honda genio 2019 velg khusus ban tubeless

Kelebihan Ban Tubeless Motor Matic: 6 Tahun Tidak Bocor

Motorisblog.com – Kelebihan ban tubeless motor matic – Om Bro…!! Banyak spekulasi dan pandangan yang berkembang dikalangan bikers, perkara penggunaan ban tubeless untuk skutik. Ada sebagian yang merasa cocok, namun masih ada juga orang yang tidak suka.

Masing-masing punya alasan sendiri.

Nah, karena adanya dua pemikiran yang berbeda, maka banyak juga kalangan yang mengangkatnya ke dunia maya dengan tema bahasan kelebihan ban tubeless motor matic.

Mtb sendiri sudah menggunakan ban tubeless sejak motor baru 3 hari dikirim dari dealer.

Terus masalahnya sekarang, masih ada saja pandangan beberapa orang yang menganggap bahwa penggunaan ban tubeless pada motor matic tidaklah baik. Padahal kalau Om Bro mau berfikir sedikit logis, begini:

“Jika ban tubeless memang tidak baik, maka tidak mungkin pabrikan akan mengaplikasikan ban tubeless pada produk-produk teranyarnya”.

Betul Om. Sekarang ini sudah sangat lumrah motor menggunakan ban tubeless sejak dari pabriknya.

Poin yang paling Mtb soroti dari pandangan itu adalah perkara tidak aman dan tidak nyamannya penggunaan ban tubeless, terutama jika digunakan di jalanan rusak dan bergelombang. Alasannya karena ban tubeless harus selalu keras untuk menjaga tekanan angin agar tidak bocor melalui pinggiran velg, sedangkan pada tube type (ban biasa), kita bisa mengurangi tekanan angin agar perjalanan di jalan rusak tidak terasa terlalu keras.

Bagi Mtb, pandangan itu sangatlah keliru.

Soal tekanan angin ban itu sudah ada standar anjurannya dari pabrikan. Coba deh Om Bro lihat pada buku panduan manual motor Om Bro masing-masing: Meskipun motor Om Bro tidak menggunakan ban tubeless dari pabriknya, tapi anjuran tekanan anginnya tetap keras.

Kemudian soal feel keras dijalanan rusak, asli hal itu lebih dipengaruhi oleh kemampuan suspensi ketimbang oleh tekanan angin ban. Jadi meskipun tekanan angin bannya kencang tapi kalau suspensi motor Om Bro empuk, tetap perjalanan Om Bro di jalan rusak tidak akan terlalu menimbulkan guncangan.

Kebetulan Mtb hanya punya Honda Spacy untuk saat ini. Om Bro tahu lah, meskipun Spacy ini golongannya low end dan kurang disukai masyarakat alias ngga laku, tapi suspensinya lembut dan nyaman. Sama seperti skutik dan bebek Honda entry-level pada umumnya.

Nah, dengan suspensi Spacy yang lembut ini, Mtb tidak ada masalah meskipun Mtb pakai ban tubeless di jalanan rusak.

Kemudian jika Om Bro berpendapat bahwa lebih baik mengurangi tekanan angin ban, sebenarnya Om Bro justru mendapat 3 kerugian sekaligus:

  1. Dengan tekanan angin yang rendah, maka pengendalian motor menjadi limbung dan berat. Resikonya: berpotensi terjadi kecelakaan akibat pengendalian yang tidak stabil
  2. Membiasakan mengurangi tekanan angin justru membuat ban lebih cepat rusak dibagian samping, yaitu jadi lebih cepat retak
  3. Resiko lain dalam jangka panjang juga dapat mengakibatkan kerusakan bearing (laher) roda dan komstir, karena dengan laju motor yang limbung, berarti bearing dan komstir harus menahan beban dan goncangan yang lebih berat

Itu mengenai perdebatan penggunaan ban tubeless.

Singkatnya, kecuali untuk motor offroad, tidak ada masalah atau pun hal yang melarang penggunaan ban tubeless.

Kelebihan Ban Tubeless Motor Matic

Salah satu yang pernah jadi bahan obrolan Mtb dengan teman adalah soal harga ban tubeless yang cenderung lebih mahal dibanding ban biasa.

Tapi ada hal yang kadang orang lupa. Dia tidak hitung harga ban biasa dengan ban dalamnya sekaligus. Padahal jika dijumlahkan harga ban luar dan ban dalamnya, itu selisihnya tidak akan terlalu jauh untuk kelas ban yang se-level.

Kemudian jika dijelaskan lagi secara detail, memang ada banyak pandangan mengenai kekurangan dan kelebihan ban tubeless. Tapi hal yang paling menonjol adalah bahwa dari keunggulan ban tubeless adalah perkara ketahanannya terhadap kebocoran. Yang intinya: ban tubeless tidak akan langsung gembos ketika tertusuk benda tajam. Sangat berbeda dengan ban biasa yang rentan kebocoran.

Jika ongkos tambal ban dihubungkan juga dengan soal harga ban, maka jatohnya ban biasa bisa jadi lebih mahal jika sering kena sial kebocoran.

Lantas, apakah benar bahwa ban tubeless lebih tahan bocor??

Disini Mtb berani bilang ‘benar!’. Mtb sudah membuktikannya sendiri selama bertahun-tahun.

Mtb adalah pengguna ban tube type alias ban biasa selama rentang waktu 2008 – 2013. Kemudian sejak akhir tahun 2013 hingga sekarang, Mtb selalu menggunakan ban tubeless.

Pada masa Mtb masih menggunakan ban biasa, itu entah sudah berapa kali Mtb mengalami yang namanya dorong motor gegara ban bocor. Tapi sejak menggunakan ban tubeless, Mtb selama 6 tahun tidak pernah lagi mendorong motor karena bocor ban. Bahkan, menambal ban bocor pun Mtb baru sekali karena paku yang menancap di ban cukup besar.

Ban tubeless bocor

Teknisnya sederhana: cukup pakai ban tubeless dan cairan anti bocor. Sudah, itu saja. Alhamdulillah, selama 6 tahun baik-baik saja.

Jika pun ada benda-benda tajam yang menancap tapi kecil, itu Mtb suka abaikan saja sampai si ban mulai botak gundul dan masuk masa ganti ban.

Itu si ban tidak lantas jadi kempes oleh kawat / paku kecil, karena di dalamnya sudah ada cairan anti bocor.

Bahkan ban motor Mtb pernah tertusuk skrup roofing berkepala 8 mm, dan angin ban tidak berkurang selama 2 hari, hingga akhirnya Mtb tambal.

Itulah hasil kolaborasi ban tubeless dengan cairan anti-bocor.

Itu ukuran kepala roofing-nya lho ya, yang 8 mm. Kalo ukuran yang menancapnya, kira-kira 3 mm.

 

Paku skrup roofing

Nah, tuh Om. Penting itu cairan anti bocor.

Banyak merk yang beredar, ada MTR, M One, dan lain sebagainya lah. Om Bro tinggal pilih saja. Banyak tersedia di bengkel-bengkel atau toko-toko ban semisal Planet Ban, Super Ban dan lain-lain.

6 tahun loh Om, Mtb baru sekali nambal ban. Itu pun kalau Mtb antepin bisa saja sih baut skrup tersebut menempel sampai waktunya ganti ban. Tapi terlalu ekstrim kali ya, takut paku-nya copot tiba-tiba saat motor melaju kencang.

Sangkalan:

Maksud selama 6 tahun bukanlah satu ban. Sudah beberapa kali ganti ban, namun Mtb selalu menggunakan ban tubeless.

(Mtb).

Tinggalkan komentar