Kelebihan dan Kekurangan Rem Parkir Mobil (Rem Tangan) Otomatis

Motorisblog.com – Om Bro…!! Dijaman now, keberadaan rem parkir mobil otomatis sudah bukan lagi menjadi fitur mewah. Sudah umum lah ya Om… Bukan lagi hanya terdapat pada produk-produk premium saja, tapi sudah mulai merata ke berbagai kelas.

Yup… Rem tangan otomatis sudah bukan hanya menjadi fitur dari mobil-mobil mewah saja Om… Tapi sudah menjadi fitur umum pada banyak kelas mobil…

Om Bro…!! Bukan berita baru ketika Om Bro membaca atau mendengar atau bahkan melihat ada kasus mobil terjun dari gedung parkir. Hal itu dimungkinkan terjadi jika pada kondisi tertentu, pengemudi lupa tidak mengaktifkan rem tangan. Yang karena itulah kemudian beberapa pabrikan merilis teknologi rem tangan otomatis yang diberi judul Electric Parking Brake (EPB)…

EPB adalah fitur otomatis yang akan mengaktifkan rem tangan pada kondisi tertentu, diantaranya:

. Pada saat mobil berhenti dan mesin dimatikan

. Pada saat mobil melaju dengan kecepatan di bawah 10 km/jam dengan pintu pengemudi terbuka

Singkatnya, dengan fitur ini Om Bro jadi terhindar dari resiko yang dapat timbul akibat Om Bro lupa mengaktifkan rem tangan secara manual.

Kelebihan dan Kekurangan Rem Parkir Mobil (Rem Tangan) Otomatis

Konon fitur EPB telah mulai di aplikasikan pada mobil-mobil mewah dari brand asal Eropa sejak 10 tahun lalu… Namun pada perkembangannya, EPB juga di aplikasikan pada mobil-mobil non-premium keluaran terbaru.

Dilihat secara fungsinya, fitur EPB jelas memiliki banyak manfaat. Namun selayaknya ciptaan manusia, tidak ada yang 100% sempurna. Demikian pula dengan fitur EPB… Meskipun ia punya banyak manfaat, namun tetap ada kekurangannya…

Apa sih kekurangan EPB??

Yaitu bahwa perangkat EPB sangatlah erat kaitannya dengan elektronik dan kelistrikan mobil. Yang artinya,, EPB terdiri dari banyak komponen, diantaranya kabel-kabel, modul, sensor dan lain-lain. Yang artinya lagi,, EPB membutuhkan penanganan khusus jika sewaktu-waktu mengalami trouble.

Masih ada lagi… Suplai power untuk EPB pun harus stabil. Semua kabel dan komponen lainnya harus selalu ada dalam kondisi prima. Yang artinya jika aki soak, maka EPB pun jadi tidak dapat berfungsi dengan baik. (Sugiartono, Technical Training & Service Manager DFSK Motors – Kompas, 27/8/2019).

Tapi pun begitu, manfaat EPB masih jauh lebih banyak dibanding kekurangannya… Karena dengan EPB, posisi mobil jadi lebih safety. Kontrol modulnya akan mengkalkulasi kondisi dan mengunci rem secara otomatis pada saat mobil di parkir. Dengan begitu, mobil Om Bro akan lebih aman dari resiko lupa menarik tuas rem tangan secara manual.

Keuntungan lain yang akan Om Bro dapatkan adalah bahwa EPB statusnya bebas dari perawatan khusus… Artinya tidak perlu perawatan yang istimewa selama tidak ada masalah yang terjadi.

Bandingkan dengan rem parkir (rem tangan) manual, dimana kontrol rem 100% berada pada kesadaran manusia… Yang artinya beresiko terjadi hal-hal yang tidak diinginkan jika si pengemudi lupa menarik tuas rem tangan.

Belum lagi jika bagian-bagian mekanisnya ada yang rusak sehingga rem tangan tidak dapat bekerja dengan baik…

Pada beberapa produk, fitur EPB tidak hanya bisa mengunci sendiri namun juga dapat membuka sendiri.

Salah satu merk yang telah memiliki fitur demikian ialah DFSK… Iya Om… Menurut Sugiartono, DFSK telah menggunakan fitur EPB yang dapat mengunci dan membuka secara otomatis pada semua tipe Glory.

Yup… Rata-rata fitur EPB yang ada di pasaran hanya memiliki fungsi mengunci otomatis saja,, belum bisa membuka sendiri. Atas dasar itulah Sugiartono mengklaim bahwa produk-produk DFSK memiliki diferensiasi dibanding merk lain.

Iya Om… Rem tangan otomatis pada DFSK Glory punya fungsi automatic release alias membuka sendiri secara otomatis saat pengemudi telah siap berkendara… Yaitu saat pintu telah ditutup, sabuk pengaman telah dipakai, gigi transmisi telah masuk dan pedal gas telah di injak. (Mtb).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *