Mobil Esemka terbaru 2018 Siap Meluncur Tahun Ini

Motorisblog.com – Om Bro…!! Kabar akan dirilisnya mobil Esemka terbaru 2018 tentu menjadi angin segar dan menjadi berita yang sangat baik bagi Om Bro sekalian yang cinta produk dalam negeri. Tentu bagi Om Bro sekalian yang ingin negeri ini maju, bukan bagi mereka yang hanya bisa nyinyir doang tanpa bisa memberikan sumbangsih apa-apa bagi bangsa dan negara ini.

Yaa… meskipun memang, mobil yang telah digagas sejak tahun 2010 dan sempat menjadi kendaraan dinas Joko Widodo saat menjabat Wali Kota Solo itu terbilang sangat lambat pergerakannya. Sama sekali berbeda dengan VinFast, mobil nasional Vietnam yang hanya dalam 2 tahun telah berhasil memulai debutnya di Paris Motor Show 2018.

Beberapa mobil yang pernah diproduksi oleh Esemka di kelas entry level ialah model SUV Esemka Rajawali dan mobil pickup bernama Bima. Sementara di kelas premium, Esemka pun pernah ramai dibicarakan berkat mama Garuda pada mobil dengan model yang mirip Foday Landfort, asal Cina.

esemka rajawali

Om Bro… berita terbaru mobil Esemka dikabarnya akan meluncur pada bulan Oktober ini. Hal itu disampaikan oleh KH. Ma’ruf Amin di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), pada Kamis, 27 September 2018 lalu. Namun begitu, belum ada informasi rinci mengenai detailnya, apalagi mengenai harga mobil Esemka dan mesin mobil Esemka yang akan dirilis tersebut. Semuanya masih dalam proses.

Hanya sedikit informasi yang bisa Mtb ciduk, bahwa mobil Esemka yang akan diperkenalkan tersebut mengusung model sport utility vehicles (SUV). Tapi pun bukan Mobil Esemka Garuda 1 yang sempat ramai diperbincangkan beberapa waktu lalu.

Berita lain dari media Tempo menyebutkan bahwa pabrik mobil Esemka di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, pada Selasa, 2 Oktober 2018 telah menunjukkan perubahan besar dibanding 8 bulan lalu.

pabrik mobil esemka boyolali

Pabrik yang berlokasi sekira 5 km barat Bandara Adi Soemarmo, Solo itu sudah mengalami perubahan dibanding Februari lalu. Pintu utama telah dilengkapi dengan gerbang besi. Namun, tulisan PT Solo Manufaktur Kreasi-nya masih ditutup menggunakan kain, pertanda pabrik belum dibuka secara resmi.

Selain itu, pagar besi pun ditutup rapat sehingga aktivitas di halaman pabrik tidak terlihat dari luar.

Masih menurut pemberitaan dari media Tempo, pada bulan Februari 2018 lalu masih ada proses pembangunan di bagian belakang pabrik. Sekarang, pembangunan bagian itu telah selesai.

Pabrik mobil Esemka terdiri dari tiga gedung. Gedung pertama di bagian depan nantinya akan digunakan untuk showroom alias dealer mobil Esemka. Sementara dua gedung lainnya adalah area proses produksi/perakitan mobil.

Hingga saat ini, awak media belum dapat di ijinkan masuk ke dalam lingkungan pabrik.

Sekilas riwayat mobil Esemka

Sekedar mengulas kembali… Esemka adalah mobil karya anak bangsa yang mulanya dirakit oleh anak-anak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Solo. Dari kata SMK itulah akhirnya si mobil dinamai Esemka.

Esemka pertama diperkenalkan pada 2009…

Inisiatif perakitan mobil Esemka di awali oleh Sukiyat, seorang pria yang berasal dari Trucuk, Klaten. Di bengkel miliknya itulah Sukiyat mengajak siswa-siswa SMK untuk merakit mobil yang kemudian dinamakan Kiat Esemka…

sukiyat dan kiat esemka

…Gabungan dari Sukiyat dan SMK…

Dibengkel itulah terlahit dua unit mobil Kiat Esemka yang salah satunya digunakan oleh Jokowi saat masih menjabat Walikota Solo.

Niatan untuk memproduksi mobil nasional secara massal telah ada sejak PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) yang berdiri pada tahun 2007 di Solo. Namun hingga kini, mobil Esemka belum juga kunjung meluncur ke pasaran.

Pada saat Jokowi dilantik menjadi Presiden di akhir 2014, ia berkeinginan untuk menjadikan Esemka sebagai industri rumahan sebagai embrio bagi mobil nasional. Namun hal itu pun belum terlihat tanda-tandanya hingga kini…

Sebelumnya, pada tahun 2012, Esemka terbentur masalah emisi gas buang yang terlalu tinggi. Esemka dua kali mengalami gagal uji emisi, hingga akhirnya lulus pada pengujian ketiga di bulan Agustus 2012.

Setelah lulus uji emisi, Esemka masih harus merombak produknya dengan mengurangi bobot hingga setengahnya.

Di tahun 2015, Mantan Kepala Badan Intelijen Negara AM Hendropriyono dengan PT Adiperkasa Citra Lestari telah menandatangani MOU kerja sama dengan Proton Holdings Berhard, Malaysia demi membantu proses produksi mobil nasional Indonesia.

Namun, hingga lebih dari 2 tahun berjalan, bahkan hingga PT ACL melebur dengan PT SMK menjadi PT Adiperkasa Citra Esemka Hero (ACEH), nyatanya hingga kini mereka belum berhasil untuk memproduksi Esemka secara massal. (Mtb – Mobil Esemka terbaru 2018).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: