Mencegah Penipuan Mengatasnamakan Grab dengan Cara Sederhana

Motorisblog.com – Om Bro…!! Entah sudah berapa banyak kasus penipuan mengatasnamakan Grab yang telah terjadi… Padahal, semestinya kasus-kasus tersebut tidak perlu terjadi jika kita paham akan satu hal, bahwa dalam hal apa pun, itu yang namanya PIN / Password atau pun hal-hal rahasia lainnya tidak akan pernah di minta oleh orang lain untuk alasan apa pun…!!

Kita ambil contoh begini…

Ketika kita berurusan dengan bank, entah itu mau bikin rekening baru, mau tarik tunai dan sebagainya, pihak bank tidak pernah menanyakan berapa PIN kartu ATM kita. Betul…?? Jika pun kita diminta untuk memasukkan PIN ke mesin EDC di teller, itu pun kita sendiri yang memasukkannya… Bukan pihak tellernya. Betul…??

Begitu pun ketika kita hendak registrasi m-banking / e-banking / internet banking… itu pihak bank pun tidak akan pernah menanyakan apa password kita. Artinya, jika ada orang yang mengatasnamakan bank tertentu yang menanyakan PIN / password kita, maka sudah dapat di pastikan bahwa dia adalah penipu.

Naaahh… begitu pula di dunia persilatan ojol, khususnya Grab… Tidak akan pernah ada orang Grab yang menelfon dan meminta password akun Om Bro sekalian… Maka ketika ada orang yang menelfon Om Bro dengan mengatasnamakan Grab dan meminta password Gmail milik Om Bro, maka sudah dapat di pastikan bahwa dia adalah penipu.

Kita berfikir sederhana saja… Mana mungkin orang Grab akan sedemikian rajinnya menelfon drivernya. Betul…?? Jangankan Grab menelfon kita, lah giliran kita yang telfon layanan bantuannya aja kadang harus nunggu lama…!! Kadang susah…

Itu logikanya…

Kemudian, jika si penipu tersebut meminta sejumlah uang dengan ancaman akan membekukan akun Om Bro… itu juga seharusnya bisa Om Bro raba sebagai sesuatu hal yang tidak masuk akal. Pihak Grab tidak akan pernah menelfon terlebih dahulu sebelum melakukan pembekuan terhadap akun Om Bro sekalian.

Atau untuk lebih sederhananya, Mtb bisa katakan begini,…

Dalam hal apa pun, ketika tiba-tiba ada orang yang tidak kita kenal ko minta duit, maka pastikan saja bahwa dia adalah penipu. Wis… gitu aja gampangnya.

Om Bro…!! Di blog ini, setidaknya sudah ada dua artikel Mtb tentang penipuan mengatasnamakan Grab. Pertama ialah tentang penipuan Grab Activation Code, dan yang kedua ialah kasus penipuan Grab dengan modus top up saldo OVO.

Selain keduanya itu, sebenarnya ada kasus lain yang pernah Mtb dapati dari kawan driver Grab, yaitu dengan modus ancaman pembekuan untuk kemudian meminta Om Bro log out dari aplikasi dan meminta alamat gmail & passwordnya pada Om Bro sekalian.

Dan ketika dia berhasil mendapatkan alamat gmail & passwordnya, maka segera si penipu akan log in ke akun Om Bro dengan menggunakan ponsel miliknya disana.

Tujuannya jelas, dia akan menguras isi saldo dompet tunai pada aplikasi Om Bro sekalian.

Tidak cukup sampai di situ, biasanya si penipu juga akan meminta Om Bro untuk mentransfer sejumlah uang dengan ancaman pembekuan akun jika Om Bro tidak menuruti permintaannya.

Nah, selain kasus-kasus di atas, entah sudah ada berapa banyak kasus lain dengan modus yang sama atau pun modus yang berbeda. Yang jika Mtb tuliskan di blog ini, kemungkinan jumlahnya akan sangat banyak. Maka dari itu, Mtb buat singkat saja tulisannya menjadi satu di artikel ini dengan inti supaya Om Bro bisa lebih jeli & peka pada setiap percobaan penipuan seperti itu.

Om Bro…!! Salah satu rekan Mtb yang juga seorang driver Grab pernah mengatakan pada Mtb (pada perbincangan yang bertema lain, bukan perbincangan tentang penipuan), bahwa logikanya, di dunia persilatan intelejensi tidak ada istilah “su’udzon”. Lah iya… jika seorang intel polisi tidak boleh su’udzon, maka tidak akan pernah ada penjahat yang tertangkap lantaran kita selalu berbaik sangka pada para penjahat.

Maksudnya apa…??

Maksudnya ialah, ya itu tadi… kita harus jeli & peka pada setiap percobaan penipuan. Berburuk sangka-lah ketika ada sesuatu yang tidak wajar, semisal telfon tiba-tiba dari orang yang mengatasnamakan dirinya sebagai staff Grab.

Jika Om Bro sudah bisa berburuk sangka, maka Om Bro jadi tidak akan pernah memberika password / PIN akun / ATM / ponsel / Akun Grab Driver milik Om Bro pada orang lain. Yang artinya juga, Om Bro akan selamat dari percobaan penipuan. Hokeh Om Bro…??!! (Mtb – Penipuan mengatasnamakan Grab).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: