Kenapa Yamaha Byson disebut produk gagal?

Motorisblog.com – Kenapa Yamaha Byson disebut produk gagal? Jawabannya simple! Yaitu, angka penjualannya jebok! Itu saja. Tragis memang…

Sebelumnya Mtb pernah membuat artikel perkara Honda Beat Street produk gagal. Maksudnya bukan soal segmentasinya. Jelas beda antara motor matic vs motor sport. Hanya saja, didalam artikel tersebut Mtb sudah paparkan perkara tolak ukur suatu produk dalam status “gagal”. Singkatnya, suatu produk (motor) bisa disebut gagal jika usia produksinya pendek atau pun angka penjualannya rendah.

kenapa yamaha byson disebut produk gagal
Yamaha Byson karbu modifikasi

Kemudian… kemarin ini Mtb juga baru saja menulis artikel perkara Honda Megapro yang telah discontinue pada awal tahun 2018 ini. Alasannya jelas karena angka penjualannya yang terus merosot dari tahun ke tahun.

Nah… bicara soal Honda Megapro dan Yamaha Byson, tentu tidak tepat jika mereka disebut gagal karena usia produksinya. Pasalnya, baik Megapro atau pun Byson telah diproduksi sejak tahun 2010 lalu. Artinya, mereka mampu bertahan hingga 7 tahub lamanya. Namun, jika melihat data penjualannya, jelas Megapro dan Byson sangat pantas disebu produk gagal.

Menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), sepanjang tahun 2017 lalu, penjualan Mega Pro hanya berkisar di angka 3.600-an unit. Artinya, hanya 300 unit perbulannya. Sementara itu Byson lebih parah karena hanya terjual 678 unit selama tahun 2017 (rata-rata 56 unit perbulan.

Memasuki tahun 2018 ini, mereka benar-benar hancur lebur. Bayangkan, sepanjang bulan Januari 2018, Byson hanya terjual sebanyak 2 unit saja. Masih lebih baik Mega Pro yang diangka 204 unit.

Lah… dengan angka tersebut, apakah Byson akan tetap diproduksi? Atau mau disuntik mati seperti rivalnya, Honda Megapro? Kita lihat saja nanti... (Mtb – Kenapa Yamaha Byson disebut produk gagal). Sumber: viva.co.id

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: