Kelebihan dan Kekurangan Helm Modular Seperti yang di Pakai Presiden Jokowi

Motorisblog – Kelebihan dan kekurangan helm modular – Om Bro…!! Jika Mtb yang mengenakan helm modular, tentu tidak akan menjadi viral meskipun harganya mahal. Beda cerita ketika helm tersebut dikenakan oleh orang nomer satu di Republik Indonesia, Presiden Joko Widodo.

Seperti Om Bro tahu… setelah aksi Pak Jokowi pada saat pembukaan Asian Games 2018 lalu, berbagai hal ramai diperbincangkan oleh banyak orang. Mulai dari stuntman (peran pengganti) pada aksi ekstrimnya, motor yang dikendarainya, hingga helm yang dikenakannya.

Om Bro… Setelah Mtb telusuri dari berbagai sumber, ternyata helm yang dikenakan oleh Pak Presiden saat itu adalah Nolan N104 Absolute Classic Modular…

kelebihan dan kekurangan helm modular
Presiden Joko Widodo saat pembukaan Asian Games 2018

So… apa sih istimewanya helm ini?

Bukan bermaksud promosi… hanya kebetulan helm yang dipakai Presiden saat itu bermerk Nolan…

Helm modular sekelas N104 memiliki tingkat keamanan dan kenyamanan yang baik. Terutama dengan adanya double visor, tali microlock, ventilasi udara dengan panel buka-tutup, serta busa yang dapat dilepas pada saat perawatan (pencucian) helm.

Iya lah… sebanding dengan harganya yang berkisar Rp4 – Rp5 jutaan. Tentu tidak sebanding dengan helm seharga ratusan ribu rupiah…

Om Bro… Helm modular adalah helm jenis flip-up. Artinya, helm yang bisa dibuka bagian dagunya seperti helm open face, tapi juga memiliki tingkat keamanan setara helm full face (jika bagian dagu ditutup).

Om Bro… Namanya juga buatan manusia… Meski helm modular memiliki tingkat keamanan dan kenyamanan setara helm full face, tapi tentu tetap ada poin minusnya.

Salah satu kekurangan dari helm modular adalah, bahwa umumnya, helm modular cenderung lebih berat ketimbang helm full face. Hal itu disebabkan lantaran adanya part tambahan pada mekanisme lock di bagian rahang.

Kemudian… Jika Om Bro mengenakan helm modular, Om Bro juga harus perhatikan sistem pengunci buka-tutupnya. Pastikan dagu helm sudah terkunci dengan benar ketika Om Bro menutup flip-up. Karena jika tidak, flip-up berpotensi terbuka ketika terjadi benturan, yang artinya, proteksinya jadi hanya setara helm open face.

Kemudian, lagi… pada kecepatan di atas 50 km/jam, helm modular “WAJIB” ditutup. Soale, selain untuk keamanan, flip-up yang terbuka juga cenderung “melawan angin” sehingga dapat menimbulkan tekanan tali dagu dibagian leher pada kecepatan tinggi.

Tapi selain beberapa poin tersebut sih, helm modular, oke lah. Proteksi maksimal… kenyamanan juga maksimal… Dapat mencari udara segar secara spontan dengan membuka flip-up… Juga memiliki visibilitas yang cukup luas, meski tidak seluas helm open face. (Mtb – Kelebihan dan kekurangan helm modular).

Tinggalkan Komentar