honda beat esp

12 Kelebihan dan Kekurangan Honda Beat eSP (Beat FI)

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro! Beat eSP terlahir sebagai hasil pengembangan spesifikasi dari generasi pertamanya. Tanpa banyak argumentasi, fakta di lapangan menunjukkan bahwa Beat adalah yang terpopuler di kelasnya. So, berikut ini data kelebihan dan kekurangan Honda Beat eSP.

Advertisement

Kelebihan dan Kekurangan Honda Beat eSP

Kelebihan Honda Beat eSP

1. Design body relatif rendah, kecil dan ramping

Pada generasi pertamanya (Honda Beat karbu), model ini menggunakan desain yang extra slim. Maksudnya untuk mengimbangi kekalahan penjualan Honda Vario 110 karbu yang saat itu kurang menarik minat konsumen gara-gara body gambotnya.

Honda beat karbu 2010
Honda Beat Karbu 2010
Honda Vario karbu 2011
Honda Vario Karbu 2011
2. Headlamp pada body terbukti menjadi trendsetter matic komersil Indonesia

Sebenarnya unit kompetitor sudah lebih dulu menggunakannya, yaitu Yamaha Nouvo.

Tapi saat itu, model lampu utama pada body masih kurang populer di segmen motor entry level. Maka Yamaha justru mengembalikan posisi lampu pada batok kepala pada generasi awal Mio karbu.

Eh ternyata sekarang, banyak motor matic komersil di tanah air yang kembali menggunakan model lampu pada body.

3. Volume bagasi cukup besar

Walaupun ukuran bodynya relatif kecil, namun penempatan accu (aki) yang tepat membuat Honda Beat eSP memiliki volume bagasi hingga 11 liter.

4. Fitur secure side stand

Sistem sekring otomatis pada standar samping masih tetap menjadi andalan yang terus di pertahankan oleh Honda. Fitur ini terbukti ampuh untuk mencegah Om/Sist lupa menaikkan standar samping sebelum berkendara.

5. Ukuran ban cukup besar

Sejak memproduksi Vario dan Beat generasi pertama, Honda sudah menerapkan tapak ban yang relatif lebih besar dibanding kompetitor. Hal ini membuatnya lebih mantap dan stabil dalam mencengkram aspal di jalanan.

6. Sudah menganut sistem injeksi dan eSP sehingga konsumsi bahan bakar lebih irit

Image ‘irit’ memang sudah menjadi hukum wajib bagi motor Honda sejak awal kiprahnya di Indonesia.

Di era sekarang, Honda mengaplikasikan sistem injeksi dan eSP untuk menghasilkan power maksimal namun dengan konsumsi bahan bakar minimal.

Teknologi eSP ini dikemudian hari harus berhadapan dengan teknologi serupa dari Yamaha, yaitu Blue Core.

7. Jumlah populasi terbanyak sehingga perawatan menjadi mudah

Sejak produksinya di generasi pertama, perlahan tapi pasti, Honda Beat mampu mengambil alih pasar matic low end yang sebelumnya di kuasai oleh kompetitor.

Hingga sekarang Honda Beat telah menjadi motor matic dengan jumlah populasi terbanyak di Indonesia.

Seperti pada umumnya, semakin banyak populasi suatu motor, maka semakin banyak pula spare partnya tersedia di pasaran. Selain itu dengan banyaknya populasi, maka semakin banyak pula para mekanik / montir yang mempelajari dan menguasai teknik perawatan dan perbaikannya.

Advertisement

Kedua hal tersebut secara langsung telah memberikan kemudahan kepada pemilik Honda Beat dalam pemeliharaan motor kesayangannya.

8. Suspensi nyaman

Selain soal irit, Honda juga menekankan poin kenyamanan pada setiap produknya. Bentuk nyatanya adalah dengan perhitungan ergonomi (riding position / posisi berkendara), kemampuan mereduksi getaran mesin serta penggunaan suspensi yang empuk dan nyaman.

generasi honda beat dari tahun ke tahun
Honda Beat Injeksi

Kekurangan Honda Beat eSP

Segala kelebihan Honda Beat di atas bukanlah berarti dia produk yang sempurna. Berikut ini beberapa poin kekurangan dari Honda Beat:

9. Tidak ada peredam getar pada stang

Walaupun sudah Mtb sebutkan bahwa produk Honda selalu nyaman, namun ada minus pada Honda Beat, yaitu tidak adanya peredam getar pada ujung stang.

Di bedakannya unit Beat dari seri lain (Honda Vario, ScoopyHonda Spacy) adalah target desain ramping untuk mendukung kegesitannya di sela-sela jalanan sempit dan macet.

10. Posisi pijakan kaki pembonceng model konvensional

Entah mengapa Honda (dan kompetitornya) malah menghapus desain footstep menyatu dengan dak depan (seperti pada Beat lama). Padahal desain pijakan boncenger seperti itu justru relatif lebih nyaman dan aman dari potensi benturan di jalanan macet dan sempit.

11. Sistem AHO (Auto Headlight On)

Pabrikan menyebutnya sebagai “kelebihan” supaya kita tidak lupa menyalakan lampu utama demi mengikuti regulasi pemerintah. Namun secara pribadi, Mtb justru menyebutnya sebagai sebuah kekurangan.

Mungkin pabrikan akan membantah jika Om Bro memprotes dengan alasan “boros aki”. Mereka akan mengatakan bahwa kapasitas accu (aki) sudah di sesuaikan.

Tapi bagaimana dengan masalah kap lampu motor meleleh? Sementara masalah tersebut timbul lantaran panas terus-menerus yang diakibatkan oleh lampu yang tidak pernah padam.

Maka jangan heran jika Om Bro juga mendapati masalah lampu motor tiba tiba mati.

12. Volume silinder (ukuran cc) lebih kecil dari kompetitor

Ini sih lagu lama. Mtb sudah pernah bahas pada artikel tentang strategi Yamaha dan Honda. (Mtb).

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *