Spesifikasi, Kelebihan dan Kekurangan Honda Beat Karbu

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro!! Honda Beat adalah versi kedua dari motor matic produksi Astra Honda Motor (AHM). Dia merupakan proyek lanjutan dari Honda Vario 110 karbu yang kurang sukses mengambil alih pasar Yamaha Mio di Indonesia lantaran model (desain) yang kalah ramping. Juga karena spesifikasi mesin berkompresi tinggi yang berakibat pada harga jual yang lebih mahal. So, inilah data spesifikasi serta review kelebihan dan kekurangan Honda Beat Karbu.

Advertisement

Honda Beat generasi pertama di buat dengan desain extra ramping dan kelas mesin berkompresi sedang. Hal itu bertujuan untuk menyaingi Yamaha Mio yang ramah kantong, baik dalam hal harga motor ataupun tingkatan bahan bakar yang di anjurkan.

Sebelumnya pada Vario 110 karbu, Honda menggunakan mesin berkompresi 10,7:1 dan berpendingin cairan. Kelas kompresi tersebut secara langsung menuntut penggunaan BBM beroktan tinggi (Pertamax) agar kinerja mesin menjadi lebih optimal.

Namun kemudian Honda menurunkan rasio kompresi menjadi 9,2:1 pada Beat agar dapat meminum BBM Premium tanpa menurunkan power motor.

Langkah Honda tersebut membuahkan hasil yang memuaskan. Pada tahun pertamanya, Beat sudah mampu terjual sebanyak 432.726 unit. Kemudian di tahun kedua, penjualannya meningkat hingga 62%.

Setelah tahun 2010, penjualan motor Honda Beat menunjukkan kemajuan yang amat pesat. Hingga saat ini (setelah Beat menggunakan sistem injeksi), dia tetap menjadi motor paling laris dari semua varian motor yang ada di Indonesia.

Kelebihan dan Kekurangan Honda Beat Karbu

Honda Beat Karbu

Kelebihannya adalah:

1. Lampu utama modern

Sejak awal produksinya pada tahun 2008, Honda menempatkan lampu utama Beat pada body motor. Mengikuti jejak Vario, kakaknya.

Namun begitu, dia tidak di bekali dengan double headlamp.

Penempatan lampu utama pada body diklaim mampu memberikan pencahayaan yang lebih baik dan merata.

2. Desain body ramping dan sporty

Sesuai dengan targetnya untuk melawan Yamaha Mio, Honda memberikan model ramping pada badan Beat. Bahkan jika di lihat dari dek ke atas, dia tampak lebih ramping dari kompetitornya.

3. Kunci rem belakang

Sejak awal produksi Vario pada tahun 2007, Honda sudah melengkapi jajaran maticnya dengan pengunci rem belakang. Tujuannya adalah untuk mengamankan agar motor tidak melompat pada saat mesin di hidupkan. Selain itu juga untuk mengamankan saat Om Bro berhenti di tanjakan atau turunan jalan. Pun demikian untuk mengamankan motor saat parkir pada permukaan tanah yang tidak rata.

4. Pijakan kaki pembonceng lega

Model pijakan kaki menyatu dengan dek menjadikannya lebih praktis. Ukuran pijakannya pun di buat lebih lebar dibanding kompetitor (Mio), sehingga kaki tidak mudah terpeleset.

5. Cover knalpot anti panas

Jika Om Bro pernah tersengat knalpot panas, maka hal itu tidak akan terjadi lagi pada Beat. Karena knalpot Honda Beat telah di lengkapi penutup yang tidak akan panas meski suhu mesin dalam kondisi panas.

6. Akselerasi cepat

Sistem bukaan kopling sentrifugal Beat dibuat lebih awal (pada rpm rendah) jika dibanding dengan kompetitor.

Setting seperti itu berhasil mengurangi efek ayun pada putaran gas, sehingga motor menjadi lebih responsif dan irit bahan bakar.

7. Suspensi nyaman

Motor Honda low end, baik jenis bebek ataupun skutik, sudah terkenal empuk dan nyaman suspensinya. Begitu pula dengan matic Beat.

Soal ini Mtb sudah pernah membahasnya pada artikel komparasi produk Honda vs Yamaha.

8. Irit bahan bakar
Advertisement

Honda memberikan klaim bahwa konsumsi BBM Honda Beat karbu adalah 73,5 km / liter.

Mungkin pada penggunaan sehari-hari tidak akan sama persis, tapi pun begitu pastinya akan tetap irit dibanding kompetitor yang sekelas.

9. Dilengkapi gantungan barang

Dibagian depan-tengah, di bawah stang, Honda Beat sudah dilengkapi dengan gantungan barang secara default pabrikan.

Pengait gantungan ini akan sangat bermanfaat ketika Om Bro/Sista membawa belanjaan atau pun barang lainnya.

10. Ada rak depan

Juga di lengkapi dengan rak barang di bagian depan. Om/Sist akan dengan mudah menyimpan botol minuman atau barang kecil lainnya.

11. Penutup lubang kunci kontak

Sejak Vario sampai Beat, bahkan sampai sekarang, Honda sudah menggunakan tutup lubang kunci bermagnet. Model kunci ini berguna untuk meminimalisir potensi pencurian sepeda motor.

12. Tingkat BBM cukup dengan Premium

Beberapa teori mengatakan bahwa rasio kompresi di atas 9,0:1 wajib Pertamax. Tapi di bawah jok Beat tertulis dengan jelas bahwa syarat bahan bakar untuk motor ini hanyalah BBM ‘tanpa timbal. Sementara itu Pertamina mengklaim bahwa BBM Premium pun sudah bebas timbal.

Dengan dasar itu berarti Honda Beat aman untuk mengkonsumsi bensin Premium.

13. Dilengkapi dengan penutup bagasi

Bagasi Honda Beat dilengkapi dengan penutup sebelum jok, sehingga relatif aman ketika Om/Sist menyimpan barang yang mudah pecah di bagasi.

Keamanan tersebut bisa didapat karena jok motor tidak akan menekan langsung pada barang yang tersimpan di bawahnya.

14. Stabil

Meski ukuran bodynya kecil, namun Honda Beat relatif stabil pada saat berboncengan dengan kecepatan sedang – tinggi. Sama sekali berbeda dengan kompetitor yang mudah limbung apabila mengangkut beban sedang – berat.

Nah, itulah beberapa keunggulan Beat karbu.

Sekarang giliran kelemahannya:

1. Tangki bahan bakar terlalu kecil

Kapasitas tangki bensin Honda Beat yang hanya 3,5 liter tentu kurang efisien dalam hal waktu. Maksudnya, kita jadi harus sering-sering mampir ke SPBU.

2. Kapasitas bagasi kecil

Meski sudah dilengkapi dengan U-box, namun kapasitasnya terlalu kecil. Hanya muat jas hujan dan sedikit tools (kunci-kunci) standar saja.

3. Pijakan kaki pembonceng hanya satu titik

Meski pijakan kaki boncenger cukup lebar dan sudah dibuat nyaman, namun posisinya hanya satu. Tidak seperti Yamaha Mio yang memberikan 2 pilihan posisi pijakan kaki (Mio karbu).

Data Spesifikasi

  • Mesin: 4 langkah, SOHC berpendingin udara dengan kipas, silinder tunggal mendatar 108cc
  • Sistem bahan bakar: Karburator
  • Diameter × langkah (bore × stroke): 50 × 55 mm
  • Rasio kompresi: 9,2:1
  • Power maksimum: 8,22 PS / 8000 rpm
  • Torsi maksimum: 0,85 kgf.m / 5500 rpm
  • Tipe Kopling: Otomatis, sentrifugal, tipe kering
  • Sistem Transmisi: Otomatis, V-belt
  • Kapasitas tangki bahan bakar: 3,5 liter
  • Kapasitas oli mesin: 0,7 liter
  • Dimensi (panjang × lebar × tinggi): 185,9 × 67,6 × 105,3 cm
  • Jarak sumbu roda: 124 cm
  • Jarak terendah ke tanah: 15,6 mm
  • Berat kendaraan: 89,3 kg
  • Tipe Rangka: Pipa, underbone
  • Suspensi depan: Teleskopik
  • Suspensi belakang: Lengan ayun dengan peredam kejut tunggal
  • Ukuran ban depan: 80/90-14 40P
  • Ukuran ban belakang: 90/90-14 46P
  • Rem depan: Cakram hidrolik, piston tunggal
  • Rem belakang: Tromol
  • Sistem pengapian: DC-CDI
  • Battery (accu / aki): MF 12V-3,5Ah
  • Busi: NGK CPR8EA-9 / ND U24EPR9
  • Starter: Elektrik dan kick starter

(Mtb – Kelebihan dan kekurangan Honda Beat karbu).

Advertisement

6 komentar untuk “Spesifikasi, Kelebihan dan Kekurangan Honda Beat Karbu”

    1. Iya. Dari awal sampai sekarang, motor-motor matic yang beredar di Indonesia semuanya menggunakan tipe kopling kering. Kalo motor manual (bebek & sport (motor laki)) semuanya pake kopling basah.

      Motor manual, komponen koplingnya menyatu dengan mesin. Koplingnya terendam oli mesin. Itulah mengapa disebut kopling basah.

      Sedangkan motor-motor matic, komponen kopling otomatisnya terdapat di dalam cvt box. Terpisah dari mesin sehingga tidak terendam oli mesin. Itulah mengapa kopling motor matic disebut kopling kering.

    1. Biasanya sih bearing (laher) blok udah koplak. Tapi itu baru dugaan sy aja. Coba konsultasi ke bengkel terpercaya, apakah masalahnya laher blok atau bukan.

    1. Dari sharing sy ama tetangga pemilik Beat karbu,, dia sih ngga pernah ada gejala kayak gitu Om… Baiknya konsultasi ke bengkel Om… Takutnya bahaya…

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *