mengunci stang motor ke kanan

Benarkah Mengunci Stang Motor ke Kanan dapat Menghambat Maling…??

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro…!! Sesekali sih Mtb juga kadang mengunci stang motor ke kanan. Tapi dari dulu Mtb tidak pernah memperhatikan apa manfaatnya. Mtb melakukan itu hanya menyesuaikan dengan ruang parkir saja. Hingga pada beberapa waktu lalu, tetangga Mtb menceritakan alasan yang sangat penting pada Mtb.

Advertisement

Om Budi… Dia adalah tetangga Mtb yang tidak pernah memarkir motornya di dalam rumah. Dia selalu memarkir motornya di luar, padahal rumahnya belum dilengkapi dengan pagar.

Suatu malam Om Budi memberitahukan pada Mtb bahwa mengunci stang motor yang benar secara keamanan dari ancaman pencurian adalah dengan cara mengunci stang motor ke kanan.

mengunci stang motor ke kanan

Saat itu Om Budi hanya menyampaikan bahwa mengunci stang motor ke kanan akan menyulitkan maling untuk menggeser motor. Dan memang benar Om… Coba saja Om Bro kunci stang ke arah kanan, kemudian geserkan motor maju atau pun mundur. Asli susah Om…

Karena apa??

Karena kita telah terbiasa untuk memegang motor dari sisi kiri. Tangan kiri di setang dan tangan kanan (misalnya) memegang behel motor. Maka jika kita membalikkan posisi tangan kanan di setang dan tangan kiri di behel, kita bakal kesulitan. Bahkan keseimbangan pun bisa kacau, yang akhirnya motor pun bisa ambruk.

Sementara jika posisi badan kita tetap ada di sebelah kiri, pun susah Om… Soale arah ban depan maju-nya ke kanan. Intinya sulit juga kita mengendalikan pergerakan saat menggeser motor. So… patutnya mengunci stang motor ke kanan pun bukan hanya menyulitkan maling, tapi juga menyulitkan abang-abang tukang parkir.

Kenapa??

Karena ada kalanya tukang parkir menggeser motor kita untuk di rapi-kan dan di rapatkan barisannya. Begitu menurut asumsi Om Budi…

Dan memang benar Om… Apa yang dikatakan oleh Om Budi adalah 100% benar. Mtb berani katakan seperti itu karena Mtb sudah menjajalnya pada unit motor milik Mtb sendiri.

Advertisement

Tapi setelah Mtb cerita-cerita demikian dengan Om Budi, Mtb belum merasa tertarik untuk menuangkan kisah obrolan tersebut dalam bentuk tulisan di blog ini. Barulah beberapa hari lalu Mtb merasa tergelitik saat ada berita viral tentang percobaan pencurian motor yang gagal. Gagalnya lantaran si pemilik motor mengunci stang motornya ke arah kanan.

Berita tersebut viral atas video unggahan ‘Infoanda’ dari akun Andy Susandi di Instagram.

Disini Mtb tidak akan menceritakan kisah videonya, namun Mtb justru tertarik pada komentar Asep Suherman, Kepala Bengkel Resmi Honda (AHASS) Daya¬†Motor¬†Cibinong dan Sawangan yang mengatakan bahwa benar… posisi stang terkunci ke kanan memang merepotkan maling. Yang artinya lebih aman dari dari resiko pencurian. (Kompas, 28/6/2019).

Namun penjelasan Asep Suherman bukanlah pada perkara sulit menggeser posisi motor seperti perbincangan Mtb dengan Om Budi di atas… Tapi pada perkara si maling saat hendak membobol konci motornya.

Penjelasannya begini Om…

Pada kondisi stang motor terkunci ke arah kanan, maka ruang gerak maling ke arah lubang kunci kontak motor jadi terganggu. Ruang geraknya sempit… Karenanya si maling jadi harus mengeluarkan tenaga ekstra jika ingin membobol kunci kontak tersebut.

Di sisi lain, biasanya maling kan menggunakan kunci ‘T’ ya Om… Sementara itu biasanya dimensi kunci T suka lebih panjang dari kunci biasa. Maka makin sulitlah ruang gerak si maling.

So… Ini hal yang tampak sepele tapi berpengaruh besar pada keamanan motor kita Om… Ngga seberapa… Bukan hal yang besar dan luar biasa… Hanya sekedar mengunci stang ke kanan, tapi ternyata punya efek positif yang sedemikian besarnya Om… (Mtb).

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *