Lampu Motor Bikin Silau, Tuntutannya Penjara 2 Bulan

Motorisblog.com – Om Bro…!! Sekarang mah Mtb jarang lihat da di kampung. Dulu mah di Jakarta sering pisan lihat lampu motor bikin silau. Entah apa maksudnya, …?? …mungkin saja dia ingin di tendang mukanya oleh pengendara yang lain.

Lah iya Om… Masih mending kalau lampu silau itu pada bagian lampu depannya. Lah kadang yang bikin Mtb ngga sampe nalar itu yang lampu belakangnya dibikin silau.

Entah apa maksudnya, tapi Mtb pikir ngga perlu dibahas lah yaa… orang-orang seperti itu memang otaknya sudah bengkok, …atau bahkan mungkin otaknya ketinggalan dirumah saat dia berkendara di jalanan.

Bagaimana dengan lampu depan…??

Kalau lampu depan, Mtb masih bisa maklum. Soale seringkai Mtb mendapati orang yang menggunakan lampu depan silau, itu karena ketidaksengajaan dan ketidaktahuan… jadi bukan karena sengaja nantangin emosi orang lain.

Maksudnya begini…

Pabrikan sudah membuat lampu motor/mobil sedemikian rupa sehingga sorotnya terang namun tidak menyilaukan. Jadi, meskipun terang tapi sorotnya terfokus ke jalanan, bukan ke muka orang lain.

Tapi…

…ada kalanya ketika lampu motor mati, si empunya mengganti bohlam dengan yang KW, bahkan kadang yang halogen. Permasalahannya, tak jarang orang yang karena ketidak pahamannya lantas dia membeli bohlam KW dengan sorot cahaya yang pecah kemana-mana. Tidak terfokus ke satu titik, bahkan kadang pecahan cahayanya menyorot ke atas hingga mengenai jidat orang lain.

Jadi jelas ya Om… kadang memang ada yang menggunakan lampu silau dengan sengaja, namun kadang ada juga yang karena tidak tahu. Nah, yang sengaja itulah yang seharusnya di basmi di jalanan.

Namun apa pun itu, disengaja atau tidak, dengan membaca tulisan ini hendaknya Om Bro sekalian jadi tahu bahwa lampu motor bikin silau ialah amat membahayakan orang lain. Tidak sedikit kecelakaan terjadi gegara orang silau dari sorot lampu motor/mobil yang tidak sesuai dengan standar pabrikan.

Nah, bagi Om Bro sekalian yang belum paham, hendaknya Om Bro ketahui bahwa penggunaan lampu yang menyilaukan mata ialah melanggar Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 pasal 279, yaitu:

“setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagaimana dimaksud dalam pasal 58 dipidana dengan kurungan paling lama dua bulan atau denda Rp 500 ribu”

Tuuhh… ancamannya Om…

Tapi kemudian jika hanya berpatokan pada ancaman hukuman saja, mungkin Om Bro bakal merasa aman ketika tidak ada petugas polisi. Betul…?? Maka hendaknya janganlah hanya berpatokan pada peraturan saja. Berpeganglah pada nurani kemanusiaan, …bahwa lampu yang seperti itu ialah membahayakan orang lain.

…utamanya lampu belakang yang mika merahnya dicopot hingga sorot lampu rem jadi menyilaukan… itu yang sangat berbahaya.

Mtb tidak akan meminta Om Bro sekalian untuk membayangkan ketika Om Bro yang menjadi korban… Karena Mtb yakin, orang yang bertingkah dengan lampu silau pastinya sudah tidak punya bayangan yang waras sebelum dia benar-benar di tendang wajahnya oleh orang lain.

Namun begitu, jika pun Om Bro pemberani diluar nalar yang tidak dapat merasakan bayangan diri sendiri, maka setidaknya bayangkanlah, bagaimana jika yang celaka akibat korban lampu silau itu ialah ibu Om Bro, Istri Om Bro, atau siapa pun orang yang Om Bro cintai.

Bisa di bayangkan, bagaimana marahnya hati Om Bro ketika orang yang Om Bro cintai di celakakan oleh kebiadaban polah orang lain…?? (Mtb – Lampu motor bikin silau).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: