2 Kelemahan Kawasaki Ninja 250SL Menurut Montir

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro! Punya harga fenomenal bukan berarti luput dari kekurangan. Setidaknya ada 2 kelemahan Kawasaki Ninja 250SL yang dapat Om Bro rasakan, tanpa menyinggung hal lain yang lebih mendalam, semisal harga dan ketersediaan spare part.

Advertisement

Betul Om. Ninja 250SL memang sempat menggemparkan dunia persilatan roda dua pada tahun-tahun lalu. Lah iya. Motor sport 250cc tapi banderolnya sebanding dengan motor sport 150cc.

Bahkan ada produk 150cc dari brand sebelah yang justru lebih mahal.

Yup. Kisahnya terjadi pada penghujung 2018 lalu, yangmana harga Ninja 250 SL hanya berada pada nominal Rp36 jutaan saja. Wajar pisan jika waktu itu stoknya langsung ludes terjual.

Kelemahan Kawasaki Ninja 250SL

Namun ternyata ada kekurangan Ninja 250 SL Mono yang konon menjadi penyakit bawaan, yakni perkara temperatur mesin dan getaran.

Iya Om. Suhunya mudah overheat sehingga bisa menyebabkan mesin mati mendadak. Juga getarannya konon cukup kencang. Demikian menurut salah satu montir Kawasaki yang pernyataanya termuat dalam laman www.viva.co.id

Advertisement
.

Lantas, dari mana timbulnya kedua masalah itu?

Timbulnya ialah lantaran kubikasi mesin yang lumayan besar, tapi hanya menggunakan satu silinder.

Karena silindernya hanya satu, maka pistonnya pun hanya satu, sehingga efek gesekannya pun lebih besar.

Tambah lagi rasio kompresi mesin yang cukup tinggi (11.3:1), maka mesin jadi gampang panas.

Kemudian perkara getaran, sebenarnya Ninja 250SL bukan termasuk mesin overstroke. Diameter pistonnya 72 mm, sedangkan langkah pistonnya ialah 61.2 mm. Jelas masih panjang diameternya ketimbang langkahnya. Mestinya tidak menimbulkan getar berlebih.

Tapi meskipun stroke (langkah piston) lebih pendek dari bore (diameter piston), tapi tetap saja langkah itu sudah terbilang panjang. Apalagi yang bergerak adalah satu piston berukuran besar, jadi ya timbullah getaran yang besar pula.

Begitu menurut testimoni beberapa pengguna pada montir Kawasaki tersebut. (Mtb).

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *