Kenapa Inden Honda Scoopy Begitu Lama? Nih… 6 Jawabannya beserta Faktor “X”

Motorisweb.com – Inden Honda Scoopy. Kenapa motor scoopy indent? Mungkin pertanyaan itu yang ada di dalam benak Anda jika tertarik / berminat meminang si matic retro punya Honda tersebut.

Banyak hal yang dapat menjadi penyebab panjangnya antrian indent, termasuk juga faktor “X”.

1. Permintaan lebih tinggi dari kapasitas produksi
Setiap pabrikan besar sudah pasti melakukan market research (riset pasar) sebelum menelurkan produk baru. Hal itu untuk memperkirakan jumlah permintaan dari konsumen yang selanjutnya akan di sesuaikan dengan kapasitas pabrik tempat produksi.

Tapi namanya ilmu manusia pasti selalu ada keterbatasan. Sedetail apapun riset yang di lakukan, pasti tidak akan 100% akurat.

inden honda scoopy
Honda All New Scoopy

Honda All New Scoopy ini di targetkan terjual (di produksi) sebanyak 55,000 unit / bulan. Artinya menjadi 495,000 sampai akhir tahun 2017 (sejak launchingnya di akhir bulan Maret lalu). Tapi ternyata permintaan dari calon konsumen melebihi angka tersebut.

Perkara permintaan pasar yang lebih tinggi dari kapasitas produksi bukanlah baru kali ini terjadi. Sebelumnya sudah ada Honda Vario Techno yang juga punya cerita indent panjang. Bahkan, merk lain pun pasti pernah mengalami hal serupa.

2. Jatah dealer di bawah permintaan pasar
Setiap dealer memiliki kapasitas penjualan yang berbeda-beda. Karena itu main dealer tiap wilayah pun memberikan jatah yang berbeda sesuai dengan kemampuan penjualan dealer tersebut.

Contoh gampangnya begini, asumsi jatah unit Scoopy adalah 10% dari total jatah dealer,

Dealer A punya kapasitas jual 200 unit / bulan, berarti dia punya jatah Scoopy 20 unit / bulan. Sedangkan dealer B kapasitasnya 500 unit / bulan, maka unit Scoopy 50 biji / bulan.

Nah… Jika Anda mengajukan indent di dealer A, maka indent Anda menjadi lebih lama (secara logika sederhana). Maka dari itu, di sarankan untuk melakukan indent di dealer yang relatif ramai.

3. Pilihan warna tidak tersedia
Ini pernah saya alami pada saat membeli Honda Spacy. Juga kakak saya dengan Vario 125 miliknya. Yang intinya, indent menjadi lebih lama jika warna yang kita minati tidak tersedia di dealer. Untunglah saya dan kakak tidak fanatik warna, jadi lebih pilih cepat dengan warna yang ready stock.

4. Motor berstatus CBU
Secara normal, motor impor (complete built up) relatif lebih lama proses indentnya dibanding motor yang diproduksi di dalam negeri. Dapat di pahami karena cara CBU harus berurusan dengan bea cukai, kelengkapan surat-surat, proses balik nama dan lainnya.

Selain motor CBU, motor lokal dengan part import pun dapat menyebabkan indent lama. Misalnya pada saat terjadi bencana alam / gangguan stabilitas nasional di negara asal part motor tersebut.

5. Jadwal pengiriman
Umpamanya, Anda indent di bulan Agustus, tapi jadwal pengiriman unit motor dari main dealer baru akan di lakukan pada bulan Oktober (pengiriman ke dealer wilayah).

6. Sistem pembayaran cash (tunai)
Point ini sepertinya menjadi hal yang akan di sangkal oleh dealer. Maksudnya… Jika Anda bertanya, “Apakah pembelian cash akan membuat indent menjadi lama?”… … Maka saya yakin, pihak dealer pasti akan menjawab, “Tidak!” Dia pasti akan mencari-cari alasan lain sebagai argumentesinya.

Tapi kadang ada juga dealer yang terang-terangan mengatakan, tidak melayani pembelian secara tunai.

Saya sendiri belum pernah menemukan kasus seperti ini secara langsung… Tapi Kang Agus Kutil (teman sekaligus tetangga saya) yang pernah mengalaminya. Singkatnya, dia harus 3 kali bolak-balik ke dealer Yamaha demi membeli Jupiter MX 135 secara cash. Itu pun sambil setengah ngamuk karena pihak dealer tetap ngotot mengarahkan pada cara kredit.

Kasus lain saya temukan di ndesoedisi.com, update artikel tanggal 18 Mei 2017. Di situ di ceritakan tentang sulitnya membeli Honda Scoopy secara cash. Bahkan, dari kronologisnya, si calon konsumen terkesan di permainkan oleh dealer / marketing yang bersangkutan.

Bagi orang awam, kasus seperti ini mungkin akan menimbulkan pertanyaan, “Kenapa beli cash malah susah? Bukankah dengan cara tunai malah dealer langsung dapat duit penuh…?”

Naaahh… Kalau di sini urusannya dengan birokrasi. Intinya, kalau kita lihat dengan kacamata minus, dealer mendapatkan keuntungan lebih besar dengan cara kredit. Jadi… Selain keuntungan dari harga jual, dia juga mendapat bonus tertentu dari pihak leasing. Kira-kira begitu nggak ya…???

29 tanggapan untuk “Kenapa Inden Honda Scoopy Begitu Lama? Nih… 6 Jawabannya beserta Faktor “X”

  • 24 Agustus 2017 pada 07:17
    Permalink

    Saya awal bulan Agustus 2017 order Scoopy sampai sekarang tidak ada kabar. Kata pihak dealer bisa sebulan, 2bulan.
    Saya coba order dengan tetangga minggu ke-2, katanya ready stock tp sama juga dpt urutan ke-12 itu juga belum tau kapan dapatnya dan warnanya juga tdk bisa keinginan kita (jadi untung-untungan). Dan mau cash atau kredit tidak ada formalitas kata tetangga.
    Kemarin minggu ke-3 saya coba ke dealer lain Scoopy indent juga. Sales menanyakan mau cash atau kredit? Kalau cash bisa lama karena yg menunggu kredit banyak, tp kalau mau kredit bisa lebih cepat….bisa disisipkan…..hehehe…..lucu ya.

    Saya akhirnya tanya dgn karyawan Honda manufacturing, jd kenapa bisa inden karena pihak marketing salah memprediksi penjualan sehingga produksinya sedikit. Sekitar 300unit/hari, sedangkan Vario bisa 2200/hari untuk seluruh Indonesia.

    Dan kata tetangga sub dealer untuk masalah kredit kenapa lebih cepat karena pihak Dealer bekerja sama dengan pihak leasing & asuransi. Jadi sales lebih condong mendahulukan kredit bisa jadi ada fee untuk sales & Dealer.

    Balas
  • 24 Agustus 2017 pada 07:27
    Permalink

    itu dia yang (menurut saya) bikin jengkel. orang pengen beli cash biar tenang, biar nggak punya hutang, kok malah (setengah) dipaksa kredit. yaaaa…. begitulah birokrasi.

    ini tambahan informasi yang menguatkan anggapan sebagian orang (termasuk saya) yang berfikir bahwa ada udang dibalik sulitnya beli motor secara cash.

    tapi kita ambil positifnya saja. kalao kita punya cukup uang buat beli cash kok malah disuruh kredit, ya uangnya dipakai saja untuk kepentingan lain yang produktif.

    atau bisa juga seperti kakak saya… DP nya saja yang di tambah, dengan tenor kredit yang lebih pendek. jadi kita tidak memberi bunga terlalu besar pada pihak leasing.

    dulu (tahun 2012) kakak saya kredit Honda vario 125 dengan DP 7,000,000. jadi angsuran perbuannya terasa ringan.

    Balas
  • 29 September 2017 pada 05:41
    Permalink

    SAYA JUGA BELI HONDA SCOOPY SECARA CASH,UDAH MAU 2 BULAN BELUM ADA KABAR,
    MALAH DI TAWARIN HONDA BEAT,,OMG….

    Balas
  • 29 September 2017 pada 05:44
    Permalink

    Mudah-mudahan Honda Indonesia segera menambah lini produksi untuk All New Scoopy eSP FI.

    Balas
  • 6 Oktober 2017 pada 12:26
    Permalink

    Pantesan saja. Pengalaman ini juga saya alami waktu membeli Honda scopy untuk istri. dari proses indent 1 hari sebelum puasa sampai unit nya datang selama 40 hari. masuk akal juga kalau dari makernya memang produksinya masih di bilang sedikit.

    Balas
  • 6 Oktober 2017 pada 12:30
    Permalink

    Wah… lumayan lama itu. Kalo yang udah ngebet, 40 hari juga serasa lama banget. Hehehe…

    Balas
  • 18 Oktober 2017 pada 09:44
    Permalink

    aduuhhhh saya juga. saya lagi pesan scoopy, indent. berbagai dealer jawabannya sama "KITA DAHULUKAN YANG KREDIT KAK" what the fuck!!! orang mau cash disuruh kredit?! percuma ada dealer jualannya begitu caranya. bobrok sistem diindonesia emang!

    Balas
  • 18 Oktober 2017 pada 09:59
    Permalink

    Yaa… memang menyedihkan, Om Bro. Dilema. Tapi nanti kalo kita nyerang sistem yang ada di Indonesia, salah-salah malah kita yang disalahkan. Terjerat pasal IT lah, menyebar kebencian lah… apa lah…

    Balas
  • 22 Oktober 2017 pada 05:16
    Permalink

    Saya juga lagi inden scopy dan terasa lama sekali

    Balas
  • 22 Oktober 2017 pada 06:11
    Permalink

    Sabar, Om Bro. Teman saya ada yang ngga sabar nunggu Scoopy, trus dia ganti pilihan ke Vario 110. Tapi akhirnya dia menyesal karena hatinya tidak bisa lepas dari Scoopy.

    Balas
  • 25 Oktober 2017 pada 07:09
    Permalink

    Wah sama dunk…. sudah saya kasih tanda jadi dijanjikan satu bulan kalo lewat estimasi yang dijanjikan uangnya dikembalikan… terhitung sudah 10 hari…. mudah2n tidak meleset …
    Scoopy matte brown emang #T.O.P B.G.T# gak mau ke lain hati meski dirayu untuk ganti tipe lain Vario or Beat ready stok….

    Balas
  • 25 Oktober 2017 pada 08:50
    Permalink

    Wah sama dunk…. sudah saya kasih tanda jadi dijanjikan satu bulan kalo lewat estimasi yang dijanjikan uangnya dikembalikan… terhitung sudah 10 hari…. mudah2n tidak meleset …
    Scoopy matte brown emang #T.O.P B.G.T# gak mau ke lain hati meski dirayu untuk ganti tipe lain Vario or Beat ready stok….

    Balas
  • 28 Oktober 2017 pada 01:05
    Permalink

    yg jelas tu taktik trik dagang.saya dlu vario tekno jg inden.tapi memang dri dlu yg rugi tu konsumen.udh harga selangit.inden pisan.kojurrrrr

    Balas
  • 28 Oktober 2017 pada 11:55
    Permalink

    Trus yang ngeselin lagi, udah tau inden panjang, kapasitas produksi ngga segera ditambah.

    Kalo (umpama) kita tanyakan hal itu pada management si produsen, pasti jawabannya, "perlu proses yang tidak sebentar".

    Gitu kan? Pasti lah gitu. Wkwkwkwk…!!

    Balas
  • 29 Oktober 2017 pada 04:45
    Permalink

    Lebih baik kredit kak, motor scoopy punya ku, bulan juni datang.. Eh bulan september ilang😭😭. Untung saya kredit kak jadi dapet asuransi. Kalao cash mah udah ga dapet apa" dah.. Kalo di kota cepet kok indent nya. Aku itu ambil mei. Juni motor udah dateng

    Balas
  • 29 Oktober 2017 pada 04:55
    Permalink

    Waduh… saya turut prihatin dengan musibah hilangnya motor ade.

    Syukurlah klaim asuransinya mudah.

    Buat temen-temen biker yang lain, berhati-hatilah saat memarkir motornya. Selalu kunci stang. Masalaeh, (setahu saya) kalo stang ngga di kunci, trus motor ilang, klaim asuransinya bakal susah. Soale dianggap kelalaian si pemilik motor itu sendiri. Apalagi kalo sampe lupa kunci nempel dimotor trus ilang. Itu lebih sulit lagi, soale klaim asuransi harus menyertakan kunci asli beserta kunci cadangan plus surat-surat kendaraan.

    Semoga bermanfaat…

    Balas
  • 6 November 2017 pada 11:56
    Permalink

    Sya juga lg pesan scoopy mate brown dri tgl 28 agustus 2017 smp skrng blm ad kbr tuh motor,sking indent nya tuh mtor sya tmbh DP nya, dri DP 6jt smp sya tmbh lgi 5jt jdi 11jt,itu saking lmanya tuh
    motor…

    Balas
  • 6 November 2017 pada 12:09
    Permalink

    Masya Alloh… Luar biasa, Om Bro!

    Mudah-mudahan saja unit Scoopynya segera dikirim.

    Balas
  • 10 November 2017 pada 15:41
    Permalink

    Saya pesen scoopy yg staylish udah 1 bulan belom dateng. 2x di tawarin ganti yang sporty saya ngga mau😂😂 tunggu aja sambil ngopi, ngga usah di pikirin kpn dateng nya.

    Balas
  • 20 November 2017 pada 10:22
    Permalink

    Baru 3 hari sih indent scoopy stylish matte brown. Tapi berasa lama hehe. Di tawarin fino. Tapi sreknya scoopy stylish ����

    Balas
  • 20 November 2017 pada 10:34
    Permalink

    Baru 3 hari sih indent scoopy stylish matte brown. Tapi berasa lama hehe. Di tawarin fino. Tapi sreknya scoopy stylish ����

    Balas
  • 20 November 2017 pada 11:53
    Permalink

    Kalo udah sreg, ditunggu aja yang sabar, Sis… Ketimbang ganti pilihan tapi menyesal kemudian…? Saya cuma bisa bantu do'a, semoga indent-nya cepet di kirim.

    Hehehe…!! Biarin cuma bantu do'a, dari pada ga bantu apa-apa sama sekali. Wkwkwkwk…!!

    Balas
  • 4 Desember 2017 pada 16:52
    Permalink

    ini masih mending ada yg sebulan sampai 2 bln, gw baru mau beli k dealer pusat trs blg bayarnya cash untuk matte brown indennya 4 bulan di dealer pusat kota gw.
    akhirnya nyari dikota sebelah karena selesnya janjiin bisa kurang dr sebulan. ya moga aja bener deh bisa seminggu 2 minggu unit sampe

    Balas
  • 6 Oktober 2018 pada 23:11
    Permalink

    saya sudah inden sejak bulan maret sampai bulan ini oktober, unit juga belum ada kabar

    Balas
    • 7 Oktober 2018 pada 10:36
      Permalink

      Gile… tujuh bulan? Itu sih ngga wajar, Om Bro… Yakin harus di telusuri. Pasti ada yang ngga beres.

      Om Bro ngajuin kredit apa mau beli cash?

      Info dari kanan-kiri, biasanya memang susah untuk beli cash. Lebih cepet beli kredit. Itu urusannya ama kerjasama dealer+leasing…

      Lalu masalahnya, kadang ada juga ketika ajuan kredit di tolak, itu ngga ada yang ngasih tau dari pihak leasing. Entah karena ngga enak atau takut kita ngamuk, entah…

      Yang jelas Om Bro harus rada pake urat sedikit, musti rada kencengan dikit. Tanyain, kenapa sebenarnya?? Harus jelas. Sumpah itu udah sangat jauh diluar batas kewajaran.

      Kalo sebulan dua bulan sih masih wajar lah ya… mentok 3 bulan. Secara ini motor kan di produksi disini, bukan motor impor CBU kelas premium…

      Balas

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: