15×18 inch dengan ban 100/90 (belakang) diganti velg after-market 2,50×17 inch dengam ban 100/80-17 (depan) dan 3,50×17 inch dengan ban 130/70-17 (belakang).

Tak lupa pula headlamp Scorpio-Z yang semula bulat di lengserkan dan diganti model kotak punya Scorpio-G. Termasuk pula sein dan lampu belakang Scorpio-Z diganti pakai kepunyaan Scorpio-G yang menyatu antara sein dengan stoplamp.

Selanjutnya, untuk knalpot, Handoko mengaplikasikan knalpot full stainless steel after-market, spion punya Suzuki New Tunder EN125, dan handgrip kepunyaan Yamaha Fino.

Biaya modifikasi bodi & perbaikan mesin

Untuk semua itu, Handoko menghabiskan lebih dari Rp2 juta untuk perbaikan mesin dan lebih dari Rp4 juta untuk membeli tangki, bodi, aki, ban, headlamp, stoplamp, dan biaya pengecatan.

Totalnya hampir Rp7 juta yang Handoko keluarkan untuk Modifikasi Motor Scorpio Z 2010 ini.

Bengkel dan waktu modifikasi
Sebagian besar pekerjaan diselesaikan di Ziali Motor, bengkel resmi Yamaha Perumahan BNR Bogor. Hal itu dimungkinkan lantaran rangka, kaki-kaki dan mesin tidak ada ubahan total. So… jika perlu berbaikan lainnya dikemudian hari, maka akan mudah dilakukan di bengkel resmi Yamaha.

Sebenarnya tidak butuh waktu terlalu lama untuk modifikasi tersebut, namun Handoko menghabiskan waktu sekira 6 mingguan lantaran harus menunggu datangnya pesanan part-part original dari Yamaha. Ya… inilah resiko waktu untuk restorasi motor yang sudah tidak diproduksi lagi.

Rincian part modifikasi

. Tangki Steko Scorpio-G 2004,
. Bodi samping & air scoop Scorpio-G 2004,
. Lampu depan kotak Scorpio-G 2004,
. Lampu belakang Yamaha F1RZ/Scorpio-G 2004,
. Rumah kopling after-market 6 per + plat kopling TDR,
. Velg Chemco 2,50×17 & 3,00×17
. Ban IRC Road Winner 100/80×17 & 130/70×17,
. Knalpot Abenk Racing Exhaust, Bogor,
. Jok Yono’s Jok BNR, Bogor,
. Spion Suzuki New Thunder 125,
. Handgrip Yamaha Fino,
. Workshop: Ziali Motor BNR, Bogor,
(Mtb – Modifikasi Motor Scorpio Z 2010). Sumber: DetikOto, 27 September 2018.

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: