lambretta v200 special

Lambretta V200 Harga dan Spesifikasi (edisi Special)

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro…!! Resmi dirilis pada Selasa, 23 April 2019, Lambretta V200 harga di set pada angka Rp52,5 juta on the road DKI Jakarta.

Advertisement

Yup… Lambretta V200 Special yang merupakan varian tertinggi V200, dibanderol Rp52,5 juta OTR DKI Jakarta. Sedangkan untuk V125 Special yang juga dirilis pada waktu yang bersamaan, banderolnya ialah Rp44,5 juta OTR DKI Jakarta.

Lambretta V200 Special Review

Diciduk dari media ‘Kompas’ (3/5/2019), berikut ini review Lambretta V200 Special:

lambretta v200 special

Lambretta bangkit kembali setelah mati suri selama lebih dari 40 tahun lamanya. Mereka merilis varian V125 Special dan V200 Special untuk pasar Indonesia pada 23 April 2019. Tampilannya mempertahankan desain klasik / retro modern yang mengkotak, yang merupakan hasil karya rumah desain Kiska GmBH, Salzburg, Austria.

Menariknya Om, ternyata Kiska GmBH ialah rumah desain yang juga merancang motor KTM dan Husqvarna… Jadi jelas tidak diragukan lagi kompetensinya…

Tampilan V200 Special memunculkan kesan vintage dengan cluster instrumen kombinasi analog-digital. Speedometernya analog, sedangkan rpm meter dan voltmeternya digital. Juga dilengkapi dengan jam yang digital pula.

Ketika kunci kontak diputar ke posisi ON, saat mesin menyala, panelmeter akan memberi salam dan mengingatkan penunggangnya dengan kata “drive safe”.

Fitur lain yang juga di usung V200 Special adalah sepasang indikator LED, glove box dengan socket pengisian power charger 12V, serta lampu belakang LED.

Dalam hal fitur keamanan, V200 Special dilengkapi dengan engine cut off yang tersembunyi pada dek tengah-kanan. Warna tombolnya kuning dengan dua modul, yaitu lock dan unlock.

Cara pengoperasian engine cut off itu sendiri ialah dengan digeser atas-bawah.

Iya Om… V200 Special memang belum dilengkapi fitur immobilizer sebagaimana skutik premium modern jaman now. Entah apa pertimbangan Lambretta, yang pasti tanpa immobilezer saja banderolnya tembus Rp52 jutaan, komo deui kalau pakai immobilizer.

Lambretta V200 Specification

Tipe Mesin
. 4-langkah, satu silinder, pendingin udara

Kapasitas Mesin
. 169cc

Rasio Kompresi
. 10,2:1

Jenis Bahan Bakar
. Bensin, RON 95

Sistem Bahan Bakar
. EFI

Power Maksimum
. 8,8 kW (12 tk)/8.000 rpm

Torsi Maksimum
. 12,2 Nm/5.500 rpm

Standar Emisi
. Euro 4

Sistem Pengapian
. ECU

Starter
. E-Starter

Konsumsi Bahan Bakar
. 2,9 liter/100 km (34,48 km/liter)

Emisi CO2
. 68 g/km

Top Speed
. 100 km/jam

Transmisi
. CVT-Belt

Dimensi
. Panjang 189 cm
. Lebar 69,5 cm
. Tinggi 111,5 cm

Jarak Sumbu Roda
. 134 cm

Tinggi Tempat Duduk
. 80 cm

Kapasitas Tangki Bahan Bakar
. 6 liter

Ukuran Ban
. Depan 110/70-12
. Belakang 120/70-12

Advertisement

Suspensi Depan
. Teleskopik

Suspensi Belakang
. Peredam kejut ganda

Rem Depan
. ABS, cakram hidrolis 226 mm

Rem Belakang
. Cakram hidrolis 220 mm

Tinggi joknya 80 cm… Ngga tinggi-tinggi pisan, tapi lumayan jinjit jika tinggi badan pengendara kurang memadai.

Dimensi bodinya 189 × 69,5 × 111,5 cm, dengan jarak as roda sejauh 134 cm. Sedikit lebih kecil dari Peugeot Django, tapi masih lebih besar dari Vespa Primavera.

Peugeot Django berdimensi 192,5 × 71 x 119 cm dan punya wheelbase 135 cm. Sedangkan Vespa Primavera punya dimensi (panjang × lebar) 186 × 73,5 cm. Tinggi joknya 78 cm, dan wheelbase 134 cm.

Uniknya Om, meski punya label ‘V200’, tapi kapasitas mesinnya bukanlah 200cc, melainkan hanya 169cc saja. Mesinnya dikembangkan oleh SYM, produsen skuter dari Taiwan yang juga memasok mesin Peugeot Django. Mesinnya satu-silinder 4-stroke berpendingin udara. Getaran mesinnya diklaim halus… Ideal untuk Om Bro sekalian yang telah terbiasa menikmati skutik-skutik Jepang, namun jadi mengurangi feel khas motor Eropa.

Putaran bawahnya diklaim enak untuk bermanuver di kemacetan kota… Top speednya dikatakan bisa mencapai 100 km/jam, dan konsumsi bahan bakarnya tergolong irit untuk kelas mesin 169cc, yaitu 34,4 km/liter.

Standar emisinya sudah bersertifikat Euro 4. Gas emisi CO2-nya 68 g/km…

Di atas kertas, power yang dapat direngkuh ialah sebesar 12 tk/8.000 rpm. Sementara torsi maksimumnya ialah 12,2 Nm/5.500 rpm. Namun sayangnya, anjuran bahan bakarnya kurang ramah dikantong, yaitu RON 95.

Jika menilik rasio kompresinya yang di set pada angka 10,2:1 , mestinya sih sudah cukup dengan BBM Pertamax yang punya RON 92. Namun jika merujuk pada anjuran pabrikan (RON 95), maka BBM yang memenuhi kriteria ialah Pertamax Turbo (RON 98).

Beralih ke sektor kaki-kaki… Suspensi depannya teleskopik… Sementara pada roda belakang, V200 Special menggunakan dual suspensi. Berbeda dengan V125 Special yang menggunakan suspensi tunggal di roda belakangnya.

V200 Special telah dilengkapi sistem pengereman ABS pada roda depannya, dengan cakram berdiameter 226 mm. Sedangkan rem belakangnya model cakram 220 mm.

Diameter velgnya 12 inch… Memperkuat konsep retro modern yang diusungnya. Sayang pisan Om… bodinya berbahan plastik… Padahal harganya relatif tinggi dibanding kompetitor sesama brand Eropa. Namun demikian, Lambretta V200 Special dan V125 Special bisa menjadi pilihan selain Vespa dan Peugeot Django. (Mtb – Lambretta V200 Indonesia).

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *