Kode Etik Grab Terbaru, Bukti Sistem Aplikasi Grab Telah Semakin Beg*!!

Motorisblog.com – Kode Etik Grab Terbaru – Om Bro…!! Mtb yakin telah ada banyak sekali Driver Grab yang pernah menerima notifikasi dengan isi peringatan atas kegiatan mencurigakan. Ini jadi rancu karena menurut pengamatan Mtb, seringkali notifikasi tersebut SALAH SASARAN…!!

Om Bro…!! Sejatinya sudah seringkali Mtb mendapat informasi (mendengar keluhan-keluhan) dari rekan-rekan Driver di Komunitas. Dan ironisnya, ketika semua keluhan tersebut disampaikan pada pihak Staff Grab setempat, maka hampir dapat di pastikan TIDAK ADA SOLUSI…!!

Mtb sendiri sejak moment ‘Idul Fitri lalu sudah tidak pernah lagi On Bid secara full time. Mtb lebih fokus nulis (salah satunya di blog ini) sehingga pekerjaan sebagai Driver Grab hanya Mtb jadikan sebagai sampingan. Apalagi semenjak mertua Mtb kecelakaan motor, waktu Mtb untuk On Bid jadi semakin sempit.

Hingga pada hari Senin, 10 September 2018, tidak biasanya aplikasi Mtb gacor pisan… On Bid dari jam 7 pagi sampai jam 2 siang sudah dapat 12 trip.

Ko sedikit…?

Lah… Untuk ukuran di kota kecil tempat Mtb, 12 trip dalam 7 jam itu terbilang banyak, Om Bro…!! Secara, jumlah konsumennya pun masih sedikit…

Kemudian, karena urusan lain, di hari berikutnya (Selasa), Mtb Off.

Dilanjut hari Rabu, 12 September 2018….

…Mtb On Bid hanya beberapa jam saja karena siang harinya ada pertemuan antara Staff Grab Priangan Timur dengan Komunitas Trojan (Transportasi Online Banjar Patroman – yakni komunitas tempat Mtb bernaung).

Hari itu, Mtb hanya dapat 4 trip saja, kemudian Off Bid.

Hari berikutnya, Kamis, Mtb Off lagi lantaran harus mengantar salah satu anak Mtb ke Dokter.

Siangnya… tiba-tiba Mtb mendapat notifikasi dari Grab. Penasaran, Mtb buka aplikasi, isinya adalah seperti yang Mtb singgung di atas, yakni KECURIGAAN NGAWUR dari Sistem Grab. Isinya begini,

Kami mendeteksi perjalanan yang tidak mematuhi kebijakan Etika kami pada akun Anda. Jika ini terus berlanjut, insentif Anda akan dipotong.

Kemudian Mtb klik tombol hijau yang bertuliskan, “Ketahui lebih lanjut”, dan Mtb dibawa masuk ke situs resminya Grab.

Disana Mtb disuguhi dengan BERBAGAI KODE ETIK ANEH yang sebagian besar TIDAK MASUK NALAR…!! Yang intinya, Mtb tidak melanggar satu-pun dari ketentuan-kententuan tersebut…

…tapi Mtb di curigai. Itu kan berarti Sistem Aplikasi Grab jelas beg* kan? Kemungkinan robot sistemnya Grab itu rada-rada aut** sehingga TIDAK BISA MENDETEKSI DENGAN AKURAT. Tidak bisa membedakan, mana Driver yang jujur dan mana Driver uang curang…!!

Hokeh, untuk lebih jelasnya, kita bahas satu persatu dari poin-poin yang disuguhkan oleh Grab ketika link-nya Mtb klik.

Disini Mtb kutip poin-poin vital yang TIDAK MASUK AKAL-nya saja… Jika Om Bro penasaran dengan isi lengkapnya, Om Bro bisa menuju ke link berikut ini:

Di Grab, kami bermaksud untuk transparan dan adil dalam semua transaksi kami. Grab Driver App dimaksudkan untuk mengalokasikan pekerjaan secara adil kepada semua Pengemudi dan memberikan kesempatan yang setara kepada semuanya untuk meningkatkan pendapatannya bersama kami.

Disini ada dua poin yang jadi fokus bahasan kita,

Pertama, kata “transparan dan adil”… Ini dimana letak transparansinya? Bukankan pada setiap masalah yang membumi hanguskan insentif, pihak management Grab tidak pernah memberikan rincian pelanggaran yang spesifik??? Bukankah setiap kali Driver mengadukan pada Customer Service atau Staff, jawabannya selalu berlindung di balik “Ketentuan Sistem?”.

Meraka, Customer Service dan Staff hampir dapat dipastikan tidak pernah bisa memberikan SOLUSI YANG LOGIS.

Lantas, apa fungsi mereka?

Kemudian, pada penggalan kalimat “untuk meningkatkan pendapatannya bersama kami”…

Itu apanya yang ditingkatkan? Lah wong tarif Rp4 ribu ko dengan bangganya mengatakan “meningkatkan pendapatan?”. Ko ngga malu ya, over pede begitu?

Lanjut…

Sekali waktu, kami menemukan Pengemudi secara sendirian atau bersama-sama dengan penumpang berpartisipasi dalam kegiatan yang bertentangan dengan semangat transaksi yang etis dan adil. Jenis perilaku ini tidak dapat diterima dan dianggap sebagai penipuan yang mengakibatkan ongkos dan insentif didiskualifikasi sehingga tidak dapat dibayarkan kepada Anda dan bahkan dapat menyebabkan akun Anda tidak dapat digunakan selamanya.

Lihat kata, “Sekali waktu…”

Itu “sekali…” kapan, dimana? Ko waktu yang hanya sekali bisa-bisanya dijadikan tolok ukur untuk semua Driver? Ko bisa, kerja Mtb disamakan dengan pekerjaan orang lain yang pernah terjadi SEKALI WAKTU?

Pikiiirrr….!!

Semua perjalanan kita dipantau dan di bawah ini adalah beberapa kegiatan yang harus sangat Anda hindari supaya terhindar dari tindakan melakukan penipuan:

Iya… dipantau. Dengan sistem pantauan yang PAYAH… yang tidak bisa membedakan Driver Jujur dengan Driver Tidak Jujur.

MENYELESAIKAN PEKERJAAN TANPA MENGAMBIL PENUMPANG
Anda hendaknya hanya memulai perjalanan saat penumpang yang sesuai telah memasuki kendaraan dan menyelesaikannya segera setelah Penumpang turun.

Lah… tanpa DI ANCAM pun Mtb segera menyelesaikan pekerjaan setelah penumpang turun. Lah ngapain si tunda-tunda. Bukankan sebelum selesai pekerjaan, order berikutnya jadi tidak bisa masuk?! Lah ya jelas Mtb langsung tekan “Selesai” setelah pekerjaan selesai. Kaga usah di ancam-ancam begitu. Mtb juga punya nalar. Udah beres ya tekan selesai. Repot amat???

MEMINTA PENUMPANG UNTUK MEMBATALKAN PEMESANAN PADA APLIKASI GRAB

MEMBUAT PEMESANAN PALSU

MELAKUKAN PERJALANAN YANG SUDAH DIATUR SEBELUMNYA DENGAN PENUMPANG
Anda hendaknya tidak mengatur perjalanan dengan berada di dekat lokasi penumpang setelah mengadakan persepakatan detail perjalanan di luar Aplikasi Grab.

Mtb juga tidak melanggar poin ini. Tapi jika pun ada Driver yang mendapatkan pekerjaan diluar aplikasi, itu apa urusannya sama Management Grab? Apa iya, ketika ada tetangga yang minta di antar ke pasar (misalnya), masa iya Mtb harus suruh orang itu download Aplikasi Penumpang Grab dulu.

Lah, elu siapa, lu, Grab? Ko ngatur-ngatur hidup gue? Ini lama-lama nanti mau ngantar istri sendiri juga harus pakai aplikasi kali ya? Wkwkwkwk…!!

Kita kan judulnya Mitra…!! Bebas dong… Terserah kita.

Ada order dari aplikasi ya di angkut, ada penumpang diluar aplikasi juga ya di angkut. Kenapa ngga boleh? Elu sehat?

SERING MENGABAIKAN PEKERJAAN ATAU MEMBATALKAN PEMESANAN

Masuk akal ngga? Kalo di kota besar sih oke lah… iya kali sering mengabaikan pekerjaan atawa membatalkan pesanan. Lah… di kota kecil tempat Mtb mah apanya yang mau di abaikan? Lah wong jumlah ordernya juga jarang.

MENUNDA MENYELESAIKAN PEKERJAAN PADA APLIKASI GRAB
Ini termasuk memperpanjang perjalanan setelah penumpang turun dari kendaraan, atau menunda menambah saldo dompet kredit Anda, atau memiliki saldo kecil yang tidak cukup untuk menerima pekerjaan. Ini akan dianggap sebagai menghindari pekerjaan, dengan maksud untuk memperpanjang jam online Anda dan mendapatkan kualifikasi tidak jujur terhadap skema insentif.

Ngapain memperpanjang jam online tanpa saldo kredit? Boros baterai ponselnya juga. Ini juga sudah di bahas di atas tadi. Selesai penumpang turun ya tekan “Selesai”. Ngapain di tunda-tunda? Malah ngga bisa dapat order berikutnya, kan?!

DENGAN SENGAJA MEMPERPANJANG JAM ONLINE TANPA-PEMESANAN
Ini termasuk menempatkan diri Anda di lokasi yang tingkat permintaannya rendah. Gunakan peta panas untuk memandu Anda ke lokasi yang tingkat permintaannya lebih tinggi.

Sama kaya di atas… Ngapain? Orang dongo juga ngga bakalan mau On Bid di lokasi sepi…!! Mau siapa yang order? Mau narik siapa di lokasi yang ngga ada konsumen? Elu masih sehat?

MEMINTA BIAYA TAMBAHAN YANG BELUM DISEPAKATI

MEMBIARKAN ORANG LAIN MENGEMUDI ATAS NAMA ANDA

MENGOPERASIKAN KENDARAAN DENGAN LEBIH DARI 1 PENGEMUDI

BERKONSPIRASI UNTUK MENDAPATKAN PEKERJAAN SECARA TIDAK JUJUR

MEMASANG PERANGKAT LUNAK ILEGAL YANG MENGGANGGU ALOKASI PEKERJAAN YANG SEWAJARNYA
…Sebagai perusahaan, Grab akan mengambil sikap tegas terhadap setiap individu/pihak yang berusaha untuk mendapatkan keuntungan tidak adil atau perolehan yang melanggar hukum pada platform kami…

Salah!!! Sebagai perusahaan, Grab akan mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya meskipun harus berbuat curang pada Driver karena Sistemnya yang tidak akurat.

…Kebijakan kami mengenai Etika dan Keadilan dalam semua transaksi tidak dimaksudkan untuk mengurangi semangat Pengemudi tetapi merupakan sikap yang harus kami ambil demi melindungi mata pencaharian pengemudi-pengemudi kami yang jujur…

Salah…!! Justru Sistem Grab yang tidak punya Etika dan Keadilan…

Nih ya, Grab ya… Kalau memang kalian pandai, sistem kalian canggih, silahkan suspend akun yang benar-benar terbukti melanggar. Dan dapat dibuktikan dengan data yang detail…!! Bukan pakai kecurigaan…!!?? Lah masa iya atas dasar kecurigaan doang ko jatuh sanksi? Yang namanya hukuman itu dijatuhkan dengan bukti-bukti yang kuat. Dengan rincian planggaran yang jelas… Elu masih sehat ngga? (Mtb – Kode Etik Grab Terbaru).

10 tanggapan untuk “Kode Etik Grab Terbaru, Bukti Sistem Aplikasi Grab Telah Semakin Beg*!!

  • 5 Januari 2019 pada 07:04
    Permalink

    Salam. Melihat blog mas saya juga sebel sebenernya. Sama beberapa hari ini saya dapat begitu. Nah yang mau saya tanyakan itu. Setelah dapat notif itu. Apakah orderan anyep atau tetap spt biasa? Soalnya saya pas pagi dapet orderan itu. Seharian keluar cuma dapet 1 mas. Kayanya akun saya di anyepin pikir saya. Mohon dijawab mas

    Balas
    • 5 Januari 2019 pada 08:09
      Permalink

      Saya perhatikan kalo abis dapet notifikasi, hampir bisa di pastikan anyep. Tapi kadang ada normalnya dulu sehari, abis itu baru anyep.

      Balas
  • 15 Januari 2019 pada 12:50
    Permalink

    Tapi apakah bisa sampai putus mitra ya om. Soe ane baru saja dapet notif.” Mitra terhormat, kami mendeteksi bahwa Anda telah menyelesaikan order dengan kode booking ADR-150904880-8-010 tanpa melakukan pembelian dan pengantaran makanan ke lokasi pemesan. Maka dengan menyesal, Anda tidak akan menerima order GrabFood dalam 120 menit ke depan. ”
    Itu apakah berpengaruh pada akun?
    Putus mitea maksud saya?

    Balas
    • 15 Januari 2019 pada 13:00
      Permalink

      Ngga Om. Itu baru sanksi ringan selama 2 jam ngga dikasih orderan Grabfood. Untuk order lain semisal Grabbike dan express masih bisa masuk.

      Nanti kalo sistem Grab menganggap pekerjaan Om Bro baik terus, ya akun normal lagi. Sebaliknya jika sistem mendeteksi pengulangan pelanggaran, nantinya bisa jadi suspen.

      Deteksi pelanggaran disini tidak selalu karena kita memang melanggar. Kadang sistem Grab juga bisa salah mendeteksi.

      Balas
  • 7 Maret 2019 pada 11:37
    Permalink

    Saya 14 hari gagu,6 hari normal lagi lha ini gagu lagi sudah 7hari ini pusingggggg,,,,,,

    Balas
    • 7 Maret 2019 pada 22:44
      Permalink

      Iya Om… Di kampung saya pun banyak driver yang menyeberang ke aplikasi lain gegara siklus anyep-gacor bergilir itu.

      Balas
  • 24 Mei 2019 pada 02:13
    Permalink

    Mending klo dapet notis kesalahan kita apa gitu… Laaa ini nda ada notis apa2… Langsung gagu aja..

    Balas
    • 24 Mei 2019 pada 23:33
      Permalink

      Nah, itu… Udah keluar dari rumah, keluar uang buat bensin & makan, tau-tau di lapangan dikasih anyep. Kan nyesek Om…

      Balas
  • 5 Juli 2019 pada 06:14
    Permalink

    Mau tanya om..
    Kalo dpt notif insentif anda disesuaikan krn adanya aktivitas yg mencurigakan..mksdnya apa ya on

    Balas
    • 6 Juli 2019 pada 00:57
      Permalink

      Maksudnya Om Bro di anggap melakukan pelanggaran saat menjalankan orderan.

      “Di anggap” ya Om… Artinya bisa saja sebenarnya kita tidak melakukan pelanggaran, tapi sistem aplikasi “menganggap” kita melakukan pelanggaran.

      Atau bisa juga memamg Om Bro melakukan pelanggaran secara tidak disengaja.

      Sayangnya sistem aplikasi itu robot. Dia hanya mendeteksi sesuai perintah program. Jadi jika pun kita tidak melakukan pelanggaran, tapi kalau sistem menganggap kita melanggar ya insentif bisa si sesuaikan.

      Disesuaikan disini arti kasarnya dihanguskan. Tidak dibayarkan.

      Tapi ada kalanya sistem aplikasi juga ngaco… Kasih notifikasi disesuaikan namun insentif tetap cair.

      Yaahh… intinya sih tidak ada yang sempurna di dunia ini Om…

      Balas

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: