Ini Alasan Harus Matikan Mesin Mobil Saat Isi Bensin (Motor Juga)

Advertisement

Motorisblog.com – Om Bro…!! Bukan hal baru jika kita membaca himbauan matikan mesin mobil saat isi bensin di SPBU… Bukan hanya mobil saja, motor pun juga. Intinya kendaraan deh ya Om… Semua kendaraan bermotor…

Advertisement

Ternyata semua himbauan tersebut ada alasannya Om… Alasan yang sangat kuat dan mendasar.

Yup… Intruksi untuk mematikan mesin saat isi bensin, selalu ada di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) alias pom… Aturan tersebut sudah menjadi prosedur baku di setiap SPBU,, khususnya SPBU Pertamina dan SPBU Shell.

Bahkan untuk motor, aturannya bukan hanya mematikan mesin saja, tapi juga me-nyetandarkan motor dan pengendara turun dari motor.

Kenapa harus demikian??

Pertama soal mematikan mesin… Hal itu diwajibkan karena mesin yang dalam kondisi menyala, merupakan salah satu faktor eksternal yang dapat menjadi pematik api. (Mae Ascan, ilmuwan bahan bakar Shell – Kompas, 13/9/2019).

Karena itulah, prosedur mematikan mesin saat isi bensin, dijadikan sebagai prosedur standar di SPBU Shell di seluruh dunia. Karena saat proses pengisian bahan bakar (bensin), itu pasti akan ada zat pembakaran yang keluar, yakni uap bensin. Kemudian ketika uap bensin tersebut tersebar ke udara, maka hanya butuh waktu sepersekian detik untuk memicu api dari percikan yang mungkin terjadi secara tidak disengaja.

Advertisement

Terus, bagaimana dengan prosedur menyetandarkan motor?? Apa alasannya??

Begini Om… Jika (misale) saat pengisian bahan bakar terjadi percikan api, maka pada umumnya pengendara motor akan panik dan lari meninggalkan motor. Nah, jika saat itu si motor tidak di standarkan, maka (hampir) dapat dipastikan si pengendara akan melepas / menjatuhkan motornya.

Selanjutnya ketika si motor roboh, maka api akan cepat menyebar dan membesar…

Lain cerita jika kondisi motor berdiri ditopang standar… Dalam kondisi seperti itu, jika terjadi percikan api, maka ketika si pemilik motor lari meninggalkan motornya, saat itu si motor masih dalam posisi berdiri. Maka dengan begitu, api tidak akan terlalu cepat menyebar sehingga penganannya bisa dilakukan dengan lebih cepat. (Hendro Sihombing, Supervisor SPBU COCO Pertamina MT Haryono (SPBU 31.128.02) – Kompas, 13/9/2019).

Nah, begitu Om… Jadi gamblang ya Om… Begitulah mengapa kita harus mematikan mesin saat mengisi bensin di SPBU. Juga mengapa kita harus menyetandarkan motor dan turun dari motor saat mengisi bensin tersebut… (Mtb).

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *