Jika Jatuh dari Motor di Tempat Sepi,… Lakukan 4 Hal Ini

Motorisblog.com – Om Bro…!! Mtb juga pernah jatuh dari motor… Mtb rada-rada lupa, dulu… entah tahun 2011 atau tahun 2012. Di Jayanti… arah dari Balaraja menuju Cikande. Ketika itu jalanannya masih jelek, banyak lubang-lubang menganga.

Mtb berusaha menyalip sebuah sedan yang melaju dengan kecepatan sedang… tapi dari depan ada mobil lain sehingga Mtb rada silau sehingga tidak melihat adanya lubang di jalanan. Wal hasil… roda depan New Vega R yang Mtb tunggangi menghajar lubang yang lumayan dalam. Mtb terpelanting, ndlosor… motor Mtb jatuh melintang menghadang sedan yang Mtb salip.

Beruntung Mtb terlempar berguling ke sisi jalan. Beruntung juga tali helm cukup erat sehingga Mtb tidak mengalami cidera yang berarti selain hanya sedikit lecet di telapak tangan kiri…

Selanjutnya, efek motor jatuh tersebut membuat stang Vega R Mtb jadi miring ke sebelah kanan.

Sempat ada beberapa orang yang menghampiri guna memberikan pertolongan. Tapi kemudian mereka membubarkan diri karena Mtb baik-baik saja.

Sejak saat itu, perlahan Mtb mulai mengikis kebiasaan seruntulan di jalanan demi menjaga keselamatan selama dalam perjalanan.

Naahh… dari apa yang pernah Mtb alami tersebut, Mtb dapat menyimpulkan setidaknya ada 4 hal yang musti Om Bro lakukan jika mengalami kecelakaan motor di tempat sepi, dimana kemungkinannya tidak ada orang lain yang melihat untuk memberikan pertolongan.

Yup… tidak seperti kisah Mtb yang ndlosor saat ada orang lain/kendaraan lain,… kecelakaan tunggal pun dapat terjadi di jalanan sepi. Misale saja karena masalah infrastruktur dimana ada lubang jalanan atau pun adanya pembatas jalan yang tidak terlihat dengan jelas.

So… jika hal itu menimpa Om Bro, berikut ini yang harus Om Bro lakukan…

Bergeser ke Tempat yang Aman (Jauhi Lokasi Kejadian)
Hal pertama yang harus Om Bro lakukan adalah bergeser ke tempat yang lebih aman. Misale jika posisi jatuh ada ditengah jalan, jika Om Bro mampu (jika tidak ada cidera parah), maka sesegera mungkin bergeserlah ke tepi jalan.

Jauhi motor Om Bro guna menghindari adanya kemungkinan motor terbakar setelah jatuh. Selain itu, menepi juga akan mengamankan diri jika ada kendaraan lain yang melaju dengan kencang.

Di tepi jalan ketika situasi dan kondisi sudah aman, Om Bro tenangkan diri…,, atur nafas untuk mengurangi efek syok.

Periksa Diri Sendiri
Setelah Om Bro aman di tepi jalan, periksalah kondisi badan dan anggota tubuh. Pastikan tidak ada luka serius.

Pada setidaknya 2 kejadian yang menimpa orang lain yang Mtb kenal, ada kalanya korban kecelakaan tidak seketika merasakan sakit saat ndlosor. Serius… tetangga Mtb pernah langsung berdiri seketika saat ndlosor… tapi ternyata beberapa saat kemudian dia jatuh pingsan. Dan setelah di periksa, akhirnya di ketahui bahwa tulang pundaknya patah.

Kejadian lain yang pernah menimpa kawan Mtb di dunia persilatan ojol, dia bahkan baru menyadari sambungan engsel pundaknya bergeser setelah dia sampai rumah dan hendak mengganti baju.

Nah, dari kejadian dua orang tersebut di atas, maka jika Om Bro mengalami ndlosor, pastikan tubuh dan anggota tubuh baik-baik saja. Tidak ada luka parah, tidak ada semacam rasa ngilu, mati rasa atau pun anggota badan yang tidak bisa di gerakkan.

Periksa Kondisi Motor
Jika sudah dapat di pastikan bahwa tubuh Om Bro baik-baik saja, selanjutnya berdirikan motor dan bawa ke tepi jalan… ke tempat yang aman.

Periksa kondisi motor, utamanya pada bagian kaki-kaki dan kemudi. Pastikan garpu suspensi (shock) dalam kondisi aman… tidak patah. Pastikan juga kedua roda dapat berputar normal… velg tidak penyok / peyang. Swing arm tidak patah, dan lain-lain.

Periksa fungsi kemudi…, pastikan stang bisa beroperasi dengan normal.

Pastikan tidak ada retak atau kebocoran di area sekitaran mesin… tidak ada kebocoran oli, dan utamanya kebocoran saluran bahan bakar yang beresiko dapat menimbulkan kebakaran.

Jika semuanya aman, cobalah nyalakan mesin motor…

Mencari Bantuan Terdekat atau Menghubungi Teman/Keluarga Bila Perlu
Jika dirasa ada yang tidak baik-baik saja, segera telfon teman / kerabat / keluarga guna meminta pertolongan. Atau jika memungkinkan, berusahalah mencapai lokasi aman terdekat, misale pemukiman penduduk, atau kawasan industri, atau tempat-tempat lain yang aman.

Mintalah pertolongan / perlindungan pada Satpam / Polisi jika ada. Atau jika di pemukiman penduduk, jika sekiranya tidak mungkin bagi Om Bro untuk melanjutkan perjalanan, maka tanyakanlah rumah ketua RT… utamanya jika kecelakaannya terjadi di malam hari.

Hindari meminta pertolongan di lokasi yang sepi dan tidak aman untuk mencegah resiko kejahatan, misalnya begal motor atau pun perampok sejenisnya. (Mtb – Jatuh dari motor).

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: